PPh Pasal 21 merupakan pajak penghasilan yang dipotong langsung dari gaji karyawan oleh pemberi kerja. Sejak 2024, pemerintah menerapkan skema Tarif Efektif Rata-rata (TER) untuk menyederhanakan pemotongan bulanan (Januari hingga November atau masa pajak selain terakhir). Di Februari 2026, skema ini tetap berlaku tanpa perubahan mendasar dari PP 58/2023 dan PMK terkait, meskipun ada insentif tambahan seperti PPh 21 DTP di sektor tertentu via PMK 105/2025.

Artikel ini menganalisis cara menggunakan kalkulator pajak TER PPh 21 Februari 2026, update kategori A B C, beserta contoh perhitungan edukatif. Baik karyawan biasa yang ingin cek slip gaji, maupun profesional HR/payroll yang mengelola ratusan karyawan, panduan ini membantu memahami potongan pajak secara akurat dan sesuai regulasi DJP terbaru. Baca juga Cara Menghitung Tunjangan Sertifikasi Guru 2026 Setelah Potong Pajak TER Lengkap

Apa Itu TER PPh 21 dan Mengapa Penting di 2026?

Tarif Efektif Rata-rata (TER) adalah metode pemotongan PPh 21 bulanan yang menggantikan perhitungan progresif manual setiap bulan. TER dirancang agar:

  • Lebih sederhana: Langsung kalikan penghasilan bruto bulanan dengan persentase TER.
  • Mengurangi kesalahan: Hindari hitung ulang PTKP dan biaya jabatan setiap bulan.
  • Adil: Disesuaikan dengan status PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) awal tahun.

Di masa pajak terakhir (biasanya Desember atau bulan berhenti kerja), tetap menggunakan tarif progresif Pasal 17 UU PPh untuk rekonsiliasi tahunan. Untuk Februari 2026 (masa pajak biasa), gunakan TER bulanan berdasarkan kategori:

  • Kategori A: PTKP TK/0, TK/1, K/0 (Rp54 juta – Rp58,5 juta setahun).
  • Kategori B: TK/2, TK/3, K/1, K/2 (Rp63 juta – Rp67,5 juta).
  • Kategori C: K/3 (Rp70 juta).

Update 2026: Tidak ada revisi tabel TER dasar dari PP 58/2023; hanya penambahan insentif DTP di sektor padat karya (PMK 105/2025) untuk gaji hingga Rp10 juta di industri/ pariwisata tertentu.

Cara Menggunakan Kalkulator TER PPh 21 Februari 2026

Beberapa kalkulator TER terpercaya (update 2026):

  • Ortax Kalkulator TER (kalkulator.ortax.org/ter): Input gaji bruto, status pegawai, tunjangan pajak.
  • Mekari Klikpajak / Talenta: Integrasi payroll, support TER bulanan & harian.
  • DJp Kalkulator Pajak (kalkulator.pajak.go.id): Resmi, untuk simulasi PPh 21 bulanan.
  • DDTC / MUC Consulting: Simulasi akurat dengan catatan disclaimer.

Langkah umum:

  1. Pilih skema TER Bulanan.
  2. Input penghasilan bruto bulanan (gaji pokok + tunjangan tetap + lembur reguler).
  3. Tentukan kategori TER berdasarkan status PTKP karyawan (dari form A1 awal tahun).
  4. Centang jika ada tunjangan pajak atau gross-up.
  5. Hitung → Dapat potongan PPh 21 Februari 2026.

Analisis: Kalkulator ini hanya simulasi; hasil akhir bergantung bukti potong A1 tahunan.

Tabel Update Tarif TER PPh 21 Kategori A, B, C 2026

Berikut ringkasan tarif efektif bulanan (dari Lampiran PP 58/2023, tetap berlaku 2026):

Kategori A (TK/0, TK/1, K/0)

  • Rp5,4 jt – Rp5,65 jt: 0%
  • Rp9,65 jt – Rp10,05 jt: 2%
  • Rp17,5 jt – Rp19,75 jt: 8%
  • Di atas Rp1,4 miliar: 34%

Kategori B (TK/2 & K/1, TK/3 & K/2)

  • Rp6,3 jt – Rp6,6 jt: 0%
  • Tarif lebih rendah di rentang menengah dibanding A (misal 1-2% di Rp10-12 jt).

Kategori C (K/3)

  • Rp7 jt – Rp7,35 jt: 0%
  • Tarif paling rendah di kelas tinggi karena PTKP terbesar.

Contoh lengkap tabel bisa diakses di situs DJP atau Ortax.

Contoh Hitung Kalkulator TER PPh 21 Februari 2026

Contoh 1: Karyawan Kategori A (TK/0), Gaji Bruto Rp12.000.000/bulan

  • Penghasilan bruto: Rp12 jt.
  • TER Kategori A (rentang Rp11,6 jt – Rp13,15 jt ≈ 3-4%, ambil contoh 3,5%).
  • Potongan PPh 21: Rp12.000.000 × 3,5% = Rp420.000.
  • Take-home pay: Rp12 jt – Rp420 rb – BPJS dll.

Contoh 2: Kategori C (K/3), Gaji Rp8.500.000

  • TER rendah (misal 0,5-1%).
  • Potongan: Rp8.500.000 × 0,75% = Rp63.750.
  • Hemat pajak dibanding metode lama.

Contoh 3: Dengan Insentif DTP 2026

Jika karyawan di sektor padat karya (gaji ≤ Rp10 jt), potongan TER = 0 (DTP via PMK 105/2025).

Analisis: TER membuat potongan bulanan lebih stabil; penyesuaian final di Desember (rekonsiliasi progresif).

Tips Edukatif & Analisis untuk Karyawan dan HR

  • Karyawan: Cek slip gaji bulanan vs kalkulator online. Jika beda signifikan, tanyakan HR soal status PTKP.
  • HR/Payroll: Update status PTKP karyawan awal tahun. Gunakan software payroll terintegrasi TER untuk hindari manual error.
  • PTKP Update: Tetap Rp54 jt (TK/0) hingga Rp70 jt (K/3); tidak berubah 2026.
  • PPh 21 DTP 2026: Berlaku Jan-Des 2026 di sektor tertentu; tidak memengaruhi TER dasar tapi nolkan potongan jika memenuhi syarat.
  • Masa Pajak Terakhir: Hitung ulang progresif (5%-30%) → potongan Desember bisa lebih tinggi/rendah.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apa bedanya TER Kategori A, B, C di 2026?
A untuk PTKP rendah (TK/0 dll.), B menengah (K/1 dll.), C tertinggi (K/3). Tarif % lebih rendah di kategori lebih tinggi.

2. Bagaimana hitung TER PPh 21 Februari 2026 jika ada THR?
THR dihitung terpisah (TER atau progresif tergantung timing); masukkan sebagai penghasilan non-reguler di kalkulator.

3. Apakah ada update tarif TER baru di 2026?
Tidak; tetap PP 58/2023. Hanya insentif DTP tambahan via PMK 105/2025.

4. Di mana kalkulator TER PPh 21 resmi?
Gunakan kalkulator.pajak.go.id (DJP) atau Ortax/Mekari untuk simulasi akurat.

5. Jika gaji di bawah Rp10 jt di sektor tertentu, potongan 0?
Ya, jika memenuhi PMK 105/2025 (PPh 21 DTP 2026).

Kesimpulan

Kalkulator pajak TER PPh 21 Februari 2026 memudahkan pemahaman potongan pajak bulanan dengan kategori A B C yang stabil sejak 2024. Skema ini meningkatkan kepastian bagi karyawan dan efisiensi bagi pemberi kerja. Dengan update insentif DTP 2026, banyak pekerja (khususnya sektor padat karya) bisa menikmati gaji lebih utuh.

Gunakan kalkulator terpercaya, verifikasi status PTKP, dan konsultasikan dengan HR jika ada ketidaksesuaian. Pahami regulasi ini sebagai bagian literasi keuangan untuk perencanaan pajak optimal. Pantau DJP untuk update lebih lanjut!

(Kata: sekitar 1280 kata)

Bagikan:

Kia Krikil

Editor di Kiakrikil.com yang fokus menyajikan berita terbaru seputar pendidikan dan teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *