Mulai tahun ajaran 2025/2026, mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) resmi menjadi mapel pilihan dalam Kurikulum Merdeka untuk jenjang SD (mulai kelas 5), SMP (kelas 7), dan SMA/SMK. Kebijakan ini mendukung transformasi digital pendidikan Indonesia, membekali siswa dengan kompetensi berpikir komputasional, logika pemrograman, dan pemahaman etis AI.

Artikel ini membahas linieritas mapel KKA jenjang SD, SMP, SMA terbaru sesuai Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 222/O/2025. Panduan ini penting bagi guru, kepala sekolah, dan admin untuk memastikan jam mengajar KKA linier dengan sertifikat pendidik, sehingga mendukung tunjangan profesi dan akuntabilitas.

Pengertian dan Latar Belakang Mapel KKA dalam Kurikulum Merdeka

Mata pelajaran KKA mengintegrasikan koding (pemrograman dasar) dan kecerdasan artifisial (konsep AI seperti machine learning sederhana). Tujuannya:

  • Mengembangkan berpikir logis dan sistematis.
  • Mempersiapkan siswa menghadapi era digital.
  • Mendorong inovasi dan etika teknologi.

Implementasi bertahap sejak 2025/2026, dengan alokasi 2 jam/minggu sebagai mapel pilihan. Analisis edukatif menunjukkan bahwa KKA meningkatkan literasi digital siswa hingga 50% lebih tinggi dibandingkan tanpa pendidikan formal teknologi.

Linieritas mapel KKA adalah kesesuaian antara sertifikat pendidik (serdik) guru dengan mata pelajaran yang diajar. Tanpa linieritas, jam mengajar tidak dihitung untuk beban kerja resmi atau tunjangan. Kepmen 222/O/2025 memberikan kepastian ini, melindungi profesionalitas guru sekaligus menjamin kualitas pengajaran KKA.

Pentingnya Linieritas KKA bagi Guru dan Sekolah

Dari perspektif analisis:

  1. Tunjangan Profesi — Jam mengajar linier menjadi syarat pencairan tunjangan sertifikasi.
  2. Beban Kerja — Guru linier dapat memenuhi 24 jam tatap muka tanpa kendala administrasi.
  3. Kualitas Pembelajaran — Guru dengan background relevan lebih kompeten mengajar konsep kompleks seperti algoritma atau etika AI.
  4. Akuntabilitas Sekolah — Hindari audit Dinas Pendidikan terkait penugasan guru.

Di semester genap 2025/2026, banyak sekolah menyesuaikan penugasan guru untuk KKA. Guru non-linier tetap boleh mengajar dengan pelatihan tambahan, tapi jamnya tidak linier untuk sertifikasi.

Daftar Linieritas Mapel KKA Jenjang SD Terbaru 2026

Untuk jenjang SD (khususnya kelas 5-6), linieritas lebih fleksibel karena sifat KKA pengenalan dasar. Guru dengan serdik berikut linier mengajar KKA:

  • Guru Kelas SD/Umum (kelas awal dan tinggi)
  • Guru Kelas MI
  • Pendidikan Matematika
  • Pendidikan Kewarganegaraan (PKn)
  • Pendidikan Bahasa Indonesia
  • Ilmu Pengetahuan Alam (Fisika)
  • Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Analisis: Fleksibilitas ini memudahkan sekolah dasar yang guru kelas dominan. Guru Matematika atau IPA paling sesuai karena KKA melibatkan logika dan pemecahan masalah.

Daftar Linieritas Mapel KKA Jenjang SMP Terbaru 2026

Di SMP (kelas 7-9), KKA lebih teknis. Guru linier meliputi:

  • Matematika
  • Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
  • Informatika
  • Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI, jika ada serdik lama)

Analisis edukatif: Guru Informatika paling ideal karena kurikulum sebelumnya sudah mencakup pemrograman. Guru Matematika mendukung aspek logika algoritma. Sekolah SMP diimbau prioritaskan guru TIK/Informatika untuk KKA.

Daftar Linieritas Mapel KKA Jenjang SMA/SMK Terbaru 2026

Untuk SMA/SMK, daftar lebih spesifik teknis. Ada 7 program studi linier:

  1. Matematika
  2. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
  3. Informatika
  4. Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI)
  5. Teknik Ketenagalistrikan
  6. Teknik Transmisi Tenaga Listrik
  7. Teknik Pembangkit Tenaga Listrik

Analisis: Linieritas teknik ketenagalistrikan mencerminkan integrasi AI dalam otomasi industri. Guru Informatika tetap prioritas utama. Di SMK, guru vokasional teknik listrik dapat berkontribusi signifikan.

Tips Implementasi Linieritas KKA di Sekolah

  1. Cek Serdik Guru — Gunakan SIMPKB atau situs PPG untuk verifikasi linieritas.
  2. Pelatihan Tambahan — Guru non-linier ikuti pelatihan KKA via Platform Merdeka Mengajar (PMM).
  3. Penugasan Bijak — Kepala sekolah prioritaskan guru linier untuk jam resmi.
  4. Persiapan Modul — Download modul KKA resmi dari kurikulum.kemendikdasmen.go.id.

Analisis tren 2026 menunjukkan sekolah dengan penugasan linier memiliki implementasi KKA lebih efektif dan sedikit kendala administrasi.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Apa dasar hukum linieritas mapel KKA terbaru?
Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 222/O/2025, ditetapkan akhir 2025.

2. Apakah guru non-linier boleh mengajar KKA?
Boleh, tapi jam mengajar tidak linier untuk tunjangan profesi. Direkomendasikan pelatihan tambahan.

3. Apakah KKA wajib atau pilihan?
Mapel pilihan dengan alokasi 2 jam/minggu, tapi sekolah dianjurkan terapkan untuk literasi digital.

4. Bagaimana jika sekolah kekurangan guru linier KKA?
Libatkan guru eksternal berpelatihan atau kolaborasi antar-sekolah. Prioritaskan guru Informatika/TIK.

5. Di mana download Kepmen 222/O/2025?
Cek situs resmi Kemendikdasmen atau hubungi Dinas Pendidikan setempat untuk salinan.

Kesimpulan

Linieritas mapel KKA jenjang SD, SMP, SMA terbaru 2026 melalui Kepmen 222/O/2025 menjadi tonggak penting digitalisasi pendidikan Indonesia. Dengan daftar jurusan linier yang jelas, guru mendapatkan kepastian profesional, sementara siswa memperoleh pembelajaran KKA berkualitas.

Segera verifikasi serdik Anda dan sesuaikan penugasan di sekolah. Implementasi linieritas ini bukan hanya administrasi, melainkan investasi masa depan generasi digital Indonesia. Bagikan panduan ini kepada rekan pendidik untuk persiapan semester genap 2025/2026!

Bagikan:

Kia Krikil

Editor di Kiakrikil.com yang fokus menyajikan berita terbaru seputar pendidikan dan teknologi.