Contoh Soal dan Jawaban Tes Psikotes Alfamart/Indomaret Terbaru + Pembahasan Lengkap

Tes psikotes merupakan salah satu tahapan penting dalam proses rekrutmen Alfamart dan Indomaret, terutama untuk posisi kasir, pramuniaga, dan staf gudang. Banyak pelamar gagal bukan karena tidak mampu, tetapi karena tidak mengetahui jenis soal yang muncul.

Pada artikel ini, Anda akan mendapatkan contoh soal psikotes Alfamart/Indomaret beserta jawaban dan pembahasannya, sehingga bisa menjadi latihan yang efektif sebelum mengikuti tes sebenarnya.


🔹 1. Tes Matematika Dasar (Aritmatika) – Wajib di Alfamart & Indomaret

Jenis soal ini menguji kemampuan berhitung cepat, ketelitian, dan logika numerik. Biasanya terdiri dari penjumlahan, pengurangan, persentase, hingga soal cerita sederhana.

Contoh Soal 1

Harga satu dus minuman adalah Rp 84.000. Jika Alfamart memberikan diskon 15%, berapa harga setelah diskon?

Jawaban:
Diskon = 15% × 84.000 = 12.600
Harga akhir = 84.000 – 12.600 = Rp 71.400


Contoh Soal 2

2,5 × 12 = … ?

Jawaban:
2,5 × 12 = 30


Contoh Soal 3

Jika stok awal 120 pcs, terjual 45 pcs, dan datang barang baru 30 pcs, berapa stok akhir?

Jawaban:
120 – 45 + 30 = 105 pcs


🔹 2. Tes Logika Penalaran (Deret Angka)

Tujuan tes ini adalah mengukur kemampuan melihat pola dalam angka.

Contoh Soal 1

2, 4, 8, 16, 32, … ?

Jawaban:
Setiap angka dikali 2 → angka berikutnya = 64


Contoh Soal 2

5, 10, 20, 40, … ?

Jawaban:
Pola ×2 → jawabannya 80


Contoh Soal 3

3, 6, 12, 24, 48, … ?

Jawaban:
×2 → 96


🔹 3. Tes Logika Gambar (Analog Verbal & Visual)

Soal ini menguji kecermatan visual dan kemampuan membandingkan bentuk.

Contoh Soal Gambar (Deskripsi)

Pilih gambar yang berbeda dari 4 pilihan:
A. Segitiga hitam
B. Segitiga putih
C. Segitiga hitam
D. Segitiga hitam

Jawaban:
Yang berbeda adalah B (segitiga putih).


🔹 4. Tes Kemampuan Verbal

Tes ini mengukur kemampuan memahami kata, sinonim, antonim, dan analogi.

Contoh Soal Sinonim

“Efisien” memiliki arti …
A. Boros
B. Hemat
C. Biasa
D. Tidak efektif

Jawaban: B (Hemat)


Contoh Soal Antonim

“Stabil” lawannya adalah…
A. Goyang
B. Pasti
C. Tetap
D. Normal

Jawaban:
A (Goyang)


Contoh Soal Analogi

Guru : Mengajar = Dokter : …
A. Bekerja
B. Mengobati
C. Menulis
D. Meneliti

Jawaban:
B (Mengobati)


🔹 5. Tes Kraepelin/Pauli (Penjumlahan Kolom)

Tes ini menguji ketahanan, kecepatan, dan ketelitian. Pelamar diminta menjumlahkan angka-angka yang tersusun secara vertikal dalam waktu tertentu.

Tips:

  • Jangan terlalu cepat di awal
  • Jaga ritme stabil
  • Fokus pada angka, bukan pada hasil akhir semua kolom

🔹 6. Tes Wartegg (8 Kotak)

Tes proyeksi kepribadian menggunakan gambar sederhana, seperti titik, garis, kurva, atau kotak.
Tujuannya melihat kreativitas, kepribadian, dan stabilitas emosi.

Tips Menjawab:

  • Hindari gambar yang terlalu ekstrem
  • Pilih gambar positif seperti pemandangan, alat musik, orang bekerja
  • Isi semua kotak agar terlihat konsisten

Tips Lolos Tes Psikotes Alfamart & Indomaret

  1. Latihan soal matematika dasar setiap hari
  2. Tidur cukup sebelum tes
  3. Jangan terburu-buru pada sesi hitung cepat
  4. Gunakan tanda (garis bawah/lingkaran) untuk fokus
  5. Hadapi tes wartegg dengan gambar sederhana tetapi bermakna
  6. Saat interview, jawablah jujur dan sesuai posisi yang dilamar

Kesimpulan

Tes psikotes Alfamart/Indomaret memang terlihat sederhana, tetapi banyak peserta gugur karena tidak terbiasa dengan jenis soal yang diberikan. Dengan memahami contoh soal dan jawaban tes psikotes Alfamart/Indomaret di atas, Anda bisa berlatih lebih terarah dan siap menghadapi tes sebenarnya.

Latihan secara rutin adalah kunci keberhasilan.


7. FAQ (Pertanyaan yang Sering Ditanyakan)

1. Apakah soal psikotes Alfamart dan Indomaret sama?

Sebagian besar sama, terutama tes aritmatika, deret angka, logika, dan wartegg.

2. Apakah ada passing grade untuk tes psikotes ini?

Tidak diumumkan secara resmi, namun hasil tes akan dibandingkan dengan standar perusahaan.

3. Berapa lama durasi tes psikotes Indomaret/Alfamart?

Sekitar 60–120 menit tergantung lokasi dan posisi yang dilamar.

4. Apa yang paling sering membuat peserta gagal?

Kurang latihan, panik saat hitung cepat, dan tidak memahami instruksi.

5. Apakah tes psikotes bisa dipelajari?

Ya. Semakin sering latihan, semakin baik kecepatan dan ketelitian Anda.


Bagikan:

Kia Krikil

Editor di Kiakrikil.com yang fokus menyajikan berita terbaru seputar pendidikan dan teknologi.