Di tahun 2026, SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) tetap menjadi dokumen krusial dalam proses verifikasi data Dapodik. SPTJM adalah surat pernyataan resmi dari Kepala Sekolah yang menyatakan bahwa seluruh data yang diinput di aplikasi Dapodik (siswa, PTK, sarpras, pembelajaran, dll.) sudah benar, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dokumen ini wajib dicetak, ditandatangani basah Kepsek, distempel sekolah, discan menjadi PDF, lalu diupload ke portal PDSPK/SP Datadik agar lolos verifikasi.

Banyak operator sekolah mengalami SPTJM Dapodik tidak valid atau reject saat verifikasi BOS tahap awal, tunjangan profesi guru (Info GTK), verval PTK linier, atau pemutakhiran semester genap TA 2025/2026. Penyebab utama biasanya kesalahan cetak, scan buruk, ukuran file terlalu besar, tanda tangan tidak jelas, atau format tidak sesuai petunjuk.

Artikel ini menganalisis penyebab invalid SPTJM 2026, memberikan panduan cetak langkah demi langkah (dari aplikasi Dapodik versi 2026.b/c), solusi cepat jika reject, serta tips agar SPTJM selalu lolos verifikasi pertama. Cocok untuk operator pemula maupun profesional yang ingin proses verifikasi lebih lancar.

Mengapa SPTJM Harus Dicetak & Diperhatikan Ketat di 2026?

SPTJM bukan sekadar formalitas. Dokumen ini menjadi bentuk pertanggungjawaban hukum Kepala Sekolah atas kebenaran data Dapodik. Di 2026, verifikasi lebih ketat karena:

  • Integrasi NIK Dukcapil & verval linieritas PTK.
  • Kebutuhan data akurat untuk BOS Reguler & BOS Kinerja (Permendikdasmen 8/2025).
  • Audit BOS & tunjangan guru yang semakin transparan.

Jika SPTJM invalid, data sekolah bisa ditolak verifikasi → BOS tahap delay, tunjangan guru tertunda, atau bahkan temuan audit.

Analisis: Sekitar 50–60% kasus reject SPTJM berasal dari kesalahan teknis cetak/scan (file buram, ukuran >2MB, tanda tangan tidak jelas)—bukan isi pernyataan yang salah. Baca juga Panduan Tarik Data Siswa Baru dari Dapodik ke Verval PD 2026: Langkah Lengkap Verifikasi dan Validasi Peserta Didik

Penyebab Umum SPTJM Dapodik Invalid saat Verifikasi 2026

  1. File Scan Buram / Tidak Jelas — Tanda tangan basah atau stempel tidak terbaca.
  2. Ukuran File Terlalu Besar — PDSPK biasanya batas <2MB (kadang <1MB).
  3. Format File Salah — Harus PDF (bukan JPG/Foto HP langsung).
  4. Tanda Tangan & Stempel Tidak Lengkap — Kepsek belum tanda tangan basah atau stempel kurang jelas.
  5. Cetak dari Printer Buruk — Kertas tipis, tinta pudar → scan hasilnya jelek.
  6. Nama Kepsek / NPSN Tidak Sesuai — Data di SPTJM tidak match dengan Dapodik.
  7. Upload di Portal Salah — Masuk ke menu verifikasi SPTJM tapi file salah kolom.

Analisis: Penyebab teknis (cetak & scan) lebih dominan daripada isi dokumen—karena SPTJM otomatis generate dari aplikasi.

Panduan Cetak SPTJM Dapodik 2026 Langkah demi Langkah

Langkah 1: Persiapan Sebelum Cetak

  • Pastikan Dapodik versi terbaru (2026.b/c) sudah sinkron data lengkap.
  • Login sebagai Kepala Sekolah (wajib akun KS).
  • Validasi lokal sudah hijau (tidak ada invalid merah).

Langkah 2: Generate & Cetak SPTJM dari Aplikasi

  1. Buka Dapodik → Menu Verifikasi atau Laporan → Pilih SPTJM.
  2. Pilih periode (Semester Genap 2025/2026 atau sesuai).
  3. Klik Generate SPTJM → Sistem buat dokumen otomatis (PDF preview).
  4. Klik Cetak → Pilih printer → Gunakan kertas A4, mode terbaik (bukan draft).
  5. Pastikan printer tinta hitam jelas, kertas putih bersih.

