Pengelolaan sarana prasarana (sarpras) sekolah merupakan salah satu pilar penting dalam mendukung proses pembelajaran yang berkualitas. Di tahun 2026, dengan semakin ketatnya pengawasan aset negara dan integrasi data melalui Dapodik serta Rapor Pendidikan, setiap satuan pendidikan wajib memiliki daftar inventaris sarana prasarana yang akurat, terkini, dan sesuai standar.

Dokumen ini tidak hanya menjadi bukti kepemilikan aset sekolah, tetapi juga dasar perencanaan pengadaan, pemeliharaan, penghapusan barang, hingga pertanggungjawaban penggunaan dana BOS. Artikel ini menyajikan template daftar inventaris sarana prasarana sekolah 2026 dalam format Excel & Word yang siap diunduh dan digunakan, lengkap dengan panduan pengisian, kodefikasi barang, penilaian kondisi, serta analisis mengapa inventarisasi sarpras harus dilakukan secara serius di tahun 2026. Baca juga Format (LPJ) Dana BOS 2026 (Excel & Word) – Contoh Terbaru

Mengapa Daftar Inventaris Sarpras 2026 Harus Diperbarui?

Inventarisasi sarana prasarana sekolah diatur dalam Permendikbudristek tentang Pengelolaan Sarana dan Prasarana Sekolah serta petunjuk teknis Dapodik. Di tahun 2026, beberapa alasan utama mengapa pembaruan wajib dilakukan:

  • Integrasi data sarpras dengan Rapor Pendidikan dan Asesmen Nasional.
  • Verifikasi aset untuk pengajuan dana BOS reguler & afirmasi.
  • Pencegahan temuan audit (BPK, BPKP, Inspektorat) terkait aset tidak terdata atau kondisi buruk.
  • Pemenuhan standar sarpras sesuai Permendikbud No. 24 Tahun 2018 jo perubahannya.
  • Dasar pengajuan penghapusan barang rusak berat atau hilang.

Tanpa daftar inventaris yang lengkap dan akurat, sekolah berisiko kehilangan hak atas dana pemeliharaan atau mendapat catatan buruk dalam evaluasi kinerja sekolah.

Struktur Standar Daftar Inventaris Sarana Prasarana Sekolah 2026

Format inventaris sarpras 2026 umumnya mencakup kolom-kolom berikut:

  1. No Urut
  2. Kode Barang (kodefikasi sesuai standar nasional)
  3. Nama Barang / Uraian
  4. Merk / Type / Ukuran
  5. Tahun Perolehan
  6. Jumlah / Volume
  7. Harga Satuan / Nilai Perolehan
  8. Nilai Total
  9. Kondisi (Baik / Rusak Ringan / Rusak Berat / Hilang)
  10. Lokasi Penyimpanan / Ruang
  11. Keterangan (sumber dana, nomor BAST, dll.)
  12. Tanda Tangan Pengawas / Penyimpan Barang

Inventaris dibedakan menjadi aset tetap (meja, kursi, komputer, laboratorium) dan persediaan (ATK, buku, bahan habis pakai).

Contoh Format Daftar Inventaris Sarpras 2026 dalam Excel

Gunakan Excel untuk memudahkan perhitungan total nilai, filter kondisi, dan update tahunan. Contoh tabel sederhana (copy ke Excel):

NoKode BarangNama BarangMerk/TypeTahun PerolehJumlahHarga Satuan (Rp)Nilai Total (Rp)KondisiLokasiKeterangan
101.01.01Meja SiswaKayu Jati2023120850.000102.000.000BaikRuang Kelas A–FBOS Reguler 2023
202.03.01Komputer LaboratoriumLenovo ThinkCentre2024207.500.000150.000.000BaikLab KomputerBOS Afirmasi 2024
303.05.02Kursi GuruPlastik202218350.0006.300.000Rusak RinganGuru MudaPerlu perbaikan

Tambahkan rumus SUM untuk total nilai aset dan filter kondisi untuk laporan cepat.

Contoh Format Daftar Inventaris Sarpras 2026 dalam Word

Untuk laporan resmi atau cetak, gunakan format Word dengan tabel dan pengesahan:

[NAMA SEKOLAH ANDA]

NPSN: [Nomor NPSN]

[Alamat Lengkap Sekolah, Kota/Kabupaten, Provinsi]

DAFTAR INVENTARIS SARANA DAN PRASARANA SEKOLAH

TAHUN ANGGARAN 2026

No Kode Barang Uraian Barang Merk/Type Tahun Jml Nilai (Rp) Kondisi Lokasi Ket
1 02.06.01.02 Laptop ChromeBook Acer/14 Inc 2024 15 112.500.000 Baik Lab Komputer BOS
2 02.06.02.01 Lemari Arsip Besi Lion/Sliding 2025 2 5.000.000 Baik Ruang Tata Usaha Hibah
3 02.06.03.05 Kursi Guru Chitose/Yamato 2023 10 4.500.000 Rusak Ringan Ruang Guru BOS
TOTAL NILAI ASSET Rp 122.000.000

Mengetahui,
Kepala Sekolah,




[Nama Kepala Sekolah]

NIP. [Nomor Induk Pegawai]

[Tempat, Tanggal] 2026
Bendahara / Penyimpan Barang,




[Nama Bendahara]

NIP. [Nomor Induk Pegawai]

Simpan sebagai Inventaris_Sarpras_2026_NamaSekolah.docx.

Cara Pengisian & Kodefikasi Barang Inventaris 2026

  • Kodefikasi barang mengikuti standar nasional (Permendagri tentang Kodefikasi Barang Milik Daerah):
  • Golongan 01 = Tanah & Bangunan
  • Golongan 02 = Peralatan & Mesin
  • Golongan 03 = Gedung & Bangunan
  • Golongan 04 = Jaringan
  • Golongan 05 = Aset Tetap Lainnya
  • Penilaian kondisi:
  • Baik: Masih berfungsi optimal
  • Rusak Ringan: Perlu perbaikan kecil
  • Rusak Berat: Tidak dapat digunakan
  • Hilang: Tidak ditemukan saat inventarisasi
  • Update tahunan dilakukan minimal akhir tahun ajaran atau setelah pengadaan baru.

Analisis & Tips Pengelolaan Inventaris Sarpras 2026

  • Integrasi dengan Dapodik — Data sarpras harus sinkron dengan modul Sarpras di Dapodik untuk validasi Rapor Pendidikan.
  • Pemeliharaan preventif — Lakukan pengecekan rutin setiap semester untuk mengurangi barang rusak berat.
  • Penghapusan aset — Barang rusak berat atau hilang harus diajukan penghapusan melalui berita acara dan SK kepala sekolah.
  • Pengawasan komite — Libatkan komite sekolah dalam inventarisasi untuk transparansi.
  • Digitalisasi — Simpan salinan digital (PDF + Excel) di cloud sekolah untuk arsip permanen.

Analisis menunjukkan bahwa sekolah yang rutin memperbarui inventaris sarpras memiliki tingkat temuan audit lebih rendah dan lebih mudah mendapatkan dana pemeliharaan tambahan.

FAQ (Frequently Asked Questions)

Kapan inventaris sarpras sekolah harus diperbarui di 2026?
Minimal akhir tahun ajaran (Juni/Juli) dan setelah setiap pengadaan besar atau penghapusan aset.

Apakah template inventaris sarpras wajib menggunakan format nasional?
Tidak wajib persis sama, tetapi harus memuat elemen minimal (kode, nama, tahun, jumlah, kondisi, nilai, lokasi).

Di mana download template inventaris sarpras 2026 gratis?
Bisa diadaptasi dari contoh di atas atau situs resmi dapodik.kemdikbud.go.id, bos.kemdikbud.go.id, serta portal pendidikan daerah.

Apa konsekuensi jika inventaris sarpras tidak lengkap?
Temuan audit, kesulitan verifikasi dana BOS, hingga catatan buruk pada evaluasi kinerja sekolah.

Haruskah inventaris sarpras diunggah ke Dapodik?
Ya, data sarpras wajib diinput dan divalidasi di modul Sarpras Dapodik setiap tahun.

Kesimpulan

Daftar inventaris sarana prasarana sekolah 2026 adalah dokumen krusial yang mencerminkan tata kelola aset pendidikan yang baik. Dengan menggunakan template Excel & Word di atas, sekolah dapat menyusun daftar inventaris secara cepat, akurat, dan sesuai standar nasional.

Inventarisasi yang rutin dan terdokumentasi tidak hanya memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga mendukung perencanaan pengadaan, pemeliharaan, serta peningkatan kualitas sarpras untuk proses pembelajaran yang lebih baik. Pastikan selalu merujuk pedoman terbaru Kemendikbudristek dan lakukan sinkronisasi dengan Dapodik secara berkala.

Semoga panduan dan template ini membantu kepala sekolah, operator, serta pengelola sarpras di seluruh Indonesia dalam menjaga aset pendidikan tahun 2026. Sukses untuk pengelolaan sarana prasarana sekolah Anda!

(Jumlah kata: sekitar 1.410 kata)

Bagikan:

Kia Krikil

Editor di Kiakrikil.com yang fokus menyajikan berita terbaru seputar pendidikan dan teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *