Semester genap tahun ajaran 2025/2026 telah dimulai, dan aplikasi e-Rapor SD versi 2025.1 tetap menjadi versi terbaru resmi dari Direktorat Sekolah Dasar (DitSD) Kemendikbudristek. Dirilis pada akhir 2025, versi ini mendukung penuh Kurikulum Merdeka dengan fitur penilaian kokurikuler, upload foto massal, deskripsi capaian kompetensi otomatis, serta integrasi lancar dengan Dapodik.

Artikel ini menyajikan panduan penggunaan eRapor SD secara lengkap, edukatif, dan berbasis analisis implementasi sekolah dasar hingga Januari 2026. Panduan ini ditujukan bagi guru kelas, operator sekolah, koordinator proyek P5, dan pembina ekstrakurikuler untuk mengelola penilaian digital secara efektif.

Apa Itu Aplikasi e-Rapor SD dan Mengapa Penting Diperbarui?

Aplikasi e-Rapor SD adalah perangkat lunak berbasis web untuk manajemen penilaian dan penyusunan rapor elektronik di jenjang SD/MI. Versi 2025.1 menghadirkan penyempurnaan krusial:

  • Upgrade database untuk stabilitas lebih tinggi.
  • Fitur penilaian kokurikuler/Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5PPRA).
  • Upload foto siswa secara massal dan template rapor sesuai Panduan Penilaian Asesmen (PPA) 2025.
  • Integrasi otomatis dengan Dapodik versi 2026.a untuk tarik data siswa, guru, dan rombongan belajar.

Analisis dari laporan sekolah penggerak menunjukkan bahwa penggunaan eRapor SD versi 2025.1 mengurangi waktu pengolahan rapor hingga 80% dibandingkan manual, sekaligus meningkatkan akurasi deskripsi capaian siswa. Di era Kurikulum Merdeka, aplikasi ini mendukung asesmen autentik yang berfokus pada perkembangan holistik anak usia dini dasar.

Persiapan dan Instalasi e-Rapor SD Versi 2025.1

Spesifikasi minimum: Windows 10+, RAM 4GB, browser Chrome/Firefox terbaru. Aplikasi bisa diinstal di server sekolah untuk akses jaringan.

Instalasi Baru:

  1. Kunjungi situs resmi Direktorat SD: ditsd.kemendikdasmen.go.id/s/erapor2025.
  2. Download installer eRapor SD versi 2025.1.
  3. Nonaktifkan antivirus sementara.
  4. Jalankan installer sebagai Administrator.
  5. Akses via http://localhost:5732/erapor atau IP server.

Update dari Versi Lama:

  1. Backup database semester ganjil.
  2. Download updater dari situs resmi.
  3. Jalankan updater tanpa uninstall versi sebelumnya.
  4. Restore backup jika diperlukan.

Tips edukatif: Isi form pendataan pengguna e-Rapor SD via Google Form resmi setelah instalasi untuk monitoring nasional.

Login dan Pengaturan Awal

  • Login Admin/Operator: Username dan password default dari installer; ubah segera.
  • Tarik Data Dapodik: Menu Sinkronisasi > Tarik prefill siswa, guru, rombel untuk semester genap 2025/2026.
  • Pengaturan Tahun Ajaran: Pilih 2025/2026 semester genap dan Kurikulum Merdeka.
  • Buat Akun Pengguna: Untuk guru kelas, koordinator P5, dan pembina ekstrakurikuler.

Integrasi Dapodik memastikan data dasar akurat, mengurangi kesalahan input manual yang sering terjadi di jenjang SD.

Cara Input Nilai di e-Rapor SD Kurikulum Merdeka

Penilaian di Kurikulum Merdeka jenjang SD (Fase A-B) berfokus pada Capaian Pembelajaran (CP) dan elemen Profil Pelajar Pancasila.

  1. Login Guru Kelas/Mapel: Akses menu Penilaian.
  2. Input nilai harian, PTS, dan PAS per siswa.
  3. Pilih CP/TP yang dicapai untuk generate deskripsi otomatis.
  4. Input penilaian kokurikuler/P5 terpisah oleh koordinator proyek.
  5. Tambah catatan perkembangan (sikap, kesehatan, prestasi).
  6. Kunci nilai sebelum generate rapor.

Analisis: Fitur deskripsi sugesti membantu guru memberikan umpan balik bermakna, mendukung pembelajaran diferensiasi untuk siswa berkebutuhan khusus atau berbakat.

Generate dan Distribusi Rapor

Setelah nilai terkunci:

  1. Login admin/guru kelas.
  2. Menu Generate Rapor > Pilih kelas/semester.
  3. Sistem hitung capaian, ranking sederhana, dan deskripsi holistik.
  4. Preview dan cetak PDF dengan template baru (termasuk foto siswa dan elemen Pancasila).

Rapor digital bisa dibagikan ke orang tua via walikelas atau platform sekolah.

Fitur Lanjutan Versi 2025.1

  • Penilaian Kokurikuler: Input proyek P5 dengan rubrik dimensi Profil Pelajar Pancasila.
  • Analisis Capaian: Grafik perkembangan kelas untuk intervensi dini.
  • Ekspor Data: Ke Excel untuk laporan dinas atau orang tua.
  • Manajemen Absensi dan Ekstrakurikuler: Integrasi lengkap.

Dari perspektif edukatif, fitur ini mendorong guru fokus pada proses belajar, bukan hanya hasil angka.

Troubleshooting Umum e-Rapor SD 2026

  • Error Tarik Dapodik: Pastikan Dapodik update 2026.a dan koneksi stabil.
  • Generate Gagal: Cek nilai belum terkunci atau foto siswa format salah.
  • Akses Lambat: Gunakan server dedicated atau clear cache.
  • Lupa Password: Reset via admin sekolah.

Pantau update patch kecil di situs resmi DitSD.

Update Terbaru Semester Genap 2025/2026

Hingga Januari 2026, versi 2025.1 tetap stabil sebagai standar nasional (rapor manual mulai ditiadakan). Persiapan: Tarik prefill Dapodik awal tahun dan input nilai PTS segera untuk cut-off BOS.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Di mana download panduan resmi e-Rapor SD versi 2025.1?
Di situs Direktorat SD (ditsd.kemendikdasmen.go.id/s/erapor2025) bersama installer dan buku manual.

2. Apakah e-Rapor SD wajib untuk semua sekolah dasar?
Ya, direkomendasikan kuat Kemendikbudristek sebagai standar digitalisasi penilaian nasional mulai 2025.

3. Bolehkah masih pakai versi lama di 2026?
Tidak disarankan; versi 2025.1 memiliki fitur kokurikuler dan template terbaru.

4. Bagaimana input nilai untuk siswa mutasi/pindahan?
Tarik ulang data Dapodik setelah mutasi tercatat resmi.

5. Apakah e-Rapor SD bisa digunakan offline?
Ya, setelah instalasi lokal; hanya tarik data awal butuh internet.

Kesimpulan

Panduan penggunaan eRapor SD versi 2025.1 ini menjadi bekal esensial bagi pendidik SD dalam mengelola rapor semester genap 2025/2026. Aplikasi ini tidak hanya menyederhanakan administrasi, tetapi juga memperkaya penilaian sesuai Kurikulum Merdeka—membantu guru memberikan deskripsi perkembangan yang bermakna bagi setiap anak.

Segera terapkan aplikasi eRapor SD terbaru untuk hasil optimal. Transformasi digital ini mendukung pendidikan dasar yang lebih inklusif dan berorientasi pada Profil Pelajar Pancasila. Bagikan panduan ini kepada rekan guru dan operator untuk kolaborasi lebih baik!

Bagikan:

Kia Krikil

Editor di Kiakrikil.com yang fokus menyajikan berita terbaru seputar pendidikan dan teknologi.