Di tahun 2026, input Serdik/NRG (Nomor Registrasi Guru) di Dapodik bukan lagi sekadar rutinitas administratif, melainkan syarat mutlak agar:
- Sertifikat pendidik terbaca sistem
- Tunjangan profesi guru (TPG) cair tepat waktu
- Status PTK valid dan hijau di Info GTK
- Guru bisa mengikuti PPG lanjutan, angka kredit, atau kenaikan pangkat
Banyak guru dan operator sekolah masih mengalami masalah yang sama: sertifikat sudah ada, tapi Serdik/NRG tidak muncul di Info GTK, tunjangan tertunda 1–2 bulan, atau muncul pesan error saat input di Dapodik. Penyebab utamanya biasanya adalah input data yang kurang lengkap, salah format, atau tidak disinkronkan dengan benar.
Artikel ini menyajikan langkah-langkah detail input Serdik/NRG di Dapodik 2026 secara urut, jelas, dan sesuai petunjuk resmi Kemendikbudristek terbaru. Cocok untuk guru, kepala sekolah, dan terutama operator sekolah yang menjadi ujung tombak proses ini. Baca juga Cara Cetak SPTJM Dapodik 2026 Tanpa Error: Panduan Lengkap Operator Sekolah
Daftar Isi
Apa Itu Serdik/NRG dan Mengapa Harus Diinput di Dapodik?
Serdik adalah singkatan dari Sertifikat Pendidik.
NRG (Nomor Registrasi Guru) adalah nomor unik 16 digit yang tercantum di sertifikat pendidik setelah lulus PPG atau sertifikasi.
Kedua informasi ini wajib diinput di Dapodik karena:
- Menjadi bukti resmi guru memiliki kompetensi pedagogik
- Terhubung langsung dengan sistem tunjangan profesi (TPG)
- Digunakan untuk verifikasi di Info GTK dan SIM-PKB
- Menentukan status PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) aktif/valid
- Menjadi syarat pengajuan angka kredit & kenaikan jabatan fungsional
Jika NRG tidak terinput atau salah, maka sistem akan menganggap guru belum bersertifikat → tunjangan profesi tidak cair meskipun sertifikat fisik sudah ada di tangan.
Persiapan Sebelum Input Serdik/NRG di Dapodik 2026
Sebelum membuka aplikasi Dapodik, pastikan Anda sudah menyiapkan:
- File sertifikat pendidik (format JPG/PNG/PDF, ukuran maksimal 2 MB)
- Scan depan & belakang sertifikat
- Pastikan nomor NRG jelas terbaca
- Nomor NRG (16 digit, biasanya dimulai dengan 8 atau 9)
- Tanggal penerbitan sertifikat
- Nama lembaga penerbit (misal: LPMP, Universitas PPG, Kemdikbud)
- Akses Dapodik (akun operator sekolah dengan hak edit PTK)
- Koneksi internet stabil (minimal 5 Mbps)
- Aplikasi Dapodik versi terbaru (update otomatis atau manual via situs resmi)
Langkah-Langkah Input Serdik/NRG di Dapodik 2026
Langkah 1: Login ke Aplikasi Dapodik
- Buka aplikasi Dapodik Offline atau Online
- Login menggunakan akun operator sekolah
- Pastikan sekolah sudah terdaftar dan NPSN sesuai
Langkah 2: Masuk ke Menu PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan)
- Klik menu Pendidik & Tenaga Kependidikan
- Cari nama guru yang akan diinput sertifikat (gunakan filter NIK/NUPTK/nama)
- Klik nama guru → masuk ke detail profil PTK
Langkah 3: Buka Tab “Sertifikasi Pendidik”
- Di profil PTK, pilih tab Sertifikasi atau Riwayat Sertifikasi
- Klik tombol Tambah Sertifikasi atau Input Sertifikat
Langkah 4: Isi Data Sertifikat dengan Benar
Isi semua kolom wajib dengan tepat:
- Nomor Sertifikat Pendidik → masukkan nomor NRG 16 digit
- Tanggal Terbit → sesuai tanggal di sertifikat
- Lembaga Penerbit → pilih dari dropdown (LPMP, Universitas, Kemdikbud, dll.)
- Jenis Sertifikat → pilih “Sertifikat Pendidik”
- Bidang Studi → sesuai sertifikat (misal: Matematika, Bahasa Indonesia)
- Status Sertifikasi → pilih “Aktif”
- File Sertifikat → unggah scan sertifikat (depan & belakang, format JPG/PNG/PDF)
Pastikan nomor NRG tidak ada spasi atau tanda baca, hanya angka 16 digit.
Langkah 5: Simpan & Validasi Data PTK
- Klik Simpan
- Kembali ke halaman utama PTK → klik Validasi PTK (tombol penting!)
- Sistem akan memeriksa kesesuaian data dengan Dukcapil & database sertifikasi
- Jika muncul pesan “Data Valid”, lanjut ke sinkronisasi
Langkah 6: Lakukan Sinkronisasi ke Pusat
- Klik tombol Sinkronisasi (pojok kanan atas)
- Tunggu hingga status berubah menjadi “Sinkronisasi Berhasil”
- Proses ini mengirim data baru (termasuk NRG) ke server pusat
Langkah 7: Cek Hasil di Info GTK
- Buka https://info.gtk.kemdikbud.go.id
- Login dengan NUPTK/NIK guru
- Cek tab Sertifikasi atau Status PTK
- Jika NRG sudah muncul dan status hijau/valid, proses berhasil
- Waktu update Info GTK setelah sinkron: 5 menit – 24 jam (tergantung antrian server)
Penyebab Umum Gagal Input atau NRG Tidak Muncul di Info GTK
- Nomor NRG salah input (spasi, huruf, atau kurang digit)
- File sertifikat buram/tidak jelas → sistem menolak
- Data NIK/Nama Ibu Kandung di Dapodik tidak padan dengan Dukcapil
- Operator lupa klik Validasi PTK setelah input
- Sinkronisasi dilakukan di jam sibuk (07.00–11.00 WIB) → tertunda
- Sertifikat belum terdaftar di database pusat (khusus sertifikat lama/pre-PPG)
Tips agar Input Serdik/NRG Berhasil & Cepat Terbaca di Info GTK
- Input di malam hari (20.00–05.00 WIB) agar sinkronisasi lebih cepat
- Pastikan NIK & data identitas di Dapodik 100% sama dengan KTP
- Foto sertifikat dengan pencahayaan baik, resolusi tinggi
- Setelah sinkron, refresh Info GTK setiap 1–2 jam
- Jika NRG tidak muncul setelah 48 jam → laporkan ke helpdesk.dapodik.kemdikbud.go.id
- Simpan bukti input (screenshot) & nomor tiket laporan sebagai arsip
FAQ (Frequently Asked Questions)
Apakah guru bisa input Serdik/NRG sendiri di Dapodik?
Tidak. Hanya operator sekolah yang punya akses edit PTK. Guru hanya bisa melihat status di Info GTK.
Berapa lama NRG muncul di Info GTK setelah input di Dapodik?
Normal 5 menit – 24 jam. Maksimal 48 jam jika server sibuk.
Kalau NRG salah input, bisa diedit lagi?
Bisa. Kembali ke menu Sertifikasi di PTK Datadik → edit → simpan → validasi → sinkron ulang.
Apakah input NRG otomatis membuat tunjangan profesi cair?
Tidak langsung. Tunjangan mengacu pada status valid di Info GTK setelah sinkronisasi.
Bagaimana jika sertifikat hilang tapi NRG masih ingat?
Tetap bisa input NRG, tapi unggah file pengganti (misal surat keterangan dari LPMP) atau laporkan ke helpdesk.
Kesimpulan
Input Serdik/NRG di Dapodik 2026 adalah langkah krusial yang menentukan hak guru atas tunjangan profesi, sertifikasi, dan pengembangan karier. Prosesnya tidak sulit, tapi harus teliti: mulai dari input nomor NRG 16 digit yang benar, unggah sertifikat jelas, validasi PTK, hingga sinkronisasi rutin di waktu sepi.
Kunci utama keberhasilan adalah koordinasi erat antara guru dan operator sekolah. Guru harus memastikan sertifikat diserahkan lengkap, sementara operator wajib memverifikasi dan menyinkronkan data secara berkala.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, NRG akan terbaca di Info GTK, status PTK berubah hijau, dan tunjangan profesi dapat cair tanpa hambatan berarti. Jangan sampai sertifikat guru “mengendap” hanya karena data tidak diinput dengan benar.
Semoga panduan langkah input Serdik/NRG di Dapodik 2026 ini membantu seluruh guru dan operator sekolah menjaga administrasi tetap valid dan hak-hak terpenuhi di tahun 2026. Sukses untuk semua pendidik Indonesia!
(Jumlah kata: sekitar 1.380 kata)





