Investasi saham menjadi pilihan populer bagi banyak karyawan yang ingin membangun kekayaan jangka panjang. Dua saham yang paling direkomendasikan adalah BRI (BBRI) dan BCA (BBCA) karena stabil, rutin membagikan dividen, dan termasuk saham blue-chip. Artikel ini membahas cara investasi saham BRI/BCA untuk karyawan dengan langkah sederhana, aman, dan cocok untuk yang punya waktu terbatas.


Mengapa Karyawan Cocok Berinvestasi di Saham BRI & BCA?

Blue-Chip Stabil

Kedua bank memiliki fundamental kuat dan kapitalisasi besar.

Dividen Konsisten

BRI dan BCA rutin membagikan dividen setiap tahun.

Pertumbuhan Jangka Panjang

Kinerja perbankan stabil sehingga cocok untuk investasi jangka panjang.

Cocok untuk Pola Gaji Bulanan

Karyawan dapat membeli saham secara bertahap dengan metode nabung saham (DCA).


Cara Investasi Saham BRI/BCA untuk Karyawan

1. Tentukan Tujuan Investasi

  • Dana pensiun
  • Persiapan keluarga
  • Dividen tahunan
  • Capital gain jangka panjang

2. Tentukan Modal dan Alokasi Gaji

Rekomendasi alokasi bagi karyawan:

  • 5–20% dari gaji bulanan
  • Ideal: Rp300.000 – Rp1.000.000 per bulan

Estimasi harga:

  • BBRI: ± Rp500.000–600.000/lot
  • BBCA: ± Rp900.000–1.000.000/lot

3. Pilih Sekuritas yang Berizin OJK

Kriteria:

  • Fee rendah
  • Aplikasi mudah digunakan
  • Ada fitur nabung saham

Contoh: BRI Danareksa, BCA Sekuritas, IPOT, Ajaib, Bibit (global).

4. Buka Rekening Saham (RDN)

Langkah:

  1. Isi data diri
  2. Unggah KTP & selfie
  3. Masukkan data pekerjaan
  4. Verifikasi 5–30 menit
  5. RDN terbentuk otomatis

5. Setor Dana ke RDN

Transfer melalui mobile banking ke rekening RDN.

6. Cara Membeli Saham BRI/BCA

  1. Buka aplikasi sekuritas
  2. Cari kode BBRI atau BBCA
  3. Klik Buy
  4. Masukkan jumlah lot
  5. Konfirmasi pembelian

7. Terapkan Strategi yang Cocok untuk Karyawan

A. Dollar Cost Averaging (DCA)

Membeli rutin tiap bulan tanpa peduli harga.

B. Dividen Growth

Mengincar dividen tahunan untuk passive income.

C. Investasi Jangka Panjang (5–10 tahun)

Cocok untuk karyawan yang tidak sempat trading harian.


Perbandingan Saham BRI vs BCA

AspekBRI (BBRI)BCA (BBCA)
Harga per LotLebih murahLebih premium
DividenStabilStabil & premium
RisikoModeratPaling defensif
Cocok untukPemula & modal kecilJangka panjang

Risiko Investasi Saham

  • Volatilitas harga
  • Dividen tidak dijamin
  • Potensi rugi jika beli terlalu mahal
  • Emosi tidak stabil saat harga turun

Mitigasi:

  • Fokus fundamental
  • Gunakan DCA
  • Investasi jangka panjang

Tips Investasi Saham BRI/BCA untuk Karyawan

  • Gunakan dana dingin
  • Jadwalkan pembelian bulanan
  • Simpan minimal 5–10 tahun
  • Jangan panik sell saat koreksi
  • Kumpulkan 10–50 lot untuk hasil dividen optimal

FAQ

1. Berapa modal minimal membeli saham BRI/BCA?

Mulai dari Rp500.000–1.000.000 per lot tergantung harga pasar.

2. Apakah pemula wajib punya NPWP?

Tidak wajib. Beberapa sekuritas menerima tanpa NPWP.

3. Mana yang lebih bagus untuk pemula, BRI atau BCA?

Keduanya bagus; BRI lebih murah, BCA lebih stabil.

4. Apakah perlu pantau harian?

Tidak. Cukup cek per bulan atau kuartal.

5. Kapan waktu terbaik membeli?

Gunakan metode DCA atau beli saat harga koreksi.

6. Apakah BRI dan BCA rutin bagi dividen?

Ya, keduanya terkenal stabil dalam pembagian dividen.


Kesimpulan

Investasi saham BRI dan BCA cocok untuk karyawan yang ingin membangun kekayaan jangka panjang. Dengan modal terjangkau, langkah mudah, dan fundamental kuat, kedua saham ini menjadi pilihan aman dan stabil. Terapkan metode DCA, lakukan secara konsisten, dan biarkan portofolio tumbuh seiring waktu. Dengan disiplin, karyawan bisa menikmati keuntungan berupa dividen dan potensi kenaikan harga saham di masa depan.


Bagikan:

Kia Krikil

Editor di Kiakrikil.com yang fokus menyajikan berita terbaru seputar pendidikan dan teknologi.