Jakarta dan Surabaya adalah dua kota metropolitan terbesar di Indonesia, dengan Jakarta sebagai ibu kota dan pusat bisnis nasional, sementara Surabaya sebagai pusat ekonomi Jawa Timur. Bagi pekerja, mahasiswa, atau keluarga yang mempertimbangkan pindah kota, perbandingan biaya hidup Jakarta vs Surabaya 2026 menjadi pertimbangan utama.
Berdasarkan data terkini dari BPS, Numbeo, dan survei biaya hidup 2025 (dengan proyeksi inflasi 2,5% untuk 2026), Jakarta tetap lebih mahal sekitar 20-30% dibandingkan Surabaya. Namun, Jakarta menawarkan peluang kerja lebih besar dengan gaji lebih tinggi. Artikel ini menganalisis secara mendalam komponen utama seperti sewa rumah, makanan, transportasi, utilitas, dan lainnya, serta tips hemat untuk hidup nyaman di kedua kota.
Daftar Isi
Latar Belakang Biaya Hidup di Jakarta dan Surabaya 2026
Biaya hidup di Jakarta dipengaruhi oleh statusnya sebagai pusat pemerintahan, bisnis, dan hiburan. Inflasi rendah (proyeksi BI 2,5±1% untuk 2026) membuat kenaikan harga terkendali, tapi permintaan tinggi di sektor properti dan transportasi tetap menekan biaya.
Biaya hidup di Surabaya lebih terjangkau karena kota ini memiliki akses lahan lebih luas dan kompetisi bisnis lebih rendah. Namun, sebagai kota besar kedua, Surabaya juga mengalami kenaikan harga seiring urbanisasi.
Rata-rata pengeluaran rumah tangga (2-4 orang):
- Jakarta: Rp14,8 – Rp20 juta/bulan
- Surabaya: Rp13 – Rp15 juta/bulan
UMP Jakarta 2026 (proyeksi): ~Rp5,7 – Rp6 juta
UMK Surabaya 2026 (proyeksi): ~Rp5 – Rp5,5 juta
Perbandingan Komponen Biaya Hidup Utama 2026
1. Sewa Rumah/Kos/ Apartemen
Sewa hunian menjadi komponen terbesar (30-40% dari total biaya hidup).
- Jakarta:
- Kos/kamar: Rp1,5 – Rp4 juta/bulan
- Apartemen 1-2 kamar: Rp5 – Rp15 juta/bulan (pusat kota lebih mahal)
- Rumah tapak: Rp10 – Rp30 juta/bulan
- Surabaya:
- Kos/kamar: Rp800 ribu – Rp2,5 juta/bulan
- Apartemen 1-2 kamar: Rp3 – Rp8 juta/bulan
- Rumah tapak: Rp5 – Rp15 juta/bulan
Kesimpulan: Jakarta 30-50% lebih mahal untuk hunian serupa. Tips hemat: Pilih pinggiran seperti Bekasi/Depok (Jakarta) atau Sidoarjo/Gresik (Surabaya).
2. Makanan dan Kebutuhan Harian
Biaya makan harian bervariasi tergantung gaya hidup (masak sendiri vs makan luar).
- Jakarta:
- Makan sehari: Rp50.000 – Rp150.000 (warteg Rp20-30 ribu, resto Rp80-150 ribu)
- Bulanan (single): Rp1,5 – Rp3 juta
- Surabaya:
- Makan sehari: Rp40.000 – Rp120.000 (warteg Rp15-25 ribu, resto Rp60-100 ribu)
- Bulanan (single): Rp1,2 – Rp2,5 juta
Kesimpulan: Jakarta 15-20% lebih mahal karena harga bahan pokok dan resto lebih tinggi. Tips: Masak sendiri & belanja di pasar tradisional.
3. Transportasi
Jakarta punya kemacetan parah, tapi transportasi umum lebih lengkap.
- Jakarta:
- Ojol/taksi: Rp25-50 ribu sekali jalan
- MRT/Transjakarta: Rp3.500 – Rp10.000
- BBM (mobil pribadi): Rp1 – Rp2 juta/bulan
- Total bulanan: Rp1,5 – Rp2 juta
- Surabaya:
- Ojol/taksi: Rp20-40 ribu
- Bus Suroboyo: Rp5.000 – Rp10.000
- BBM: Rp800 ribu – Rp1,5 juta/bulan
- Total bulanan: Rp1 – Rp1,5 juta
Kesimpulan: Transportasi di Jakarta lebih mahal karena jarak & kemacetan. Tips: Gunakan transportasi umum & hindari jam sibuk.
4. Utilitas & Lainnya (Listrik, Air, Internet)
- Jakarta: Rp800 ribu – Rp1,5 juta/bulan (listrik tinggi karena AC)
- Surabaya: Rp600 ribu – Rp1,2 juta/bulan (lebih hemat karena iklim lebih sejuk)
Kesimpulan: Jakarta 20% lebih mahal karena penggunaan AC & listrik lebih tinggi.
Dampak Ekonomi & Gaya Hidup
Jakarta menawarkan gaji lebih tinggi (rata-rata 20-30% di atas Surabaya) dan peluang karir lebih luas, tapi stres lebih tinggi karena kemacetan & polusi.
Surabaya lebih nyaman dengan biaya hidup lebih rendah, lalu lintas lebih lancar, dan akses pantai lebih mudah.
Tips Hemat Biaya Hidup di Kedua Kota 2026
- Pilih hunian pinggiran & gunakan transportasi umum.
- Masak sendiri & belanja di pasar tradisional.
- Manfaatkan promo & cashback untuk belanja online.
- Kelola anggaran dengan app keuangan.
- Pertimbangkan gaya hidup minimalis untuk menghemat 20-30%.
Kesimpulan
Perbandingan biaya hidup Jakarta vs Surabaya 2026 menunjukkan Jakarta lebih mahal secara keseluruhan (20-30%), terutama di sewa rumah dan transportasi. Namun, Jakarta menawarkan peluang ekonomi lebih besar. Surabaya lebih hemat dan nyaman untuk keluarga atau yang mencari keseimbangan hidup.
Pilihan terbaik tergantung prioritas Anda: karir tinggi (Jakarta) atau kualitas hidup lebih baik (Surabaya). Pantau update inflasi dan harga untuk penyesuaian 2026.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Berapa selisih biaya hidup Jakarta vs Surabaya 2026?
Jakarta lebih mahal 20-30%, terutama sewa rumah dan transportasi.
2. Mana lebih hemat untuk keluarga?
Surabaya lebih hemat dengan biaya hidup lebih rendah dan fasilitas pendidikan/kesehatan baik.
3. Apakah UMP/UMK mencukupi biaya hidup?
Di kedua kota, UMP/UMK masih di bawah biaya hidup rata-rata; butuh gaji di atas minimum untuk hidup layak.
4. Bagaimana cara hemat di Jakarta?
Pilih pinggiran, gunakan transportasi umum, masak sendiri, dan hindari gaya hidup mewah.
5. Surabaya lebih baik untuk karir?
Jakarta unggul untuk karir nasional/multinasional; Surabaya bagus untuk industri lokal.
6. Prediksi biaya hidup 2026 naik berapa?
Proyeksi inflasi 2,5%, jadi kenaikan 5-10% dari 2025.
Terima kasih telah membaca. Bagikan artikel ini jika bermanfaat!





