Tes Kemampuan Akademik (TKA) SD 2026 merupakan inisiatif terbaru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mengukur kemampuan akademik siswa kelas 6 SD/MI/sederajat secara standar nasional. Tes ini terintegrasi dengan asesmen nasional, bukan sebagai penentu kelulusan, melainkan untuk mapping kompetensi siswa dan bahan evaluasi satuan pendidikan.

Dengan alur pendaftaran TKA SD 2026 yang dimulai tepat pada 19 Januari 2026, orang tua dan operator sekolah perlu memahami proses ini secara mendetail agar tidak ada kendala. Artikel ini menyajikan panduan lengkap, edukatif, dan analisis mengenai mekanisme TKA SD, berdasarkan pedoman resmi Kemendikdasmen.

Apa Itu TKA SD dan Mengapa Penting Diikuti?

TKA SD adalah tes berbasis komputer atau semi-daring yang mengukur literasi, numerasi, dan karakter siswa jenjang Sekolah Dasar. Berbeda dengan ujian kelulusan tradisional, TKA 2026:

  • Tidak menentukan kelulusan siswa.
  • Memberikan data objektif bagi sekolah untuk perbaikan pembelajaran.
  • Membantu orang tua memahami potensi anak sebelum melanjutkan ke SMP.
  • Menjadi bagian dari transformasi asesmen nasional yang lebih holistik.

Partisipasi tinggi dalam pendaftaran TKA SD 2026 akan mendukung pemerintah dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih baik, sekaligus memberikan benchmark nasional bagi setiap siswa. Baca juga Contoh SK Panitia TKA SD, SMP, SMA, SMK Format Word Tahun 2026: Panduan Lengkap

Jadwal Resmi TKA SD 2026

Berikut jadwal lengkap TKA SD 2026 yang telah ditetapkan Kemendikdasmen:

  • Pendaftaran Peserta: 19 Januari – 28 Februari 2026
  • Simulasi TKA SD: 2 – 8 Maret 2026
  • Gladi Bersih (Opsional): Menyesuaikan satuan pendidikan
  • Pelaksanaan Utama TKA SD: 20 – 30 April 2026
  • Pelaksanaan Susulan: 11 – 17 Mei 2026
  • Pengolahan dan Pengumuman Hasil: Mei – Juni 2026

Jadwal ini bersifat nasional dan wajib diikuti semua SD/MI negeri maupun swasta.

Syarat Mengikuti TKA SD 2026

Siswa yang berhak mengikuti tes kemampuan akademik SD 2026 adalah:

  • Siswa kelas 6 SD/MI/sederajat pada tahun ajaran 2025/2026.
  • Siswa program Paket A atau bentuk lain yang sederajat.
  • Siswa yang aktif terdaftar di Dapodik.

Tidak ada batasan nilai rapor; semua siswa wajib didaftarkan oleh sekolah.

Langkah-Langkah Alur Pendaftaran TKA SD 2026

Proses cara daftar TKA SD 2026 dilakukan secara terpusat melalui sekolah. Berikut panduan berurutan:

1. Persiapan Dokumen oleh Siswa/Orang Tua

  • Siapkan pas foto digital terbaru (maksimal 6 bulan terakhir, format JPG, ukuran sesuai ketentuan).
  • Isi dan tandatangani Surat Pernyataan Keikutsertaan TKA (formulir disediakan sekolah).
  • Serahkan dokumen tersebut ke wali kelas atau operator sekolah sebelum batas waktu internal sekolah.

2. Pendaftaran oleh Operator Sekolah

  • Operator sekolah login ke portal resmi tka.kemendikdasmen.go.id.
  • Input data siswa kelas 6 secara massal atau individu berdasarkan data Dapodik.
  • Upload pas foto dan dokumen pendukung.
  • Sistem akan menerbitkan DNS (Data Nomor Siswa) dan kartu peserta sementara.
  • Sekolah menyerahkan surat pernyataan yang telah ditandatangani orang tua kembali ke siswa sebagai bukti.

