Di awal semester genap tahun ajaran 2025/2026, aplikasi e-Rapor SMP versi 2025.2 menjadi tools utama bagi guru dan admin sekolah untuk mengelola penilaian dan rapor elektronik. Dikembangkan oleh Direktorat SMP Kemendikbudristek, versi ini mendukung penuh implementasi Kurikulum Merdeka dengan fitur rekapitulasi nilai, analisis capaian kompetensi, dan integrasi data Dapodik.
Artikel ini menyajikan panduan penggunaan eRapor SMP secara lengkap dan edukatif, mulai dari instalasi hingga troubleshooting. Panduan ini berdasarkan buku resmi Kemendikbudristek dan pengalaman implementasi sekolah hingga Januari 2026, ditujukan bagi guru, wali kelas, dan operator sekolah.
Daftar Isi
Apa Itu Aplikasi e-Rapor SMP dan Mengapa Penting?
Aplikasi e-Rapor SMP adalah perangkat lunak berbasis web untuk manajemen penilaian digital pada jenjang SMP/MTs. Versi 2025.2, dirilis November 2025, menghadirkan pembaruan signifikan:
- Framework dan database terbaru untuk performa lebih cepat.
- Dukungan penuh Kurikulum Merdeka (input capaian pembelajaran/CP dan tujuan pembelajaran/TP).
- Integrasi otomatis dengan Dapodik untuk tarik data siswa, guru, dan rombel.
- Fitur analisis nilai serta generate rapor PDF yang profesional.
Analisis dari webinar rilis resmi menunjukkan bahwa penggunaan eRapor SMP versi 2025.2 mengurangi waktu pengolahan rapor hingga 70% dibandingkan manual. Ini mendukung transformasi digital pendidikan, memastikan akurasi data, dan memudahkan monitoring capaian Profil Pelajar Pancasila.
Persiapan dan Instalasi e-Rapor SMP Versi 2025.2
Sebelum menggunakan, pastikan komputer memenuhi spesifikasi minimum: Windows 10+, RAM 4GB, browser Chrome/Firefox terbaru.
Untuk Pengguna Baru:
- Kunjungi situs resmi Direktorat SMP: ditsmp.kemendikdasmen.go.id/file-content/e-rapor-smp.
- Download installer eRapor SMP versi 2025.2.
- Nonaktifkan sementara antivirus/firewall.
- Jalankan installer dan ikuti petunjuk.
- Setelah instalasi, akses via localhost atau IP server sekolah (biasanya http://localhost/erapor).
Untuk Update dari Versi Sebelumnya:
- Backup semua data semester lama.
- Download updater versi 2025.2 dari situs resmi.
- Jalankan updater tanpa menghapus instalasi lama.
- Restore backup setelah update selesai.
Tips edukatif: Selalu backup sebelum update untuk menghindari kehilangan data.
Login dan Pengaturan Awal e-Rapor SMP
- Login Admin: Username dan password default “administrator”. Segera ubah untuk keamanan.
- Tarik Data dari Dapodik: Menu “Sinkronisasi” > Tarik data siswa, GTK, dan rombel. Pastikan Dapodik sekolah sudah update semester genap 2025/2026.
- Pengaturan Tahun Ajaran: Pilih 2025/2026 dan semester genap.
- Atur Kurikulum: Pilih Kurikulum Merdeka atau K13 sesuai sekolah.
Integrasi Dapodik krusial karena data dasar (NISN, nama siswa) otomatis terisi, mengurangi error input manual.
Cara Input Nilai di e-Rapor SMP Kurikulum Merdeka
Proses input nilai eRapor SMP disesuaikan dengan Kurikulum Merdeka yang berfokus pada capaian pembelajaran.
- Login sebagai Guru Mapel: Gunakan akun yang dibuat admin.
- Pilih kelas dan mata pelajaran.
- Input nilai harian/PAS/PAT per siswa.
- Pilih TP yang dicapai (otomatis generate deskripsi).
- Untuk proyek/P5: Input nilai kokurikuler terpisah.
- Validasi dan kunci nilai sebelum batas waktu.
Analisis: Fitur pemilihan TP otomatis membantu guru memberikan deskripsi bermakna, bukan sekadar angka. Ini mendukung asesmen autentik dan refleksi siswa.
Generate dan Distribusi Rapor
Setelah semua nilai terkunci:
- Login admin/wali kelas.
- Menu “Generate Rapor” > Pilih kelas dan semester.
- Sistem otomatis hitung rata-rata, ranking, dan deskripsi.
- Preview, lalu cetak PDF atau bagikan digital via walikelas.or.id (jika terintegrasi).
Rapor versi 2025.2 memiliki template modern dengan elemen Profil Pelajar Pancasila dan catatan ekstrakurikuler.
Fitur Lanjutan dan Analisis Nilai
- Rekapitulasi: Lihat grafik capaian kelas untuk identifikasi kesulitan belajar.
- Ekspor Data: Ke Excel untuk laporan dinas.
- Manajemen Absensi dan Catatan: Integrasi lengkap.
Dari perspektif edukatif, fitur analisis ini memungkinkan guru melakukan intervensi dini, meningkatkan kualitas pembelajaran.
Troubleshooting Umum e-Rapor SMP 2026
- Error Tarik Dapodik: Pastikan koneksi internet dan versi Dapodik sama.
- Generate Gagal: Cek nilai belum terkunci atau data duplikat.
- Akses Lambat: Gunakan server dedicated atau bersihkan cache.
- Lupa Password: Reset via admin.
Hubungi helpdesk Direktorat SMP jika masalah kompleks.
Update Terbaru Semester Genap 2025/2026
Hingga Januari 2026, versi 2025.2 tetap stabil. Pantau situs resmi untuk patch kecil. Persiapan semester genap: Tarik prefill Dapodik awal Januari dan input nilai PTS segera.
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Di mana download panduan resmi e-Rapor SMP versi 2025.2?
Di situs Direktorat SMP atau melalui link webinar rilis November 2025.
2. Apakah e-Rapor SMP wajib digunakan?
Ya, direkomendasikan Kemendikbudristek untuk digitalisasi penilaian.
3. Bolehkah menggunakan versi lama di 2026?
Tidak disarankan; versi 2025.2 memiliki fitur terbaru dan keamanan lebih baik.
4. Bagaimana input nilai untuk siswa pindahan?
Tarik ulang data Dapodik setelah mutasi tercatat.
5. Apakah e-Rapor SMP bisa offline total?
Ya, setelah instalasi lokal, tapi tarik data butuh internet.
Kesimpulan
Panduan penggunaan eRapor SMP versi 2025.2 ini diharapkan memudahkan guru dan admin dalam mengelola rapor semester genap 2025/2026. Dengan fitur Kurikulum Merdeka yang inovatif, aplikasi ini tidak hanya menyederhanakan administrasi, tetapi juga meningkatkan kualitas penilaian dan analisis pembelajaran.
Segera update dan implementasikan aplikasi eRapor SMP terbaru untuk hasil optimal. Jika ada kendala, manfaatkan komunitas pendidik atau situs resmi Kemendikbudristek. Transformasi digital pendidikan dimulai dari rapor yang akurat dan bermakna.





