Pada awal tahun 2026, Kemendikbudristek resmi merilis Aplikasi Dapodik versi 2026.b pada 13 Januari 2026 melalui surat edaran Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen Nomor 0253/C/TI.03.00/2026 tentang Pemutakhiran Data Pokok Pendidikan Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026. Rilis ini menandai dimulainya gelombang 1 sinkronisasi Dapodik 2026, fokus pada pemutakhiran data awal semester genap—termasuk siswa naik kelas, PTK aktif, sarpras periodik, dan pembelajaran Kurikulum Merdeka.

Jadwal sinkronisasi Dapodik 2026 gelombang 1 krusial karena menjadi dasar cut-off data untuk BOS Reguler tahap awal, validasi Info GTK (tunjangan profesi), verval PTK linier, hingga pencairan dana pendidikan. Keterlambatan sinkron bisa berdampak pada BOS tidak cair tepat waktu atau tunjangan guru tertunda.

Artikel ini menganalisis update terbaru rilis & timeline, penyebab delay umum, langkah persiapan operator, serta tips agar sinkronisasi lancar di gelombang 1. Baca sampai akhir untuk jadwal lengkap & strategi optimal. Baca juga Cara Mengatasi Gagal Sinkronisasi Dapodik 2026 Muncul Notifikasi Invalid: Panduan Lengkap Terbaru

Apa Itu Gelombang 1 Sinkronisasi Dapodik 2026?

Gelombang 1 merujuk pada fase awal pemutakhiran semester genap (Januari-Maret 2026), setelah cut-off semester ganjil 31 Desember 2025. Fase ini prioritas:

  • Tarik data semester ganjil (pre fill).
  • Update siswa/PTK baru.
  • Validasi sarpras & pembelajaran.
  • Sinkron untuk validasi BOS tahap 1 & Info GTK triwulan awal.

Analisis: Gelombang 1 paling krusial karena data awal memengaruhi alokasi dana BOS semester genap & verval tunjangan guru (target Maret-April 2026). Rilis 2026.b lebih awal dari prediksi (biasanya akhir Januari), memungkinkan operator mulai lebih dini.

Update Terbaru Rilis Dapodik 2026.b (13 Januari 2026)

Versi 2026.b membawa perbaikan:

  • Integrasi NIK Dukcapil lebih akurat.
  • Validasi linieritas PTK & jam mengajar.
  • Fitur salin data periodik sarpras lebih stabil.
  • Perbaikan error validasi lokal (merah/kuning).

Langkah instal:

  1. Unduh installer resmi dari https://dapo.kemdikdasmen.go.id/unduhan.
  2. Uninstall versi lama jika konflik.
  3. Instal sebagai Administrator.
  4. Registrasi offline/online dengan prefill terbaru.
  5. Sinkron pertama via akun Kepsek.

Analisis: Rilis awal ini respons Kemendikbudristek terhadap keluhan operator tahun lalu (delay rilis akhir Januari). Patch selanjutnya (2026.c) mungkin rilis Februari jika ada bug.

Jadwal Sinkronisasi Dapodik 2026 Gelombang 1 (Januari-Maret 2026)

Berdasarkan pola resmi & update terbaru:

  • 13 Januari 2026 — Rilis resmi Dapodik 2026.b (surat edaran Dirjen).
  • 13-20 Januari 2026 — Instalasi & registrasi ulang (prioritas uninstall bersih & prefill baru).
  • 21-31 Januari 2026 — Pemutakhiran data awal & sinkronisasi gelombang 1 pertama (tarik data ganjil, update PTK/siswa).
  • 1-15 Februari 2026 — Input data lengkap (rombel, pembelajaran, sarpras periodik) & sinkron rutin.
  • 16 Februari – 15 Maret 2026 — Validasi intensif & sinkronisasi akhir gelombang 1.
  • 16-31 Maret 2026 — Deadline validasi & sinkron untuk cut-off BOS tahap awal & Info GTK triwulan 1.

Analisis: Batas 31 Maret 2026 sering jadi cut-off internal untuk validasi tunjangan guru (SKTP terbit April). Sinkron sebelum 15 Maret hindari overload server.

Penyebab Delay Sinkronisasi Gelombang 1 & Dampaknya

Penyebab umum:

  1. Installer korup atau konflik antivirus.
  2. Prefill lama/kadaluarsa.
  3. Cache browser & service lokal tidak direstart.
  4. Traffic tinggi (ribuan operator akses bersamaan).
  5. Data invalid lokal (merah) belum diperbaiki.

Dampak: Data tidak sinkron → BOS tahap 1 delay, verval PTK gagal, tunjangan triwulan 1 tertunda.

Langkah Persiapan Operator untuk Sinkronisasi Gelombang 1

  1. Unduh installer 2026.b resmi.
  2. Uninstall lama → restart PC → instal baru.
  3. Gunakan prefill terbaru (dari dapo.kemdikdasmen.go.id).
  4. Registrasi offline jika server sibuk.
  5. Validasi lokal bertahap (siswa → PTK → sarpras).
  6. Sinkron via akun Kepsek.
  7. Monitor progres di https://dapo.kemdikbud.go.id/progres.

Analisis: Prioritaskan PTK & siswa kelas akhir—data ini krusial untuk verval & BOS.

Tips Preventif Agar Sinkronisasi Lancar di Gelombang 1

  • Backup database lokal rutin.
  • Gunakan koneksi stabil & nonaktifkan antivirus sementara.
  • Input bertahap, bukan massal.
  • Koordinasi dengan kepsek untuk approval sinkron.
  • Ikuti update resmi via situs Dapodik & grup operator.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Kapan rilis resmi Dapodik 2026.b?
13 Januari 2026, sesuai surat edaran Dirjen PAUD Dikdasmen No. 0253/2026.

2. Apa bedanya gelombang 1 dengan gelombang selanjutnya?
Gelombang 1 fokus pemutakhiran awal (Jan-Maret), gelombang berikutnya maintenance & cut-off akhir semester (Juni-Agustus).

3. Bagaimana jika sinkron gagal di gelombang 1?
Perbaiki invalid lokal, restart service, coba lagi—jika tetap, uninstall & reinstall.

4. Apakah sinkron gelombang 1 wajib untuk BOS?
Ya, data awal memengaruhi alokasi tahap 1 & validasi tunjangan.

5. Di mana cek progres sinkronisasi nasional?
https://dapo.kemdikbud.go.id/progres atau portal resmi.

Kesimpulan

Update jadwal sinkronisasi Dapodik 2026 gelombang 1 menandai awal pemutakhiran semester genap TA 2025/2026 dengan rilis 2026.b pada 13 Januari 2026. Timeline Januari-Maret 2026 krusial untuk memastikan data valid sebelum cut-off BOS & Info GTK. Operator profesional harus proaktif instal, validasi, & sinkron dini—hindari delay yang berdampak fatal pada dana pendidikan & kesejahteraan guru.

Pantau situs resmi dapo.kemdikdasmen.go.id untuk patch terbaru. Semoga panduan ini membantu sekolah Anda lancar di gelombang 1 2026!

Referensi: Surat Edaran Dirjen No. 0253/2026, situs resmi dapo.kemdikdasmen.go.id, komunitas operator pendidikan.

Bagikan:

Kia Krikil

Editor di Kiakrikil.com yang fokus menyajikan berita terbaru seputar pendidikan dan teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *