Mulai 1 Januari 2026, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menerapkan metode Tarif Efektif Rata-rata (TER) untuk pemotongan PPh 21 bulanan bagi karyawan. Metode ini menggantikan sistem lama (gross-up atau net) dan membuat perhitungan pajak penghasilan lebih sederhana bagi perusahaan.

Bagi pekerja dengan gaji UMK 2026, simulasi PPh 21 TER untuk gaji UMK 2026 menjadi sangat penting karena banyak yang berpikir “gaji UMK bebas pajak”. Padahal, dengan adanya tunjangan atau THR, pajak bisa muncul. Artikel ini memberikan panduan informatif, analisis, dan simulasi lengkap agar Anda memahami berapa potongan pajak yang akan diterima di slip gaji 2026.

Apa Itu PPh 21 TER dan Mengapa Berlaku di 2026?

PPh 21 TER adalah metode pemotongan pajak penghasilan Pasal 21 secara bulanan menggunakan tarif efektif rata-rata berdasarkan kategori penghasilan tahunan. Aturan ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 168 Tahun 2024 tentang Tarif Pemotongan PPh Pasal 21.

Keunggulan TER:

  • Perhitungan lebih sederhana (tidak perlu hitung bulanan lalu rekonsiliasi akhir tahun).
  • Pajak dibayar bulanan sesuai tarif efektif.
  • Rekonsiliasi akhir tahun tetap dilakukan untuk koreksi (jika ada kelebihan/kurang).

Tarif efektif PPh 21 TER 2026 dibagi menjadi tiga kategori:

  • Kategori A: Penghasilan tahunan ≤ Rp60 juta → TER 0% – 2,25%
  • Kategori B: Penghasilan tahunan Rp60 juta – Rp250 juta → TER 2,25% – 5%
  • Kategori C: Penghasilan tahunan > Rp250 juta → TER 5% – 15% (maksimal 15%)

Bagi pekerja UMK, mayoritas masuk Kategori A (penghasilan tahunan di bawah Rp60 juta), sehingga tarif efektif bulanan sering 0% atau sangat rendah.

Dasar Perhitungan PPh 21 TER 2026

Langkah-langkah hitung PPh 21 TER bulanan:

  1. Hitung penghasilan bruto bulanan = gaji pokok + tunjangan tetap + THR/lembur (jika ada).
  2. Kurangi PTKP bulanan (PTKP tahunan ÷ 12) + iuran pensiun/BPJS (jika ada).
  3. Tentukan kategori TER berdasarkan penghasilan tahunan proyeksi.
  4. Kalikan penghasilan bruto dengan tarif efektif sesuai kategori.
  5. Hasilnya adalah PPh 21 bulanan.

PTKP 2026 (sama dengan 2025):

  • TK/0: Rp54.000.000
  • K/0: Rp58.500.000
  • K/1: Rp63.000.000
  • K/2: Rp67.500.000
  • K/3: Rp72.000.000

Simulasi PPh 21 TER untuk Gaji UMK 2026

Berikut simulasi untuk beberapa daerah dengan UMK tertinggi (proyeksi 2026 berdasarkan kenaikan rata-rata 6-8%):

Simulasi 1: UMK Jakarta 2026 (Rp5.800.000)

  • Gaji pokok: Rp5.800.000/bulan
  • Tunjangan tetap: Rp0 (asumsi)
  • Penghasilan tahunan: Rp5.800.000 × 12 = Rp69.600.000 (masuk Kategori B)
  • PTKP (K/0): Rp58.500.000
  • Penghasilan kena pajak tahunan: Rp69.600.000 – Rp58.500.000 = Rp11.100.000
  • Tarif efektif TER (Kategori B): sekitar 0,5% (untuk penghasilan rendah)
  • PPh 21 bulanan: 0,5% × Rp5.800.000 ≈ Rp29.000
  • Gaji bersih: Rp5.800.000 – Rp29.000 (PPh) – Rp232.000 (BPJS) ≈ Rp5.539.000

Simulasi 2: UMK Surabaya 2026 (Rp5.200.000)

  • Gaji pokok: Rp5.200.000
  • Penghasilan tahunan: Rp62.400.000 (Kategori B)
  • PTKP (K/0): Rp58.500.000
  • Penghasilan kena pajak: Rp3.900.000
  • Tarif efektif: 0% (karena sangat rendah)
  • PPh 21 bulanan: Rp0
  • Gaji bersih: Rp5.200.000 – Rp0 (PPh) – Rp208.000 (BPJS) ≈ Rp4.992.000

Simulasi 3: UMK dengan Tunjangan (misal Rp6.000.000 total)

  • Penghasilan tahunan: Rp72.000.000 (Kategori B)
  • PTKP (K/1): Rp63.000.000
  • Penghasilan kena pajak: Rp9.000.000
  • Tarif efektif: ~0,3%
  • PPh 21 bulanan: 0,3% × Rp6.000.000 = Rp18.000
  • Gaji bersih: Rp6.000.000 – Rp18.000 – Rp240.000 (BPJS) ≈ Rp5.742.000

Dampak PPh 21 TER bagi Pekerja UMK 2026

  • Mayoritas pekerja UMK tidak terkena PPh 21 (0%) jika tidak ada tunjangan atau bonus.
  • Jika ada tunjangan tetap atau THR, pajak bisa muncul tapi sangat kecil.
  • Rekonsiliasi akhir tahun: Jika ada kelebihan potong, akan dikembalikan; jika kurang, dibayar saat SPT.

Tips Mengelola Pajak Gaji UMK 2026

  1. Cek Slip Gaji: Pastikan perusahaan menggunakan TER sesuai PMK 168/2024.
  2. Tambah Tanggungan PTKP: Nikah atau punya anak bisa naikkan PTKP hingga Rp72 juta.
  3. Manfaatkan Pengurangan: Iuran pensiun, BPJS, atau zakat bisa dikurangi.
  4. Gunakan E-SPT: Ajukan SPT tahunan untuk klaim restitusi jika ada kelebihan potong.

Kesimpulan

Simulasi PPh 21 TER untuk gaji UMK 2026 menunjukkan bahwa kebanyakan pekerja UMK tidak terkena pajak bulanan signifikan (bahkan 0%) karena penghasilan tahunan masih di bawah ambang PTKP. Metode TER membuat perhitungan lebih mudah dan adil. Namun, jika ada tunjangan atau bonus, potongan pajak bisa muncul. Pahami rumus dan simulasi ini agar Anda bisa merencanakan keuangan dengan tepat di 2026.

Pantau update DJP untuk konfirmasi tarif TER final 2026. Semoga panduan ini membantu!

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apakah gaji UMK 2026 bebas PPh 21?
Ya, jika tidak ada tunjangan tetap dan penghasilan tahunan ≤ PTKP, PPh 21 bulanan = 0%.

2. Berapa tarif efektif PPh 21 TER untuk UMK?
Biasanya 0% – 0,5% untuk Kategori A/B dengan gaji UMK.

3. Apa beda PPh 21 TER dengan sistem lama?
TER lebih sederhana, potong bulanan langsung, tanpa hitung gross-up.

4. Bagaimana jika ada THR?
THR dikenai PPh 21 final (50% PTKP), bukan TER bulanan.

5. Di mana cek simulasi PPh 21 TER resmi?
Gunakan kalkulator DJP di pajak.go.id atau aplikasi e-SPT.

6. Apakah PTKP 2026 berubah?
Belum ada pengumuman perubahan; masih mengacu PTKP 2024-2025.

Terima kasih telah membaca. Bagikan artikel ini jika bermanfaat!

Bagikan:

Kia Krikil

Editor di Kiakrikil.com yang fokus menyajikan berita terbaru seputar pendidikan dan teknologi.