Setiap tahun, banyak warga Indonesia yang memilih bekerja di luar negeri — salah satunya di Malaysia — dengan harapan mendapatkan penghasilan lebih tinggi dibanding di dalam negeri. Salah satu segmen yang paling banyak menyerap tenaga kerja asing adalah sektor pabrik (manufaktur) dan perkebunan. Artikel ini membahas secara mendalam gaji TKI di Malaysia 2026 sektor pabrik & perkebunan, termasuk kisaran upah terkini, regulasi upah minimum, faktor-faktor yang mempengaruhi besaran gaji, serta hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum menerima kontrak kerja.

Dengan memahami gambaran upah dan kondisi aktual, baik calon TKI maupun pekerja saat ini bisa mengevaluasi apakah pekerjaan di Malaysia benar-benar menguntungkan setelah dikurangi biaya hidup, potongan, dan beban lainnya.


Standar Upah di Malaysia: Kebijakan Minimum Wage & Dampaknya bagi TKI

Penting untuk memahami dulu regulasi upah di Malaysia. Sejak 2025, pemerintah Malaysia menetapkan upah minimum (minimum wage) baru yaitu RM 1,700 per bulan, yang berlaku tidak hanya untuk pekerja lokal tetapi juga pekerja asing termasuk TKI. 0

  • Kebijakan ini mensyaratkan bahwa setiap pekerja di sektor swasta — termasuk pekerja di manufaktur dan perkebunan — tidak boleh digaji di bawah RM 1,700. 1
  • Upah minimum ini menjadi dasar, namun banyak perusahaan menawarkan di atas nilai ini tergantung posisi, keterampilan, dan negosiasi. 2

Artinya: bagi calon TKI di sektor pabrik & perkebunan, upah dasar tidak lagi di bawah RM 1,700 mulai 2025/2026 — sebagai acuan awal evaluasi kontrak kerja.


Kisaran Gaji TKI di Malaysia Pabrik & Perkebunan 2025–2026

Berdasarkan data terbaru sektor manufaktur & perkebunan di Malaysia, berikut kisaran gaji yang bisa diperhitungkan oleh TKI:

Sektor / Jenis PekerjaanKisaran Upah / Bulan (RM)
Pekerja pabrik/manufaktur — buruh produksi dasarRM 1,700 – RM 2,500 3
Pekerja pabrik — operator mesin / semi-skilledRM 2,000 – RM 2,800 4
Pabrik — tingkat terampil / teknisi (jika ada)Bisa lebih tinggi dari rata-rata buruh biasa (tergantung perusahaan) 5
Pekerja perkebunan / agrikultur dasarRM 1,700 – RM 2,000 6
Pekerja perkebunan (setelah ada kesepakatan/kontrak kolektif)Mulai sekitar RM 1,800 — bahkan bisa lebih jika ada bonus/insentif 7

Sebagai acuan: sektor manufaktur di Malaysia mencatat kenaikan upah; rata-rata gaji di sektor formal meningkat — menunjukkan bahwa upah untuk pekerja (termasuk pekerja asing) terus naik seiring penyesuaian kebijakan upah minimum dan kebutuhan tenaga kerja. 8

Jadi, bergantung pada perusahaan, jenis pekerjaan, dan negosiasi kontrak, TKI di sektor pabrik & perkebunan pada 2026 bisa mendapatkan gaji mulai dari RM 1,700 hingga sekitar RM 2,800 per bulan (atau lebih, jika memiliki keahlian / posisi khusus).


Faktor-faktor yang Mempengaruhi Besaran Gaji TKI

Beberapa variabel yang memengaruhi berapa besar gaji yang diterima oleh TKI di Malaysia:

1. Skala dan Jenis Perusahaan

Perusahaan manufaktur besar atau perkebunan besar cenderung membayar lebih sesuai standar upah, dibanding perusahaan kecil atau fasilitas sederhana. Perusahaan dengan fasilitas lebih sering menawarkan gaji di atas minimum.

2. Skill, Pengalaman, dan Kemampuan Kerja

TKI yang mempunyai keterampilan khusus — misalnya operator mesin, pekerja semi-terampil, atau yang bersedia kerja shift / lembur — bisa mendapatkan upah lebih tinggi. Skill dan pengalaman signifikan menentukan posisi gaji.

3. Negosiasi & Kontrak Kerja

Jika kontrak dibuat melalui jalur resmi (agen resmi, dokumen lengkap, persetujuan upah), kemungkinan mendapatkan gaji sesuai standar lebih besar. Sedangkan jika melalui jalur informal atau “calo gelap”, upah bisa jauh di bawah standar.

4. Lokasi Pabrik/Perkebunan & Shift Kerja

Lokasi — misalnya dekat kota besar, kawasan industri, atau perkebunan remote — dapat memengaruhi gaji dan tunjangan. Pekerjaan shift malam, lembur, dan kerja ekstra biasanya mendapatkan tambahan upah.

5. Regulasi Upah & Kebijakan Pemerintah Malaysia

Dengan diterapkannya upah minimum RM 1,700 (2025–2026) terhadap semua pekerja (termasuk pekerja asing), ini menjadi dasar legal bagi TKI untuk menuntut upah yang adil. 9


Realitas di Lapangan: Peluang dan Tantangan bagi TKI

✅ Peluang

  • Penghasilan kompetitif: Dengan upah minimum RM 1,700 dan kemungkinan mendapatkan lebih dari RM 2,000–2,800, TKI bisa mendapat penghasilan yang jauh lebih baik dari upah rata-rata di banyak daerah di Indonesia — terutama jika berhasil menabung atau mendukung keluarga di kampung.
  • Potensi lembur & bonus: Banyak perusahaan menawarkan jam lembur, kerja shift, atau bonus produksi bagi pekerja pabrik/perkebunan, yang bisa meningkatkan pendapatan total bulanan.
  • Stabilitas kerja: Sektor manufaktur dan perkebunan di Malaysia masih banyak menyerap tenaga kerja asing, terutama untuk posisi kasar / semi-terampil — yang masih sulit diisi pekerja lokal. 10

⚠️ Tantangan & Risiko

  • Biaya hidup dan biaya hidup relatif: Meski gaji cukup menarik, biaya hidup (tinggal, konsumsi, transportasi) di Malaysia bisa cukup tinggi, terutama jika tinggal di kota besar. Hal ini mengurangi keunggulan upah. 11
  • Tegasnya regulasi & potensi diskriminasi: Walaupun regulasi melarang diskriminasi upah antara warga lokal dan pekerja asing, pelaksanaannya kadang berbeda tergantung perusahaan. Ada potensi perusahaan membayar di bawah standar jika licik. 12
  • Ketergantungan pada kontrak / agen: Bila penyaluran melalui agen ilegal atau calo, risiko eksploitasi semakin besar (upah tidak sesuai, potongan besar, kondisi kerja buruk). Penting untuk memastikan jalur legal dan kontrak jelas sebelum berangkat.
  • Tekanan kerja & kondisi keras: Pekerjaan di pabrik / perkebunan sering kali berat, fisik melelahkan, dan berisiko — terutama untuk pekerja pabrik mesin atau pekerja tanaman/perkebunan di lokasi terpencil.

Bagaimana Cara Menilai Apakah Gaji Layak untuk Anda?

Jika Anda mempertimbangkan bekerja di Malaysia pada 2026 di sektor pabrik atau perkebunan, berikut cara menilai apakah gaji yang ditawarkan layak:

  1. Mulai dari upah minimum (RM 1,700) — pastikan kontrak minimal sesuai regulasi. Jika lebih rendah, itu tanda waspada.
  2. Pertimbangkan semua komponen: gaji pokok + tunjangan + lembur + bonus + insentif — bukan hanya gaji dasar.
  3. Evaluasi biaya hidup di lokasi kerja — sewa, makan, transportasi, kebutuhan dasar. Jangan hanya percaya angka gaji kotor.
  4. Perhatikan jalur penyaluran & dokumen kontrak — agar Anda terlindungi dari potongan tidak wajar atau pelanggaran hak pekerja.
  5. Bandingkan potensi tabungan terhadap pendapatan di dalam negeri — jika gaji dan kondisi kerja memungkinkan, bekerja di Malaysia bisa jadi pilihan menarik.

Perkembangan Upah & Regulasi 2025–2026: Implikasi bagi TKI

  • Sejak 2025, upah minimum di Malaysia dinaikkan menjadi RM 1,700 per bulan — berlaku juga bagi pekerja asing termasuk TKI. 13
  • Sektor manufaktur mencatat kenaikan upah secara rata-rata; menurut data resmi, rata-rata gaji di sektor formal terus naik pasca penyesuaian upah minimum. 14
  • Di sektor perkebunan, telah ada perjanjian kolektif (collective agreement) bagi sebagian pekerja — artinya upah bisa lebih dari minimum, tergantung perusahaan dan posisi. 15

Implikasinya: bagi TKI masa depan, situasi 2025–2026 memberi sinyal bahwa gaji & hak pekerja makin diperhatikan — menjadikan Malaysia relatif menarik sebagai negara tujuan tenaga kerja asing, asalkan penempatan dilakukan secara legal dan transparan.


FAQ (Pertanyaan Umum)

Apakah upah minimum RM 1,700 sudah pasti diterima semua TKI pabrik/perkebunan?

Y — secara hukum, regulasi upah minimum berlaku bagi pekerja asing juga, termasuk pekerja di pabrik maupun perkebunan. 16 Namun faktanya, penerapannya tergantung perusahaan dan jalur penyaluran pekerja; penting memastikan kontrak sebelum berangkat.

Bisakah TKI mendapatkan lebih dari RM 2.000 / bulan?

Ya — pekerja semi-terampil, operator mesin, atau pekerja dengan jam lembur dan insentif produksi bisa mendapatkan RM 2,000 hingga RM 2,800 per bulan atau lebih, tergantung kesepakatan kerja.

Bagaimana dengan biaya hidup di Malaysia — apakah gaji itu cukup?

Bergantung lokasi dan gaya hidup. Biaya sewa, makan, dan transportasi bisa mengurangi daya beli. Bagi yang cermat mengatur pengeluaran, gaji tetap bisa memberi sisa untuk ditabung atau dikirim ke keluarga.

Seberapa besar peluang TKI dapat bonus atau tunjangan tambahan?

Relatif besar, terutama di pabrik dengan sistem shift, lembur, atau target produksi. Namun hal ini sangat tergantung pada perusahaan dan kesepakatan kerja.

Apakah regulasi upah selalu dipatuhi di sektor perkebunan?

Regulasi mewajibkan pembayaran upah minimum, dan sejumlah perkebunan bahkan telah menandatangani perjanjian kolektif untuk menaikkan gaji. 17 Tapi tetap harus diperhatikan penyaluran pekerja dan jalur formal untuk memastikan hak terpenuhi.


Kesimpulan

Gaji TKI di Malaysia 2026 untuk sektor pabrik dan perkebunan menunjukkan prospek yang relatif menjanjikan. Dengan upah minimum resmi RM 1,700 per bulan, dan potensi memperoleh RM 2,000 – RM 2,800 (atau lebih) tergantung skill, posisi, dan kerja lembur, banyak pekerja migran bisa mendapatkan penghasilan menarik. Namun, hal itu hanya berlaku jika penempatan dilakukan secara legal, kontrak jelas, dan pekerja sadar kondisi biaya hidup serta hak-haknya.

Bagi calon TKI: pastikan jalur penyaluran resmi, pahami kontrak, hitung biaya hidup, dan negosiasikan kompensasi tambahan bila memungkinkan. Dengan persiapan matang, bekerja di Malaysia bisa menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas hidup dan membantu keluarga di Tanah Air.


Semoga artikel ini bisa menjadi panduan komprehensif dan membantu Anda memahami realitas gaji TKI di Malaysia 2026 sektor pabrik & perkebunan.

Bagikan:

Kia Krikil

Editor di Kiakrikil.com yang fokus menyajikan berita terbaru seputar pendidikan dan teknologi.