Keyword Clustering Tool
Mode tamu: maks 30 kata kunci. 30Login untuk fitur penuh.
Cara Menggunakan
Keyword Clustering Tool
Panduan lengkap dari input keyword mentah hingga hasil kluster siap pakai untuk strategi konten SEO Anda.
Tool Ini Punya 2 Fungsi Utama
Sebelum mulai pakai, penting untuk paham apa yang dikerjakan tool ini agar hasil clustering lebih bermakna untuk strategi konten Anda.
① Clustering Berdasarkan Kemiripan Kata
Keyword yang memiliki kata-kata yang mirip akan dikelompokkan menjadi satu kluster. Tujuannya agar setiap halaman website Anda fokus pada satu topik — tidak bersaing satu sama lain (kanibalisme konten).
② Pelabelan Search Intent
Setiap keyword diberi label sesuai tujuan pencariannya: Informational, Transactional, Navigational, atau Commercial. Label ini membantu Anda menentukan format konten yang tepat.
Langkah demi Langkah
Ikuti 5 langkah berikut dari awal hingga hasil clustering siap digunakan.
Siapkan Daftar Keyword Mentah
Kumpulkan semua keyword yang ingin Anda analisis. Bisa dari Google Keyword Planner, hasil riset manual, atau tools lain. Tidak perlu diurutkan atau difilter dulu — masukkan semua apa adanya.
Tips: Minimal 10 keyword agar hasil kluster bermakna. Idealnya 50–200 keyword untuk satu sesi riset. Makin banyak, makin kaya pola yang ditemukan.
Format yang diterima: Satu keyword per baris, atau pisahkan dengan koma. Bisa juga upload file CSV langsung via menu Import CSV.
Input Keyword & Klik “Proses & Cluster”
Buka halaman tool, masukkan nama sesi (opsional, untuk memudahkan identifikasi nanti), lalu tempel semua keyword di kotak input. Klik tombol Proses & Cluster.
web hosting murah
hosting murah bulanan
beli domain hosting
harga domain hosting
hosting gratis
hosting gratis selamanya
login cpanel
Baca & Evaluasi Hasil Clustering
Tool akan menampilkan keyword yang sudah dikelompokkan. Perhatikan apakah pengelompokannya masuk akal secara topik. Jika ada keyword yang salah kluster, bisa dipindah manual dengan drag & drop.
Drag & Drop: Kalau ada keyword yang menurut Anda salah kluster, tinggal seret ke kluster yang lebih tepat. Perubahan tersimpan otomatis.
Perhatikan Label Search Intent
Setiap keyword sudah diberi label intent secara otomatis. Label ini membantu Anda menentukan format konten yang tepat untuk setiap kluster.
Informational → Buat artikel blog / panduan panjang. Contoh: “Cara memilih hosting terbaik”
Transactional → Buat halaman produk / landing page. Contoh: “Beli domain + hosting murah”
Navigational → Optimalkan halaman login / about / brand. Contoh: “Login cPanel Hostinger”
Commercial → Buat halaman review / perbandingan. Contoh: “Review hosting terbaik 2025”
Jika label intent kurang tepat, klik badge-nya untuk mengubah secara manual — perubahan langsung tersimpan.
Simpan & Gunakan di Halaman Konten
Setelah puas dengan hasil kluster, klik Simpan ke Database. Setiap kluster akan mendapat shortcode unik yang bisa Anda tempel di halaman atau artikel WordPress manapun.
Contoh alur penggunaan: Kluster tidak ditemukan.
Kluster “hosting murah” → buat artikel berjudul “10 Hosting Murah Terbaik 2025” → tempel di halaman itu → pembaca langsung lihat semua variasi keyword yang dicakup artikel.
Mengatur Ambang Kemiripan
Pengaturan paling penting adalah Similarity Threshold — nilai 0–100 yang menentukan seberapa mirip dua keyword harus agar masuk kluster yang sama.
📊 Panduan Nilai Threshold
Jika kluster terasa terlalu sempit atau terlalu luas, hubungi admin untuk menyesuaikan pengaturan algoritma sesuai kebutuhan riset Anda.
Agar Hasil Lebih Optimal
Fokus per Topik
Jangan campur keyword dari topik yang sangat berbeda dalam satu sesi. Buat sesi terpisah untuk tiap topik besar.
Bersihkan Keyword Dulu
Hapus duplikat dan typo sebelum diinput. Keyword yang kotor akan membuat kluster jadi tidak akurat.
Pakai Import CSV
Untuk 100+ keyword, lebih mudah menggunakan fitur Import CSV daripada copy-paste manual satu per satu.
Iterasi Normal
Hasil pertama jarang sempurna. Pindah keyword yang salah kluster via drag & drop, itu bagian normal dari proses.
Beri Nama Sesi
Selalu isi nama sesi sebelum menyimpan (cth: “Hosting Juli 2025”) agar riwayat lebih mudah ditemukan.
Export CSV
Download hasil kluster ke CSV untuk didiskusikan dengan tim konten atau disimpan sebagai dokumentasi riset.
Apa yang Bisa Anda Lakukan?
Fitur yang tersedia berbeda tergantung status login Anda. Berikut perbandingannya.
Tanpa Login (Tamu)
Bisa langsung mencoba tool tanpa daftar:
Setelah Login (Member)
Semua fitur terbuka tanpa batasan:
Data Anda privat: Setiap akun hanya bisa melihat kluster miliknya sendiri. Hasil riset Anda tidak bisa dilihat oleh pengguna lain.
FAQ
Siap Mulai Riset Keyword? 🚀
Masukkan keyword pertama Anda, klik proses, dan lihat bagaimana ratusan keyword mentah berubah menjadi kluster topik yang terstruktur dan siap jadi konten.





