Panduan Lengkap

Cara Menggunakan
Redirect Code Generator

Buat kode redirect 301/302 untuk .htaccess dan Nginx dalam hitungan detik — tanpa coding, tanpa login.

✦ Apache .htaccess ✦ Nginx Config ✦ Import CSV ✦ Gratis

5 Langkah Generate Kode Redirect

Ikuti langkah-langkah berikut dan kode siap pakai akan muncul secara instan.

1
Pilih Jenis Server

Di bagian atas tool, pilih jenis server hosting Anda. Pilih .htaccess jika menggunakan cPanel, Hostinger, atau Niagahoster. Pilih Nginx jika menggunakan VPS dengan Nginx.

2
Pilih Tipe Redirect

Pilih 301 Permanent untuk migrasi URL permanen yang ingin memindahkan nilai SEO. Pilih 302 Temporary untuk pengalihan sementara tanpa memindahkan PageRank.

3
Isi Daftar URL Redirect

Ketik atau tempel daftar redirect di textarea. Satu redirect per baris dengan format berikut:

Format Input
# URL_LAMA  URL_BARU  TIPE
/halaman-lama  https://domain.com/halaman-baru  301
/blog/artikel  https://domain.com/artikel/baru  301
/promo         https://domain.com/diskon         302

# Kolom tipe bisa dikosongkan (default 301)
/tentang-kami  https://domain.com/about
Kolom Keterangan Contoh
URL Lama Path atau URL yang ingin dialihkan /halaman-lama
URL Baru URL tujuan lengkap dengan https:// https://domain.com/baru
Tipe (opsional) 301 atau 302, default 301 jika kosong 301
4
Klik “Generate Kode Sekarang”

Klik tombol biru di bawah textarea. Kode konfigurasi server akan langsung muncul di bawahnya — siap untuk disalin atau diunduh.

Contoh Output .htaccess
# BEGIN Redirect CodeGen — 2026-06-07
<IfModule mod_rewrite.c>
    RewriteEngine On

    # Redirect: halaman-lama
    RewriteRule ^halaman\-lama$ https://domain.com/baru [R=301,L]

</IfModule>
# END Redirect CodeGen
5
Pasang Kode ke Server

Salin kode lalu tempel ke file konfigurasi server Anda. Lihat panduan pemasangan sesuai jenis server di bawah tool.

Yang Perlu Diperhatikan

Agar redirect berjalan dengan benar dan tidak merusak SEO website Anda.

💾
Backup .htaccess Dulu

Sebelum menambah kode ke .htaccess, selalu download/backup file aslinya terlebih dahulu melalui File Manager hosting.

📍
Posisi Kode di .htaccess

Tempel kode di atas baris # BEGIN WordPress agar tidak tertimpa saat WordPress memperbarui permalink.

⚠️
Hindari Redirect Loop

Pastikan URL lama tidak sama dengan URL baru, dan URL baru tidak redirect balik ke URL lama. Ini akan menyebabkan error 500.

🔄
Flush Cache Setelah Pasang

Setelah memasang kode, flush cache plugin (LiteSpeed, W3TC, dll) dan bersihkan cache browser sebelum mengetes redirect.

Kapan Pakai 301 vs 302?

Pilihan tipe redirect sangat berpengaruh pada SEO dan perilaku mesin pencari.

301
Permanent Redirect
  • PageRank & authority berpindah ke URL baru
  • Mesin pencari update index secara otomatis
  • Browser cache redirect ini permanen
  • Backlink lama tetap terhitung di URL baru
✓ Gunakan untuk: migrasi domain, restrukturisasi URL, pindah CMS
302
Temporary Redirect
  • PageRank tetap di URL lama
  • Mesin pencari tetap index URL lama
  • Browser tidak cache secara permanen
  • Aman untuk pengalihan sementara
✓ Gunakan untuk: halaman maintenance, A/B testing, promo terbatas

Import Ratusan Redirect dari CSV

Punya ratusan URL dari Google Search Console atau hasil audit SEO? Gunakan fitur Import CSV untuk langsung memuat semua sekaligus.

📂
Cara Import CSV
Mendukung delimiter koma, titik koma, dan tab
1
Buat file CSV dengan kolom: url_lama, url_baru, tipe (baris pertama sebagai header, akan dilewati otomatis)
2
Klik tombol 📂 Import CSV yang muncul di atas kolom input redirect
3
Pilih file CSV dari perangkat Anda — data langsung masuk ke textarea secara otomatis
4
Klik Generate Kode Sekarang seperti biasa
Contoh format CSV
url_lama,url_baru,tipe
/blog/artikel-lama,https://domain.com/artikel/baru,301
/kategori/teknologi,https://domain.com/topik/teknologi,301
/produk/lama,https://domain.com/produk/baru,301
/halaman-promo,https://domain.com/promo-baru,302

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah kode yang dihasilkan langsung aktif setelah dipasang?
Ya, redirect aktif langsung setelah Anda menyimpan file .htaccess atau me-reload konfigurasi Nginx. Namun pastikan untuk mengosongkan cache browser dan cache plugin agar hasilnya bisa dilihat segera.
Berapa banyak redirect yang bisa di-generate sekaligus?
Untuk pengguna umum (shortcode di halaman), maksimal 50 redirect per generate. Tidak ada batasan khusus dari sisi teknis server untuk penggunaan di dashboard admin WordPress.
Kenapa redirect saya tidak berfungsi setelah dipasang?
Kemungkinan penyebabnya: (1) mod_rewrite belum aktif di server — hubungi hosting; (2) Cache browser atau plugin belum dibersihkan; (3) Kode ditaruh di bawah # BEGIN WordPress — pindahkan ke atas baris tersebut; (4) Ada konflik dengan aturan .htaccess lain yang sudah ada.
Apakah bisa redirect ke domain yang berbeda?
Tentu bisa. Cukup isi URL Baru dengan URL lengkap domain tujuan, misalnya https://domainbaru.com/halaman. Tool ini mendukung cross-domain redirect tanpa batasan.
Apakah ada risiko keamanan menggunakan tool ini?
Tidak ada. Tool ini bekerja sepenuhnya di sisi klien (browser) untuk memproses input dan menghasilkan teks kode. Tidak ada file yang diunggah ke server, tidak ada query ke database. Kode yang dihasilkan hanyalah teks konfigurasi standar yang sudah dikenal aman.
Apa bedanya Exact Match dan Prefix Match?
Exact Match: hanya URL yang persis sama yang akan di-redirect. Cocok untuk mengarahkan halaman spesifik.

Prefix Match: semua URL yang diawali dengan path yang ditentukan akan di-redirect. Berguna saat Anda ingin mengalihkan seluruh folder atau kategori, misalnya /blog/ ke /artikel/.

Siap Generate Kode Redirect?

Gulir ke atas dan mulai gunakan tool-nya — gratis, tanpa login, tanpa batas.

⚡ Coba Sekarang
Bagikan:

Kia Krikil

Editor di Kiakrikil.com yang fokus menyajikan berita terbaru seputar pendidikan dan teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *