Contoh SPMT PPPK 2026 atau Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas adalah dokumen wajib yang harus diisi pelamar PPPK yang lulus seleksi untuk proses penetapan Nomor Induk PPPK (NI PPPK) dan penerbitan SK pengangkatan. SPMT menjadi bukti kesediaan pelamar melaksanakan tugas sesuai formasi dan instansi yang ditetapkan.

Di tahun 2026, proses pemberkasan PPPK semakin ketat dengan verifikasi digital melalui portal SSCASN BKN. Artikel ini menyajikan contoh SPMT PPPK 2026 lengkap, format resmi, isi poin-poin penting, cara pengisian yang benar, serta tips agar SPMT diterima BKN tanpa revisi.

Apa Itu SPMT PPPK dan Fungsinya?

SPMT (Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas) adalah surat pernyataan tertulis yang berisi komitmen pelamar PPPK untuk:

  • Melaksanakan tugas di instansi & jabatan yang ditetapkan
  • Tidak mengajukan pindah instansi dalam jangka waktu tertentu (minimal 10 tahun untuk guru/nakes)
  • Mematuhi peraturan disiplin PPPK
  • Bersedia diberhentikan jika melanggar

Fungsi SPMT:

  • Bukti kesediaan pelamar menerima formasi
  • Syarat usul NI PPPK ke BKN
  • Dasar penerbitan SK pengangkatan

Tanpa SPMT yang lengkap & benar, proses NI PPPK bisa tertunda atau dibatalkan.

Format & Contoh SPMT PPPK 2026 Resmi

Berikut contoh SPMT PPPK 2026 sesuai format BKN (dapat disesuaikan dengan pengumuman instansi):

SURAT PERNYATAAN MELAKSANAKAN TUGAS (SPMT)

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama Lengkap: [Nama Lengkap Pelamar]
NIPPPK / NIK: [Nomor Induk / KIK]
Tempat / Tanggal Lahir: [Tempat, Tanggal Lahir]
Alamat Lengkap: [Alamat Sesuai KTP]
Nomor HP: [Nomor Telepon Aktif]
Alamat Email: [Email Aktif]

Dengan ini menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya:

  1. Bersedia melaksanakan tugas sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada jabatan [Nama Jabatan] di [Nama Instansi/Unit Kerja] sesuai dengan formasi yang telah ditetapkan.
  2. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sesuai dengan kebutuhan instansi.
  3. Tidak akan mengajukan pindah tugas antar instansi sebelum masa kerja minimal 10 (sepuluh) tahun terhitung mulai tanggal tugas (TMT), atau sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
  4. Bersedia mengikuti dan mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
  5. Apabila saya melanggar pernyataan ini, saya bersedia menerima sanksi administratif berupa pemberhentian sebagai PPPK dengan tidak hormat.

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya, tanpa ada paksaan dari pihak manapun, untuk dipergunakan sebagaimana mestinya sebagai syarat administrasi kepegawaian.

[Nama Kota], [Tanggal Hari Ini]

Yang Membuat Pernyataan,


MATERAI
Rp 10.000

( [Nama Lengkap Anda] )

Catatan:

  • Materai Rp 10.000 wajib ditempel
  • Tanda tangan basah (bukan digital)
  • Lampirkan fotokopi KTP & pas foto terbaru

Catatan surat

  1. Struktur Dokumen Negara: Menggunakan font Serif (Times New Roman) dan penomoran daftar (ordered list) yang rapi untuk memberikan kesan dokumen hukum/pemerintahan.
  2. Pembersihan Konten: Menghapus semua informasi tidak relevan seperti iklan ZTE, MNC Play, Excel, dan kategori lainnya agar pembaca bisa langsung menggunakan draf bersih.
  3. Visual Materai: Saya menambahkan kotak bantu bertuliskan “Materai Rp 10.000” sebagai pengingat visual bagi pelamar agar tidak lupa menempelkan materai fisik/elektronik.
  4. Bahasa Hukum: Memperjelas poin mengenai masa kerja 10 tahun dan penempatan di seluruh RI agar pelamar benar-benar memahami konsekuensi dari pernyataan tersebut.

Catatan Khusus:

Ingatkan pembaca Anda bahwa dokumen ini seringkali diminta untuk diunggah dalam format PDF. Setelah menyalin teks ini ke Word dan mengeditnya, mereka harus menyimpannya sebagai PDF agar formatnya tidak berantakan.

Cara Pengisian SPMT PPPK 2026 yang Benar

Gunakan Format Resmi Instansi

  • Download dari portal SSCASN atau website instansi saat pemberkasan

Isi dengan Data Valid

  • Nama & NIK sesuai KTP
  • Jabatan & instansi sesuai pengumuman kelulusan

Tanda Tangan & Materai

  • Materai di atas tanda tangan
  • Foto copy SPMT untuk arsip pribadi

Upload ke SSCASN

  • Scan SPMT dalam format PDF (ukuran <2 MB)
  • Upload pada tahap pemberkasan

Hindari Kesalahan Umum

  • Salah jabatan/instansi → SPMT ditolak
  • Tidak ada materai → Harus revisi

Analisis & Tips Agar SPMT PPPK 2026 Diterima Cepat

  • Waktu Pengisian: Segera setelah pengumuman kelulusan (biasanya 7–14 hari)
  • Verifikasi BKN: Pastikan data sinkron dengan registrasi SSCASN
  • Tips: Baca pengumuman instansi dengan teliti, tanyakan ke helpdesk jika ragu

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Apakah SPMT PPPK 2026 wajib bermaterai?
Ya, materai Rp 10.000 wajib.

Apakah SPMT bisa ditulis tangan?
Bisa, tapi lebih baik ketik untuk rapi & mudah dibaca.

Apa yang terjadi jika SPMT salah isi?
Harus revisi & upload ulang, proses NI PPPK tertunda.

Kapan SPMT diupload?
Pada tahap pemberkasan setelah pengumuman kelulusan akhir.

Apakah SPMT sama untuk semua formasi PPPK?
Hampir sama, tapi ada poin khusus untuk guru/nakes (tidak pindah 10 tahun).

Kesimpulan

Contoh SPMT PPPK 2026 adalah dokumen krusial yang menentukan kelancaran proses NI PPPK dan penerbitan SK pengangkatan. Dengan mengikuti format resmi, mengisi data valid, menggunakan materai, dan mengupload tepat waktu, Anda bisa menghindari revisi yang memakan waktu.

Persiapkan SPMT sejak pengumuman kelulusan, baca panduan instansi dengan teliti, dan simpan salinan untuk arsip. SPMT bukan hanya formalitas, tapi komitmen nyata sebagai PPPK. Selamat kepada yang lulus seleksi PPPK 2026—semoga proses pemberkasan lancar dan segera menerima SK pengangkatan!

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *