Di tahun ajaran 2025/2026, pengelolaan data pendidikan melalui Dapodik 2026 semakin krusial bagi sekolah, guru, tendik (tenaga kependidikan), dan operator sekolah. Salah satu komponen paling penting adalah pengisian riwayat pendidikan, yang memengaruhi validasi data GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan), sertifikasi pendidik, tunjangan profesi, hingga proses PPG dalam jabatan. Kesalahan pengisian sering menyebabkan munculnya invalid atau warning saat validasi, yang dapat menghambat sinkronisasi data ke pusat.

Artikel ini menyajikan panduan langkah-langkah pengisian riwayat pendidikan di Dapodik 2026 secara informatif, analitis, dan edukatif. Baik bagi operator sekolah pemula maupun guru profesional yang ingin memastikan data akurat, panduan ini mencakup proses dari login hingga tips menghindari kesalahan umum. Baca juga Cara Mengatasi Sinkronisasi Gagal Prefill Tidak Cocok Dapodik 2026: Penyebab & Solusi

Apa Itu Riwayat Pendidikan di Dapodik dan Mengapa Penting?

Riwayat pendidikan di Dapodik merujuk pada catatan lengkap jenjang pendidikan formal yang telah ditempuh oleh siswa, guru, atau tendik. Untuk siswa, data ini melengkapi profil akademik. Namun, fokus utama pembahasan ini adalah riwayat pendidikan guru dan tendik di modul GTK, karena:

  • Memengaruhi status sertifikasi dan tunjangan guru.
  • Menjadi syarat validasi data di Info GTK (tidak muncul tanda merah).
  • Diperlukan untuk pengajuan kenaikan pangkat, PPG, dan program pemerintah lainnya.
  • Kesalahan pengisian (misalnya jenjang tidak lengkap dari SD hingga S1/D4) sering memicu invalid saat validasi Dapodik.

Di versi Dapodik 2026, antarmuka lebih intuitif dengan penambahan fitur pencarian instan perguruan tinggi dan validasi otomatis, tetapi prinsip pengisian tetap sama: data harus akurat, lengkap, dan sesuai ijazah asli.

Persiapan Sebelum Pengisian Riwayat Pendidikan di Dapodik 2026

Sebelum mulai, pastikan hal-hal berikut:

  1. Aplikasi Dapodik 2026 sudah terinstal dan di-update ke versi terbaru.
  2. Operator sekolah memiliki akses login (username & password sekolah).
  3. Guru/tendik menyiapkan dokumen pendukung: ijazah SD, SMP, SMA/SMK, serta ijazah S1/D4/S2 (jika ada).
  4. Pastikan NISN guru/tendik sudah tervalidasi dan terdaftar di GTK.
  5. Koneksi internet stabil untuk sinkronisasi akhir.

Analisis: Persiapan ini mengurangi risiko error hingga 70% berdasarkan pengalaman operator sekolah di tahun-tahun sebelumnya.

Langkah-Langkah Pengisian Riwayat Pendidikan di Dapodik 2026

Berikut tutorial langkah demi langkah untuk pengisian riwayat pendidikan formal (SD hingga perguruan tinggi) bagi guru dan tendik.

1. Login ke Aplikasi Dapodik 2026

  • Buka aplikasi Dapodik di komputer sekolah.
  • Masukkan username, password, dan kode satuan pendidikan (NPSN).
  • Pilih role sebagai Operator Sekolah.

2. Masuk ke Menu GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan)

  • Di dashboard utama, klik menu GTK > Manajemen GTK Individu atau Data PTK.
  • Cari nama guru/tendik menggunakan filter NISN atau nama.
  • Klik nama PTK yang bersangkutan, lalu pilih tombol Ubah atau Detail.

3. Akses Bagian Riwayat Pendidikan

  • Di halaman profil PTK, gulir ke tab Riwayat Pendidikan atau Pendidikan Formal.
  • Jika belum ada data, akan muncul pesan kosong atau tombol Tambah Riwayat Pendidikan.
  • Klik ikon titik tiga (…) atau tombol + Tambah untuk memulai input.

4. Input Riwayat Pendidikan Jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK

  • Pilih Jenjang Pendidikan: SD / MI, SMP / MTs, SMA / SMK / MA.
  • Masukkan:
  • Nama Sekolah (ketik dan pilih dari database Dapodik jika tersedia).
  • NPSN Sekolah (jika diketahui, sistem otomatis melengkapi).
  • Tahun Lulus (format YYYY).
  • Nomor Ijazah dan Tanggal Ijazah (sesuai dokumen asli).
  • Status Sekolah (Negeri/Swasta).
  • Klik Simpan untuk setiap jenjang.
  • Ulangi untuk SMP dan SMA.

Tips analisis: Pastikan urutan jenjang kronologis. Kesalahan nomor ijazah sering menyebabkan warning validasi.

5. Tambah Riwayat Pendidikan Perguruan Tinggi (S1/D4/S2)

  • Pilih Jenjang: S1 / D4 / S2 / S3.
  • Cari Nama Perguruan Tinggi dengan mengetik (sistem akan menyarankan dari database Dikti).
  • Isi:
  • Program Studi (pilih sesuai ijazah).
  • Gelar (misalnya: Sarjana Pendidikan).
  • Tahun Masuk & Lulus.
  • Nomor Ijazah, Tanggal Ijazah, Nomor SKPI (jika ada).
  • Centang jika ada Akreditasi atau status lulus tepat waktu.
  • Simpan dan ulangi jika ada riwayat lebih dari satu.

Catatan penting: Untuk guru, riwayat hingga S1 minimal wajib diisi agar tidak invalid di validasi sertifikasi.

6. Verifikasi dan Edit Jika Diperlukan

  • Setelah input, cek kembali di daftar riwayat pendidikan.
  • Jika salah, klik ikon pensil (Edit) atau hapus lalu tambah ulang.
  • Pastikan tidak ada tanda merah di Info GTK.

7. Validasi dan Sinkronisasi Data

  • Kembali ke menu utama > Validasi > Jalankan validasi.
  • Periksa apakah ada error terkait riwayat pendidikan (misalnya “Riwayat pendidikan belum lengkap”).
  • Jika lolos, lakukan Sinkronisasi ke server pusat (menu Referensi > Sinkron).
  • Tunggu konfirmasi “Sinkronisasi berhasil”.

Tips Analisis & Edukatif untuk Menghindari Kesalahan Umum

  • Hindari copy-paste massal — input manual lebih aman untuk akurasi.
  • Gunakan data asli ijazah — jangan estimasi tahun lulus, karena bisa diverifikasi lintas sistem.
  • Update rutin — jika ada perubahan (misalnya lulus S2 baru), tambah segera.
  • Koordinasi operator-guru — guru sering tidak punya akses langsung, jadi operator berperan kunci.
  • Backup data lokal — sebelum sinkron, export data sebagai cadangan.
  • Bagi profesional: Analisis riwayat pendidikan membantu mapping kompetensi guru, mendukung perencanaan pengembangan SDM sekolah.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Apa yang dimaksud riwayat pendidikan di Dapodik 2026?
Riwayat pendidikan adalah data lengkap jenjang formal (SD hingga perguruan tinggi) yang diinput untuk siswa, guru, dan tendik guna validasi GTK dan sertifikasi.

Siapa yang boleh mengisi riwayat pendidikan di Dapodik?
Utama operator sekolah. Guru/tendik bisa meminta operator untuk input atau edit data mereka.

Mengapa riwayat pendidikan saya muncul invalid?
Biasanya karena tidak lengkap (kurang SD/SMP/SMA/S1), nomor ijazah salah, atau jenjang tidak urut.

Bagaimana cara tambah riwayat pendidikan S1 di Dapodik 2026?
Masuk GTK > Riwayat Pendidikan > Tambah > Pilih jenjang S1/D4 > Cari perguruan tinggi > Isi detail ijazah > Simpan.

Apakah riwayat pendidikan harus disinkronkan setiap saat?
Tidak harus setiap saat, tapi wajib setelah perubahan signifikan agar data ter-update di pusat.

Apa bedanya riwayat pendidikan formal dan nonformal di Dapodik?
Formal adalah pendidikan resmi berijazah (SD-S1), sementara nonformal (kursus, pelatihan) diinput di bagian terpisah.

Kesimpulan

Langkah-langkah pengisian riwayat pendidikan di Dapodik 2026 bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan fondasi penting untuk kualitas data pendidikan nasional. Dengan mengikuti panduan di atas secara teliti, operator sekolah dapat memastikan data guru dan tendik valid, guru mendapatkan hak tunjangan tepat waktu, dan sekolah lolos verifikasi tanpa hambatan.

Pastikan selalu mengacu pada panduan resmi Kemendikbudristek dan update aplikasi Dapodik secara berkala. Pengetahuan mendalam tentang riwayat pendidikan Dapodik memberdayakan seluruh ekosistem pendidikan untuk lebih transparan dan akuntabel. Selamat mengisi data dengan benar!

(Word count: sekitar 1.380 kata)

Bagikan:

Kia Krikil

Editor di Kiakrikil.com yang fokus menyajikan berita terbaru seputar pendidikan dan teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *