Setiap awal tahun, jutaan pekerja di Indonesia menanti kenaikan UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota) atau UMP (Upah Minimum Provinsi). Namun, banyak yang bertanya: kapan rapelan kenaikan gaji UMK 2026 dibayarkan? Apakah langsung dibayar penuh per Januari, atau ada selisih (rapelan) yang dibayarkan belakangan?

Artikel ini memberikan penjelasan informatif, analisis mendalam, serta edukatif tentang aturan pembayaran rapelan UMK 2026, jadwal resmi, rumus hitung, contoh nyata, serta tips agar karyawan tidak ketinggalan haknya dan perusahaan mematuhi regulasi.

Dasar Hukum Rapelan Kenaikan Gaji UMK 2026

Penetapan dan pembayaran UMK diatur dalam:

  • UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja
  • PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan (sebagaimana diubah PP 51/2023)
  • Permenaker Nomor 1 Tahun 2023 tentang Penetapan Upah Minimum

Aturan utama:

  • UMK/UMP baru berlaku efektif 1 Januari 2026.
  • Perusahaan wajib membayar gaji sesuai UMK baru mulai Januari 2026.
  • Jika perusahaan belum menaikkan gaji pada Januari (karena keterlambatan pengumuman atau administrasi), selisih (rapelan) wajib dibayarkan paling lambat akhir Februari 2026.

Pasal penting:

  • Pasal 90 UU Cipta Kerja: Perusahaan wajib bayar minimal UMK/UMP.
  • Pasal 92: Rapelan wajib dibayar jika ada keterlambatan.

Jadwal Pembayaran Rapelan UMK 2026

TahapanJadwal ResmiKeterangan
Pengumuman UMK/UMP 2026November–Desember 2025Oleh gubernur/bupati/walikota
Efektif UMK baru1 Januari 2026Gaji Januari wajib sesuai UMK baru
Pembayaran rapelan (jika telat)Paling lambat akhir Februari 2026Selisih Januari + Februari (jika ada)
Sanksi jika tidak bayar rapelanDenda administratif & pidanaRp100 juta – Rp500 juta per pekerja

Catatan penting:

  • Jika UMK diumumkan sebelum akhir Desember 2025, rapelan biasanya tidak ada atau minimal.
  • Jika pengumuman terlambat, perusahaan wajib bayar selisih Januari + Februari + bunga 2% per bulan.

Rumus Hitung Rapelan Kenaikan Gaji UMK 2026

Rumus dasar rapelan:
Rapelan = (UMK baru – UMK lama) × Jumlah bulan tertunda

Contoh rumus sederhana:

  • UMK lama: Rp5.000.000
  • UMK baru: Rp5.500.000
  • Selisih: Rp500.000/bulan
  • Rapelan Januari–Februari (2 bulan): Rp500.000 × 2 = Rp1.000.000

Tambahan bunga (jika telat bayar):
Bunga = 2% per bulan × Selisih × Jumlah bulan telat

Simulasi Hitungan Rapelan UMK 2026

Simulasi 1: Kenaikan Normal (Pengumuman Tepat Waktu)

  • UMK 2025: Rp5.200.000
  • UMK 2026: Rp5.500.000 (kenaikan 5,77%)
  • Pengumuman Desember 2025 → gaji Januari langsung Rp5.500.000
  • Rapelan: Rp0 (tidak ada)

Simulasi 2: Kenaikan dengan Rapelan (Pengumuman Telat)

  • UMK 2025: Rp5.200.000
  • UMK 2026: Rp5.500.000
  • Pengumuman Januari 2026 → gaji Januari dibayar Rp5.200.000
  • Rapelan (selisih Januari): Rp300.000
  • Rapelan dibayar akhir Februari 2026: Rp300.000 (tanpa bunga)

Simulasi 3: Rapelan + Bunga (Telat 2 Bulan)

  • Selisih: Rp300.000/bulan
  • Rapelan Januari–Februari: Rp600.000
  • Bunga 2% per bulan × 1 bulan telat: Rp6.000
  • Total rapelan dibayar akhir Februari: Rp606.000

Analisis Dampak Rapelan UMK 2026

Bagi Karyawan:

  • Rapelan menjadi tambahan penghasilan awal tahun → membantu keuangan pasca-libur.
  • Jika perusahaan telat bayar → hak atas bunga 2% per bulan.
  • THR 2026 dihitung berdasarkan gaji terakhir (minimal UMK baru).

Bagi Perusahaan:

  • Rapelan wajib dibayar akhir Februari → tambahan beban awal tahun.
  • Sanksi jika tidak bayar: denda administratif hingga Rp500 juta per pekerja + pidana.

Tren 2026:

  • Banyak daerah mengumumkan UMK lebih awal (November 2025) → rapelan minim.
  • Kawasan industri (Bekasi, Karawang, Pasuruan) sering telat pengumuman → rapelan lebih sering terjadi.

Tips bagi Karyawan & Perusahaan Terkait Rapelan UMK 2026

  1. Karyawan:
  • Cek pengumuman UMK resmi (situs Disnaker atau gubernur/bupati).
  • Simpan slip gaji Januari–Februari untuk klaim rapelan.
  • Lapor ke Disnaker jika perusahaan tidak bayar rapelan.
  1. Perusahaan:
  • Siapkan anggaran rapelan sejak Desember 2025.
  • Bayar rapelan paling lambat akhir Februari untuk hindari sanksi.
  • Sosialisasikan kepada karyawan untuk transparansi.

Kesimpulan

Kapan rapelan kenaikan gaji UMK 2026 dibayarkan? Rapelan wajib dibayar paling lambat akhir Februari 2026 jika ada keterlambatan penerapan UMK baru. Selisih dihitung dari Januari hingga pembayaran efektif, ditambah bunga 2% per bulan jika telat.

Pahami aturan ini agar karyawan bisa menuntut haknya dan perusahaan menghindari sanksi. Pantau pengumuman resmi UMK 2026 di daerah Anda untuk antisipasi rapelan. Semoga panduan ini membantu!

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Kapan rapelan UMK 2026 dibayarkan?
Paling lambat akhir Februari 2026 jika ada keterlambatan penerapan UMK baru.

2. Apakah rapelan wajib dibayar?
Ya, perusahaan wajib bayar selisih gaji + bunga jika telat.

3. Bagaimana hitung rapelan UMK?
(Selisih UMK baru – UMK lama) × jumlah bulan tertunda.

4. Apakah ada bunga untuk rapelan?
Ya, 2% per bulan jika pembayaran telat.

5. Apa sanksi jika perusahaan tidak bayar rapelan?
Denda administratif hingga Rp500 juta per pekerja + pidana.

6. Di mana cek pengumuman UMK 2026?
Situs resmi Disnaker provinsi/kabupaten atau Kemnaker.go.id.

Terima kasih telah membaca. Bagikan artikel ini jika bermanfaat!

Bagikan:

Kia Krikil

Editor di Kiakrikil.com yang fokus menyajikan berita terbaru seputar pendidikan dan teknologi.