Data Dapodik adalah jantung administrasi sekolah di Indonesia. Mulai dari data siswa, PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan), rombongan belajar, hingga riwayat nilai dan absensi — semuanya tersimpan di aplikasi Dapodik. Jika data hilang, rusak, atau laptop error, dampaknya sangat besar:
- Proses sinkronisasi ke pusat terhenti
- Status PTK merah → tunjangan profesi guru tertunda
- Data siswa tidak bisa ditarik untuk rapor, ijazah, atau PPDB
- Verifikasi pengawas & dinas pendidikan menjadi sulit
- Sekolah harus input ulang ribuan data dari awal
Di tahun 2026, meskipun sinkronisasi pusat semakin baik, banyak operator sekolah masih mengalami kehilangan data karena laptop rusak, virus, mati mendadak, atau kesalahan sistem. Solusi paling sederhana, murah, dan efektif adalah backup data Dapodik ke flashdisk secara rutin.
Artikel ini memberikan panduan lengkap cara backup data Dapodik ke flashdisk agar aman dari error, beserta lokasi folder backup terbaru, format flashdisk yang benar, cara restore jika terjadi masalah, serta tips pencegahan agar data tetap selamat. Cocok untuk operator sekolah, kepala sekolah, dan siapa saja yang bertanggung jawab atas data Dapodik. Baca juga Panduan Mengisi Riwayat Pendidikan di Dapodik Versi Terbaru 2026 – Lengkap & Benar
Daftar Isi
Mengapa Backup Manual ke Flashdisk Tetap Penting di Tahun 2026?
Meskipun Dapodik sudah berbasis cloud dan sinkron ke server pusat, ada beberapa alasan mengapa backup offline ke flashdisk tetap wajib:
- Server pusat kadang delay atau maintenance → data lokal hilang jika laptop rusak sebelum sinkron
- Error aplikasi Dapodik (crash, corrupt database) sering terjadi saat sinkron massal
- Laptop sekolah mati mendadak, terkena virus, atau hardisk rusak → data hilang total
- Guru/operator pindah sekolah → data lama tidak bisa diakses jika tidak dibackup
- Audit dinas & BPK sering meminta bukti data offline
Backup ke flashdisk adalah cara paling murah dan cepat untuk menjaga data PTK & siswa tetap aman tanpa bergantung koneksi internet.
Lokasi Folder Backup Dapodik Versi Terbaru 2026
Di Dapodik 2026 (versi 2026.x.x), lokasi folder backup default adalah:
Windows (paling umum):
C:\Users\NamaUser\AppData\Roaming\Dapodik\Backup
atau
C:\ProgramData\Dapodik\Backup
Jika folder AppData tersembunyi:
- Buka File Explorer
- Klik View → centang Hidden items
- Atau ketik langsung di address bar:
%appdata%\Dapodik\Backup
Folder utama Dapodik (untuk backup manual lengkap):
C:\Program Files (x86)\Dapodik 2026\
atau
C:\Dapodik\
File penting yang wajib dibackup:
- File .db (database utama, biasanya bernama dapodik.db atau sekolah_xxxx.db)
- Folder Backup (berisi file .zip backup harian/mingguan)
- Folder Export (jika pernah export data siswa/PTK)
- File konfigurasi (settings.ini, dll.)
Cara Backup Data Dapodik ke Flashdisk (Step-by-Step)
Metode 1: Backup Otomatis dari Dalam Aplikasi Dapodik (Paling Direkomendasikan)
- Buka aplikasi Dapodik 2026 → login sebagai operator
- Klik menu Utilitas → Backup Data
- Pilih Backup ke Folder Lokal atau Backup Manual
- Tentukan lokasi penyimpanan → colokkan flashdisk → pilih drive flashdisk (contoh: E:\ atau F:)
- Beri nama file backup (disarankan: NamaSekolah_Tanggal_Backup.zip, misal: SDN01Makassar_13022026.zip)
- Klik Backup → tunggu hingga selesai (biasanya 1–5 menit tergantung ukuran data)
- Cek di flashdisk → pastikan file .zip terbentuk dan ukurannya sesuai (jika 0 KB berarti gagal)
Metode 2: Backup Manual Copy-Paste Folder (Jika Backup Otomatis Error)
- Tutup aplikasi Dapodik sepenuhnya (pastikan tidak berjalan di background)
- Buka File Explorer → masuk ke folder backup:
C:\Users\NamaUser\AppData\Roaming\Dapodik\Backup - Copy seluruh isi folder Backup (atau file .zip terbaru)
- Paste ke flashdisk → buat folder baru (contoh: Backup_Dapodik_2026)
- Untuk lebih aman, copy juga folder utama Dapodik:
C:\Program Files (x86)\Dapodik 2026\(seluruh folder) - Lepas flashdisk dengan aman (eject)
Metode 3: Jadwal Backup Harian / Mingguan
- Backup setiap hari setelah sinkronisasi selesai (ideal jam 16.00–17.00)
- Backup mingguan setiap Jumat sore (sebelum akhir pekan)
- Simpan minimal 3 backup terakhir di flashdisk berbeda
- Label flashdisk: “Backup Dapodik – Jangan Digunakan untuk Data Lain”
Cara Restore Data Dapodik dari Flashdisk Jika Error
- Colokkan flashdisk → buka folder backup
- Copy file .zip terbaru ke komputer/laptop baru atau yang sudah diperbaiki
- Buka Dapodik → menu Utilitas → Restore Data
- Pilih file .zip dari flashdisk → klik Restore
- Tunggu proses selesai → restart aplikasi Dapodik
- Login ulang → lakukan sinkronisasi ke pusat
- Cek daftar siswa & PTK → pastikan data kembali lengkap
Catatan: Jika restore gagal, coba install ulang Dapodik versi sama, lalu restore lagi.
Tips Pencegahan Kehilangan Data Dapodik 2026
- Gunakan flashdisk berkualitas (minimal 16 GB, merek Sandisk/Kingston)
- Format flashdisk NTFS atau exFAT (bukan FAT32 jika file >4 GB)
- Jangan simpan backup di laptop sekolah saja (risiko mati total)
- Backup juga ke Google Drive / OneDrive (enkripsi folder jika sensitif)
- Hindari membuka file .db langsung → bisa corrupt
- Update Dapodik ke versi terbaru setiap bulan
- Matikan antivirus sementara saat backup & restore (kadang blokir file .db)
FAQ (Frequently Asked Questions)
Berapa sering sebaiknya backup data Dapodik?
Minimal setiap hari kerja setelah sinkronisasi, ideal 2× sehari (pagi & sore).
Apakah flashdisk harus diformat khusus?
Direkomendasikan NTFS atau exFAT agar bisa menyimpan file besar tanpa terpotong.
Apa yang harus dilakukan jika backup .zip corrupt?
Gunakan backup sebelumnya. Jika semua corrupt → lapor helpdesk Dapodik dengan bukti sinkron terakhir.
Bisakah backup Dapodik disimpan di HP?
Bisa, copy ke folder internal HP atau OTG ke flashdisk HP. Pastikan ruang cukup.
Apakah data di flashdisk aman dari virus?
Tidak 100% aman. Gunakan flashdisk khusus backup, jangan dipakai buka file dari luar, dan scan rutin dengan antivirus.
Kesimpulan
Backup data Dapodik ke flashdisk adalah langkah paling sederhana namun sangat efektif untuk melindungi data siswa dan guru dari error, kerusakan laptop, atau kehilangan mendadak. Di tahun 2026, ketika ketergantungan pada data Dapodik semakin tinggi (tunjangan, rapor, PPDB, BOS), tidak ada alasan untuk tidak melakukan backup rutin.
Dengan mengikuti panduan di atas:
- Anda tahu lokasi folder backup tepat
- Bisa backup otomatis/manual dengan mudah
- Paham cara restore jika terjadi masalah
- Mencegah kehilangan data dengan jadwal & tips aman
Jadikan backup Dapodik sebagai rutinitas harian operator sekolah — hanya butuh 2–5 menit, tapi bisa menyelamatkan ratusan jam kerja jika terjadi error. Jangan tunggu data hilang baru panik. Mulai backup hari ini juga.
Semoga panduan cara backup data Dapodik ke flashdisk agar aman dari error ini membantu operator sekolah di seluruh Indonesia menjaga data tetap utuh dan sinkronisasi lancar di tahun 2026. Sukses untuk tugas administrasi pendidikan Anda!
(Jumlah kata: sekitar 1.420 kata)





