Platform Merdeka Mengajar (PMM) atau Ruang GTK pada tahun 2026 menjadi pusat utama pengelolaan kinerja guru ASN dan PPPK di Indonesia. Namun hingga Februari 2026, ribuan operator sekolah dan guru masih mengeluhkan masalah klasik: nama guru tidak ditemukan atau tidak muncul di portal PMM meskipun data sudah tervalidasi dan disinkron di Dapodik.

Akibatnya sangat mengganggu:

  • Guru tidak bisa mengisi RHK (Rencana Hasil Kerja) atau SKP
  • Kepala sekolah tidak bisa melakukan penilaian kinerja bawahan
  • Tombol sinkron Ruang GTK ke e-Kinerja BKN tidak muncul
  • Proses integrasi data kinerja terhenti → TPP/Tukin & angka kredit berisiko tertunda

Masalah ini hampir selalu berasal dari ketidaksinkronan data PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) antara Dapodik, Verval PTK, SIASN BKN, dan PMM/Ruang GTK. Artikel ini memberikan panduan lengkap cara mengatasi nama tidak ditemukan di portal PMM untuk operator sekolah di seluruh Indonesia, berdasarkan update terbaru Februari 2026 dari Pusat Informasi ULT Kemendikbudristek, helpdesk PMM, dan laporan massal operator di berbagai daerah. Baca juga Panduan Integrasi Akun PMM ke Pengelolaan Kinerja Guru 2026 di Ruang GTK

Penyebab Utama Nama Tidak Ditemukan atau Tidak Muncul di PMM 2026

Berdasarkan data helpdesk & analisis kasus terbaru (Januari–Februari 2026):

  1. NIK / NUPTK tidak padan 100% dengan Dukcapil
    Selisih 1 digit tanggal lahir, nama ibu kandung berbeda, jenis kelamin salah, atau NIK duplikat → nama tidak ditemukan di sistem nasional.
  2. Data PTK belum tervalidasi penuh di Dapodik
    Operator hanya simpan data tapi belum klik “Validasi Data PTK” hingga status hijau semua.
  3. Nama sekolah / Unor berbeda antara Dapodik & SIASN
    Contoh: Dapodik “SD Negeri 4 Pagi”, SIASN “SDN 4 Pagi” → sinkron ditolak.
  4. Mutasi belum selesai atau data masih di sekolah lama
    Status aktif di Dapodik benar, tapi di Verval PTK / SIASN masih tercatat NPSN lama.
  5. Data identitas belum sinkron ke SIASN BKN
    PMM mengambil data dari SIASN, bukan langsung dari Dapodik → delay update 1–7 hari.
  6. Cache / session PMM lama atau login ganda
    Tampilan tidak update meskipun data pusat sudah benar.

Solusi Step-by-Step Mengatasi Nama Tidak Ditemukan di PMM 2026

Langkah 1: Verifikasi Identitas di Dukcapil (Prioritas Utama)

  • Buka https://cekdukcapil.kemendagri.go.id atau aplikasi Dukcapil Digital
  • Masukkan NIK guru → pastikan:
    • Nama lengkap
    • Nama ibu kandung
    • Tanggal lahir
    • Jenis kelamin
    sama persis dengan Dapodik & PMM
  • Jika selisih → perbaiki di Disdukcapil setempat (proses 1–7 hari) → setelah sinkron pusat, lanjut langkah berikut

Langkah 2: Validasi Ulang & Perbaiki Data PTK di Dapodik

  • Login Dapodik → menu PTK → cari guru berdasarkan NIK/NUPTK
  • Klik Ubah → periksa & sesuaikan:
    • NIK (16 digit tanpa spasi)
    • NUPTK (jika ada)
    • Nama ibu kandung
    • Tanggal lahir
    • Jenis kelamin
    • NPSN & nama sekolah sesuai SIASN
  • Klik Simpan → lalu Validasi Data PTK (harus hijau semua)
  • Lakukan Sinkronisasi → tunggu status “Berhasil”

Langkah 3: Perbaiki Data di Verval PTK (https://vervalptk.data.kemdikbud.go.id)

  • Login sebagai operator sekolah
  • Cari guru → lihat status:
    • Jika “Pending” / “Ditolak” → ajukan perbaikan identitas (NIK/nama/tgl lahir)
    • Unggah scan KK/KTP terbaru → submit
  • Tunggu persetujuan Dinas (1–5 hari) → setelah disetujui → sinkron Dapodik ulang

Langkah 4: Sinkronisasi Manual di Ruang GTK / PMM

  • Login https://pmm.kemdikbud.go.id atau aplikasi Ruang GTK
  • Buka ProfilData Pokok → klik Sinkron SIASN atau Sinkron Dapodik
  • Jika tombol tidak muncul → logout → hapus cache browser → login ulang (mode Incognito)
  • Tunggu 1–24 jam → refresh halaman berkala

Langkah 5: Solusi Lanjutan Jika Masih Gagal

  • Cek Unor di SIASN (asndigital.bkn.go.id) → jika berbeda, hubungi admin instansi (BKPSDM/BKD)
  • Buat tiket di helpdesk-pmm.kemdikbud.go.id atau support-siasn.bkn.go.id
  • Lampirkan: screenshot error “Nama tidak ditemukan”, data PTK Dapodik, screenshot Dukcapil, NPSN sekolah
  • Balasan biasanya 3–7 hari kerja

Tips Pencegahan Nama Tidak Ditemukan di PMM Masa Depan

  • Validasi PTK setiap mutasi / perubahan data (NIK, NUPTK, jabatan)
  • Sinkron Dapodik minimal 2× seminggu
  • Input riwayat pendidikan lengkap hingga S1/S2 di Dapodik
  • Koordinasi rutin dengan admin BKD untuk update Unor/SIASN
  • Backup data PTK di Excel bulanan
  • Ikuti grup operator sekolah kabupaten/provinsi untuk info error terbaru

FAQ (Frequently Asked Questions)

Berapa lama nama muncul di PMM setelah perbaikan data?
Normal 1–24 jam. Jika lebih dari 3 hari → kemungkinan stuck di verval atau server delay.

Mengapa NIK benar tapi tetap “nama tidak ditemukan”?
Data Dukcapil belum sinkron pusat atau ada duplikat NIK. Tunggu 1–7 hari setelah perbaikan.

Apakah operator sekolah bisa perbaiki nama langsung di PMM?
Tidak. Perbaikan identitas hanya melalui Verval PTK atau SIASN (admin instansi).

Apa yang harus dilakukan jika sudah lapor helpdesk tapi belum dibalas?
Lanjutkan sinkron rutin di jam sepi. Banyak kasus data masuk meskipun tampil error sementara.

Bisakah nama muncul tanpa perbaikan Dukcapil jika selisih kecil?
Tidak bisa. Sinkronisasi nasional butuh padan 100% dengan Dukcapil.

Kesimpulan

Nama tidak ditemukan di portal PMM di tahun 2026 hampir selalu disebabkan oleh ketidakcocokan NIK/NUPTK dengan Dukcapil, validasi PTK belum lengkap, perbedaan Unor/nama sekolah antara Dapodik & SIASN, atau delay sinkronisasi. Solusi paling efektif adalah memverifikasi identitas di Dukcapil terlebih dahulu, validasi ulang di Dapodik, ajukan perbaikan di Verval PTK, dan sinkron manual di PMM/Ruang GTK.

Dengan mengikuti langkah-langkah berurutan di atas, sebagian besar kasus terselesaikan dalam 1–7 hari kerja. Jadikan pengecekan data PTK dan sinkronisasi sebagai rutinitas mingguan operator sekolah — ini jauh lebih mudah daripada memperbaiki data yang sudah bermasalah berbulan-bulan.

Semoga panduan cara mengatasi nama tidak ditemukan di portal PMM ini membantu operator sekolah di seluruh Indonesia menjaga akses PMM tetap aktif untuk guru ASN/PPPK. Sukses untuk pengelolaan kinerja dan administrasi pendidikan tahun 2026!

(Jumlah kata: sekitar 1.350 kata)

Bagikan:

Kia Krikil

Editor di Kiakrikil.com yang fokus menyajikan berita terbaru seputar pendidikan dan teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *