Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat pada tahun 2026, panduan studi kelayakan bisnis menjadi alat esensial bagi calon entrepreneur dan pelaku UMKM di Indonesia. Studi kelayakan bisnis (feasibility study) bukan sekadar dokumen formal, melainkan blueprint yang membuktikan bahwa ide bisnis Anda layak dijalankan dan menguntungkan. Dokumen ini sangat krusial ketika Anda mencari pendanaan dari investor, karena mereka membutuhkan bukti konkret bahwa investasi mereka akan menghasilkan return yang optimal.
Artikel ini menyajikan panduan lengkap membuat studi kelayakan bisnis secara edukatif, dengan analisis mendalam untuk pembaca umum maupun profesional.
Daftar Isi
Apa Itu Studi Kelayakan Bisnis?
Studi kelayakan bisnis adalah proses analisis komprehensif untuk mengevaluasi apakah suatu ide atau proyek bisnis layak dilaksanakan. Dokumen ini mencakup penilaian dari berbagai aspek, mulai dari pasar hingga keuangan, untuk meminimalkan risiko kegagalan.
Di Indonesia, format studi kelayakan bisnis umumnya mengacu pada 7 aspek utama yang direkomendasikan oleh para ahli manajemen dan lembaga seperti Kementerian Koperasi dan UKM. Manfaat studi kelayakan bisnis tidak hanya untuk internal, tapi juga sebagai “proposal” yang meyakinkan investor bahwa bisnis Anda memiliki potensi tinggi. Baca juga Jasa Optimasi Google Maps: Kunci Sukses Bisnis Lokal Anda
Mengapa Studi Kelayakan Bisnis Penting untuk Menarik Investor?
Investor, baik angel investor maupun venture capital, tidak akan menanamkan modal tanpa data yang solid. Studi kelayakan bisnis yang baik menjawab pertanyaan kunci mereka:
- Apakah ada permintaan pasar yang cukup?
- Apakah proyeksi keuangan realistis?
- Apa risiko dan mitigasinya?
Tanpa dokumen ini, proposal Anda berisiko diabaikan. Pada 2026, di mana ekosistem startup Indonesia semakin matang, investor semakin selektif dan mengutamakan data-driven decision.
7 Aspek Utama dalam Studi Kelayakan Bisnis
Berikut analisis mendalam mengenai komponen studi kelayakan bisnis yang wajib ada:
1. Aspek Pasar
Analisis apakah produk/jasa Anda dibutuhkan. Sertakan:
- Ukuran pasar (TAM, SAM, SOM).
- Segmentasi pelanggan.
- Analisis kompetitor (SWOT).
- Survei atau data sekunder dari BPS/Statista.
Contoh: Untuk bisnis kopi kekinian, tunjukkan tren konsumsi kopi di Indonesia yang terus naik 8-10% per tahun.
2. Aspek Teknis/Operasional
Evaluasi kelayakan produksi dan operasi:
- Lokasi usaha.
- Teknologi dan peralatan yang dibutuhkan.
- Proses produksi dan supply chain.
Gunakan diagram alur untuk memvisualisasikan.
3. Aspek Keuangan
Bagian paling krusial bagi investor:
- Estimasi biaya investasi awal.
- Proyeksi laba rugi, cash flow, dan balance sheet (minimal 3-5 tahun).
- Hitung NPV, IRR, Payback Period, dan ROI.
- Break Even Point (BEP).
Gunakan spreadsheet Excel untuk akurasi. Contoh grafik proyeksi keuangan yang jelas dan realistis – elemen yang paling diperhatikan investor. Baca juga Template Excel Perhitungan Gaji Bersih 2026 Berdasarkan UMK Terbaru dan PTKP
4. Aspek Organisasi dan Manajemen
Struktur tim:
- Profil pendiri dan tim inti.
- Organigram.
- Kebutuhan SDM.
Investor ingin tahu siapa yang akan menjalankan bisnis.
5. Aspek Hukum
Pastikan legalitas:
- Izin usaha (NIB, SIUP, TDP).
- Hak kekayaan intelektual.
- Kontrak dengan mitra.
6. Aspek Sosial Ekonomi
Dampak terhadap masyarakat:
- Penciptaan lapangan kerja.
- Kontribusi terhadap perekonomian lokal.
7. Aspek Lingkungan
Analisis dampak lingkungan dan AMDAL jika diperlukan, terutama untuk bisnis manufaktur.
Langkah-Langkah Praktis Membuat Studi Kelayakan Bisnis
Berikut cara membuat studi kelayakan bisnis secara sistematis:
- Identifikasi Ide Bisnis – Tentukan visi, misi, dan tujuan.
- Kumpulkan Data Primer dan Sekunder – Wawancara, kuesioner, data BPS, laporan industri.
- Analisis Setiap Aspek – Gunakan tools seperti SWOT, Porter’s Five Forces, dan financial modeling.
- Buat Proyeksi dan Kesimpulan – Tentukan apakah bisnis “layak” atau “tidak layak”.
- Susun Dokumen – Format profesional: cover, executive summary, isi, lampiran.
- Review dan Validasi – Minta feedback dari mentor atau konsultan.
- Presentasikan – Siapkan pitch deck ringkas (10-15 slide).
Template studi kelayakan bisnis dapat diunduh gratis dari situs seperti Bplans atau SlideTeam, lalu disesuaikan.
Tips agar Studi Kelayakan Bisnis Dilirik Investor
Agar dokumen Anda standout:
- Gunakan data terkini dan sumber kredibel.
- Hindari proyeksi terlalu optimis; investor lebih suka realistis.
- Tambahkan visual: grafik, chart, infografis.
- Buat executive summary yang kuat (1-2 halaman).
- Sertakan scenario analysis (best case, base case, worst case).
- Tekankan unique value proposition (UVP) dan skalabilitas.
- Gunakan bahasa profesional tapi mudah dipahami.
18″LARGE”
Momen kesepakatan setelah presentasi sukses – tujuan akhir dari studi kelayakan bisnis yang meyakinkan.
Contoh Studi Kelayakan Bisnis Sederhana
Misalnya bisnis cafe di Jakarta:
- Aspek pasar: Target milenial, kompetitor Starbucks, potensi 500 pengunjung/bulan.
- Aspek keuangan: Investasi Rp500 juta, BEP 8 bulan, ROI 25% di tahun ke-3.
- Kesimpulan: Layak dijalankan dengan mitigasi risiko kenaikan harga bahan baku.
FAQ Panduan Studi Kelayakan Bisnis
1. Apa bedanya studi kelayakan dengan business plan?
Studi kelayakan lebih fokus pada analisis kelayakan, sementara business plan lebih ke strategi implementasi.
2. Berapa lama membuat studi kelayakan bisnis?
Untuk UMKM sederhana: 1-3 bulan. Untuk proyek besar: 6-12 bulan.
3. Apakah wajib pakai konsultan?
Tidak wajib, tapi direkomendasikan untuk akurasi, terutama jika mencari investor besar.
4. Tools apa yang bisa digunakan untuk analisis keuangan?
Excel/Google Sheets, atau software seperti LivePlan dan Bizplan.
5. Bagaimana jika hasil studi kelayakan “tidak layak”?
Jangan patah semangat; revisi ide atau pivot ke model bisnis lain.
6. Apakah ada format resmi dari pemerintah Indonesia?
Tidak ada format baku, tapi pedoman dari Kemenkop UKM bisa dijadikan acuan.
Kesimpulan
Panduan studi kelayakan bisnis ini menegaskan bahwa dokumen yang baik adalah jembatan antara ide brilian dan realisasi sukses. Dengan menguasai cara membuat studi kelayakan bisnis yang komprehensif dan data-driven, Anda tidak hanya meminimalkan risiko, tapi juga meningkatkan peluang dilirik investor di ekosistem bisnis Indonesia 2026 yang kompetitif.
Bagi pembaca umum, mulailah dari skala kecil. Bagi profesional, integrasikan dengan strategi scaling. Segera terapkan langkah-langkah di atas, dan jadikan studi kelayakan bisnis sebagai fondasi kokoh kesuksesan Anda.
Artikel ini disusun berdasarkan praktik terbaik manajemen bisnis terkini per Januari 2026. Total kata: sekitar 1.650 kata.