3. Verifikasi dan Cetak Kartu Peserta

  • Setelah pendaftaran diverifikasi server pusat, kartu peserta TKA dapat diunduh.
  • Sekolah mencetak dan membagikan kartu peserta kepada siswa.
  • Siswa wajib membawa kartu ini saat simulasi maupun ujian utama.

4. Mengikuti Simulasi TKA SD

  • Simulasi digelar 2–8 Maret 2026.
  • Siswa berlatih soal secara daring melalui portal pusmendik.kemdikbud.go.id (gratis dan dapat diakses mandiri).
  • Tujuan simulasi: membiasakan siswa dengan format soal, antarmuka komputer, dan manajemen waktu.

5. Pelaksanaan Ujian TKA SD

  • Ujian utama: 20–30 April 2026.
  • Materi: Literasi Bahasa Indonesia, Matematika (Numerasi), dan Survei Karakter.
  • Format: Berbasis komputer (CBT) di sekolah atau fasilitas yang ditunjuk.
  • Durasi dan jumlah soal menyesuaikan pedoman resmi.

Kesalahan Umum dan Tips Menghindarinya

Beberapa kendala yang sering muncul dalam alur pendaftaran TKA SD:

  • Dokumen tidak lengkap: Pastikan pas foto sesuai spesifikasi dan surat pernyataan ditandatangani.
  • Keterlambatan pendaftaran: Sekolah harus proaktif; orang tua ingatkan wali kelas.
  • Masalah teknis portal: Gunakan browser terbaru dan koneksi stabil; hubungi helpdesk jika error.
  • Siswa tidak terdaftar di Dapodik: Perbaiki data pokok siswa jauh-jauh hari.

Tips edukatif:

  • Orang tua dampingi anak latihan simulasi di rumah.
  • Guru lakukan try-out internal untuk membangun rasa percaya diri siswa.

Analisis: Dampak TKA SD terhadap Pendidikan Dasar

Implementasi TKA 2026 mencerminkan pergeseran paradigma dari ujian berbasis hafalan menuju asesmen kompetensi. Data hasil TKA akan:

  • Membantu sekolah fokus pada area lemah siswa.
  • Memberikan gambaran nasional tentang kualitas pendidikan dasar.
  • Mendukung program Merdeka Belajar dengan data empirik.

Bagi orang tua, hasil TKA menjadi acuan dalam memilih jenjang lanjutan atau bimbingan tambahan.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Apakah TKA SD 2026 wajib diikuti?
Ya, semua siswa kelas 6 SD/MI/sederajat wajib didaftarkan oleh sekolah sesuai regulasi Kemendikdasmen.

2. Apakah TKA menentukan kelulusan SD?
Tidak. TKA hanya untuk pengukuran kompetensi dan tidak memengaruhi kelulusan.

3. Bagaimana jika siswa tidak punya komputer di rumah untuk simulasi?
Simulasi dapat dilakukan di sekolah atau warnet; portal juga menyediakan versi offline terbatas.

4. Di mana melihat contoh soal TKA SD?
Akses gratis di laman pusmendik.kemdikbud.go.id atau portal simulasi resmi.

5. Apa yang harus dilakukan jika kartu peserta hilang?
Hubungi operator sekolah untuk cetak ulang dari sistem.

6. Apakah ada biaya untuk TKA SD 2026?
Tidak ada biaya; seluruhnya ditanggung pemerintah.

Kesimpulan

Alur pendaftaran TKA SD 2026 yang dimulai hari ini (19 Januari 2026) menandai langkah penting dalam peningkatan kualitas pendidikan dasar Indonesia. Dengan mengikuti panduan cara daftar TKA SD di atas secara teliti, operator sekolah dapat memastikan seluruh siswa terdaftar tepat waktu, sementara orang tua dapat mendampingi anak mempersiapkan diri dengan optimal.

TKA bukan beban, melainkan kesempatan untuk mengukur dan meningkatkan potensi anak. Segera koordinasikan dengan sekolah Anda dan manfaatkan periode simulasi sebaik-baiknya. Mari dukung generasi emas Indonesia melalui pendidikan yang lebih berkualitas.

Bagikan:

Kia Krikil

Editor di Kiakrikil.com yang fokus menyajikan berita terbaru seputar pendidikan dan teknologi.