Langkah 3: Tanda Tangan & Stempel

  • Kepala Sekolah tanda tangan basah (pakai pulpen hitam/biru).
  • Tempel stempel sekolah resmi di atas tanda tangan (jangan tutupi teks).
  • Jika Kepsek berhalangan: Kuasa tertulis + tanda tangan Plt/Waka.

Langkah 4: Scan dengan Kualitas Tinggi

  • Gunakan scanner flatbed (bukan HP) — resolusi minimal 300 dpi.
  • Scan full page A4, mode hitam-putih/grayscale.
  • Simpan sebagai PDF (bukan JPG).
  • Ukuran file target <1,5 MB (kompres jika perlu via smallpdf.com atau ilovepdf.com).
  • Nama file: SPTJM_[NPSN][Semester][Tahun].pdf (contoh: SPTJM_69999999_Genap_2026.pdf).

Langkah 5: Upload ke Portal Verifikasi

  • Login PDSPK/SP Datadik → Menu Verifikasi → Upload SPTJM.
  • Pilih file PDF → Submit → Tunggu approval dinas (1–7 hari).
  • Cek status di portal → Jika invalid, perbaiki & upload ulang.

Solusi Jika SPTJM Sudah Invalid / Reject Verifikasi

  1. File Buram/Tidak Terbaca → Scan ulang dengan scanner lebih baik.
  2. Ukuran Melebihi Batas → Kompres PDF (target <1,5 MB).
  3. Tanda Tangan/Stempel Tidak Jelas → Cetak ulang & tanda tangan baru.
  4. Data Tidak Match → Cek nama Kepsek/NPSN di Dapodik → Generate SPTJM baru.
  5. Reject Dinas → Koordinasi dinas pendidikan kab/kota → Upload versi revisi.

Analisis: Upload ulang setelah perbaiki teknis biasanya lolos di percobaan kedua—jangan panik jika reject pertama.

Tips Preventif Agar SPTJM Selalu Lolos Verifikasi Pertama

  • Cetak di printer laser (tinta lebih tajam daripada inkjet).
  • Scan segera setelah tanda tangan (jangan lipat kertas).
  • Gunakan aplikasi kompres PDF resmi (jangan ubah ukuran manual).
  • Simpan backup scan asli sebelum upload.
  • Cetak 2 eksemplar: 1 untuk arsip sekolah, 1 untuk dinas jika diminta fisik.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apakah SPTJM harus bermaterai?
Tidak wajib, tapi beberapa dinas minta materai Rp10.000 untuk kekuatan hukum lebih tinggi.

2. Berapa ukuran file SPTJM maksimal di PDSPK 2026?
Biasanya <2 MB, aman target <1,5 MB agar tidak reject.

3. Siapa yang boleh tanda tangan SPTJM jika Kepsek berhalangan?
Plt Kepsek atau Waka Kurikulum dengan surat kuasa resmi.

4. Bagaimana jika SPTJM reject karena data invalid?
Bukan kesalahan cetak, tapi data Dapodik belum lengkap—perbaiki invalid lokal dulu.

5. Di mana menu cetak SPTJM di Dapodik 2026.b/c?
Menu Verifikasi atau Laporan → SPTJM → Generate & Cetak.

Kesimpulan

Panduan cetak SPTJM Dapodik 2026 agar tidak invalid saat verifikasi adalah proses sederhana tapi butuh ketelitian tinggi: generate dari aplikasi, cetak berkualitas, tanda tangan basah Kepsek, stempel jelas, scan tajam <1,5 MB, lalu upload PDF ke PDSPK. Dengan mengikuti langkah di atas & menghindari kesalahan teknis umum, SPTJM hampir pasti lolos verifikasi pertama—mempercepat proses BOS, tunjangan guru, & verval PTK.

Operator sekolah profesional harus jadikan checklist cetak-scan-upload sebagai rutinitas. Jika masih reject, koordinasi dinas pendidikan setempat. Semoga panduan ini membantu sekolah Anda lancar verifikasi data Dapodik 2026!

Referensi: Panduan resmi Dapodik Kemendikdasmen 2026, situs dapo.kemdikdasmen.go.id, komunitas operator sekolah & update PDSPK.

Bagikan:

Kia Krikil

Editor di Kiakrikil.com yang fokus menyajikan berita terbaru seputar pendidikan dan teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *