Perhitungan pajak gaji karyawan swasta (PPh Pasal 21) di Indonesia tahun 2026 tetap mengikuti skema Tarif Efektif Rata-rata (TER) untuk masa pajak Januari–November, sementara Desember menggunakan tarif progresif Pasal 17 UU PPh untuk rekonsiliasi tahunan. Regulasi utama masih berdasarkan PP No. 58 Tahun 2023 dan PMK terkait (tanpa revisi mendasar hingga 2026), membuat perhitungan lebih sederhana namun tetap memerlukan ketelitian.

Menggunakan Excel untuk menghitung pajak gaji adalah pilihan efisien bagi perusahaan kecil-menengah atau HR yang belum pakai software payroll berbayar. Artikel ini menganalisis rumus Excel praktis, perbedaan TER vs progresif, serta tips edukatif agar hasil akurat, sesuai regulasi DJP, dan minim kesalahan. Baca juga Template Excel Absensi Siswa Otomatis 2026: Download Gratis + Panduan Lengkap

Dasar Regulasi Pajak Gaji Karyawan Swasta 2026

  • PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak): Tetap Rp54 juta (TK/0), +Rp4,5 juta per tanggungan (maks K/3), +Rp4,5 juta suami/istri jika bekerja.
  • Skema TER (Jan-Nov): Tarif efektif langsung dikalikan penghasilan bruto bulanan, dibagi 3 kategori (A, B, C) berdasarkan PTKP.
  • Skema Progresif (Desember): Hitung setahun lalu kurangi potongan sebelumnya.
  • Biaya jabatan: Maks 5% dari bruto, plafon Rp6 juta/tahun atau Rp500 ribu/bulan.
  • Iuran pensiun/BPJS: Dikurangi sebelum hitung PKP.

Analisis: TER menyederhanakan bulanan (tidak perlu hitung PTKP tiap bulan), tapi akhir tahun tetap progresif untuk keadilan.

Persiapan Sheet Excel untuk Hitung Pajak Gaji

Buat kolom utama di Sheet “Data Gaji”:

  • Nama Karyawan
  • Status PTKP (TK/0, K/1, dll.)
  • Gaji Pokok
  • Tunjangan Tetap
  • Lembur/THR/Bonus (jika ada)
  • Penghasilan Bruto Bulanan (=SUM gaji+tunjangan+lembur)
  • Biaya Jabatan (=MIN(Bruto*5%,500000))
  • Iuran Pensiun/BPJS Ketenagakerjaan
  • Penghasilan Neto Bulanan (=Bruto – Biaya Jabatan – Iuran)

Tambah sheet “Tabel TER” (copy tabel resmi dari PP 58/2023 atau situs DJP):

  • Kolom: Rentang Bruto Bulanan, Kategori A (%), B (%), C (%)

Rumus Excel Hitung PPh 21 TER Bulanan (Januari–November 2026)

Gunakan VLOOKUP atau XLOOKUP (jika Excel 365) untuk mencari TER berdasarkan bruto & kategori.

Langkah 1: Tentukan Kategori TER Otomatis

Di kolom “Kategori”:

=IF(PTKP=”TK/0″,”A”,IF(OR(PTKP=”TK/1″,PTKP=”K/0″),”A”,IF(OR(PTKP=”TK/2″,PTKP=”K/1″),”B”,IF(PTKP=”K/2″,”B”,”C”))))

Langkah 2: Rumus Cari TER & Hitung PPh 21

Asumsikan tabel TER di Sheet “Tabel TER” (A1:C100: Rentang Bawah, Kategori A, Kategori B, dll.)

Rumus PPh 21 TER:

=VLOOKUP(Bruto Bulanan, Tabel TER!A:C, MATCH(Kategori, Tabel TER!1:1,0), TRUE) * Bruto Bulanan

Atau lebih akurat dengan XLOOKUP (Excel terbaru):

=XLOOKUP(Bruto Bulanan, Tabel TER!A:A, INDEX(Tabel TER!B:D, , MATCH(Kategori, Tabel TER!1:1,0))) * Bruto Bulanan

Contoh: Bruto Rp10.000.000, Kategori A → TER ≈2-3% → PPh ≈Rp200.000–300.000.

Langkah 3: Take-Home Pay

=Bruto Bulanan – PPh 21 – BPJS Kesehatan (4%) – Lainnya

Rumus Excel Hitung PPh 21 Progresif Akhir Tahun (Desember 2026)

  1. Hitung Penghasilan Bruto Tahunan: =SUM(Bruto Bulanan Jan:Des)
  2. Penghasilan Neto Tahunan: =Bruto Tahunan - Biaya Jabatan Tahunan (max 6 jt) - Iuran Pensiun Tahunan
  3. PKP (Penghasilan Kena Pajak): =MAX(Neto Tahunan - PTKP Tahunan, 0)
  4. PPh 21 Terutang Setahun:
    Gunakan rumus bertingkat IF atau nested:
    • =IF(PKP<=60000000, PKP5%, IF(PKP<=250000000, 600000005% + (PKP-60000000)15%, IF(PKP<=500000000, 600000005% + 19000000015% + (PKP-250000000)25%, IF(PKP<=5000000000, … 30% dst))))
  5. PPh 21 Masa Desember: =PPh Setahun - SUM(PPh TER Jan-Nov)

Analisis: Selisih ini bisa refund (jika TER over) atau tambah potongan (under).

Tips Edukatif & Analisis untuk HR Profesional

  • Gunakan Data Validation untuk status PTKP agar input konsisten.
  • Conditional Formatting: Warna merah jika PKP > lapisan tertentu.
  • Pivot Table: Rekap massal pajak per karyawan/departemen.
  • Metode Nett/Gross/Gross Up:
  • Nett: Perusahaan tanggung PPh → Bruto = Gaji Nett + PPh.
  • Gross: Karyawan tanggung PPh.
  • Gross Up: Tambah tunjangan pajak = PPh / (1 – TER).
  • Backup & audit: Simpan versi historis file Excel untuk bukti potong A1.
  • Update 2026: Pantau DJP jika ada PMK baru; TER stabil sejak 2024.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apa rumus dasar TER PPh 21 di Excel 2026?
PPh 21 = TER (dari tabel berdasarkan bruto & kategori) × Penghasilan Bruto Bulanan.

2. Bagaimana hitung PTKP di Excel untuk karyawan berkeluarga?
Gunakan rumus IF bertingkat: =54000000 + (jumlah tanggungan * 4500000) + IF(suami/istri bekerja,4500000,0).

3. Kenapa hitung Desember beda dengan bulanan?
Jan-Nov pakai TER sederhana; Desember rekonsiliasi progresif Pasal 17 untuk akurasi tahunan.

4. Apakah Excel cukup untuk perusahaan besar?
Untuk UKM ya; perusahaan besar lebih baik pakai software payroll terintegrasi untuk hindari error massal.

5. Di mana tabel TER lengkap 2026?
Copy dari PP 58/2023 Lampiran atau situs resmi DJP/Ortax; tidak berubah signifikan sejak 2024.

Kesimpulan

Rumus Excel hitung pajak gaji karyawan swasta terbaru 2026 memungkinkan HR atau individu menghitung PPh 21 secara akurat dengan TER bulanan dan progresif akhir tahun. Dengan VLOOKUP/XLOOKUP untuk TER, IF bertingkat untuk progresif, dan fitur seperti conditional formatting, proses menjadi cepat, transparan, dan mudah diaudit.

Sebagai karyawan, gunakan rumus ini untuk verifikasi slip gaji; sebagai profesional payroll, jadikan template ini standar perusahaan. Selalu cross-check dengan regulasi DJP terbaru dan konsultasikan konsultan pajak jika ada kasus kompleks (bonus besar, resign, dll.). Dengan Excel, pajak gaji bukan lagi beban rumit—tapi alat pengelolaan keuangan yang powerful.

Semoga panduan ini membantu Anda di 2026!

(Kata: sekitar 1320 kata)

Bagikan:

Kia Krikil

Editor di Kiakrikil.com yang fokus menyajikan berita terbaru seputar pendidikan dan teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *