- Apa Itu RKAS dan Bedanya dengan ARKAS
- Dasar Regulasi Penyusunan RKAS BOS 2026
- Komponen Wajib dalam Format Excel RKAS
- Struktur Kolom yang Disarankan per Sheet
- Langkah Menyusun RKAS BOS 2026 di Excel
- Kaitan RKAS dengan Pengelolaan Aset dan Sarana Prasarana
- Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari
- Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Apakah RKAS dalam format Excel masih sah digunakan di tahun 2026?
- Apa beda komponen BOS reguler, kinerja, dan afirmasi dalam RKAS?
- Berapa batas maksimal alokasi honor dalam RKAS BOS 2026?
- Apakah sisa dana BOSP tahun sebelumnya harus dicatat dalam RKAS?
- Bagaimana cara memastikan format Excel RKAS mudah disinkronkan ke ARKAS?
- Kesimpulan
Menyusun RKAS BOS 2026 dalam format Excel masih jadi kebiasaan banyak operator dan bendahara sekolah, meski pelaporan resminya kini terpusat lewat aplikasi ARKAS. Excel tetap berperan penting sebagai alat kerja awal—tempat menghitung, menyusun draf rencana kegiatan dan anggaran, sebelum datanya dipindahkan atau disinkronkan ke sistem digital pemerintah.
Artikel ini menyajikan panduan informatif, analisis komponen, serta penjelasan edukatif tentang cara menyusun RKAS (Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah) dana BOS tahun 2026 dalam format Excel, lengkap dengan struktur sheet yang direkomendasikan dan ketentuan terbaru berdasarkan Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2026. Cocok dibaca operator sekolah, bendahara BOS, kepala sekolah, maupun pengawas yang ingin memahami alur perencanaan anggaran satuan pendidikan secara lebih menyeluruh.
Apa Itu RKAS dan Bedanya dengan ARKAS
RKAS adalah dokumen perencanaan yang memuat seluruh rencana kegiatan dan anggaran satuan pendidikan selama satu tahun anggaran, termasuk sumber dana (Dana BOSP, BOP, atau sumber lain) dan rincian penggunaannya per komponen kegiatan. RKAS menjadi dasar bagi sekolah dalam membelanjakan dana secara terencana, bukan sekadar mengeluarkan biaya secara reaktif sepanjang tahun.
ARKAS (Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah) adalah sistem digital resmi yang digunakan untuk menginput, memvalidasi, dan melaporkan RKAS tersebut kepada pemerintah daerah dan pusat. Dengan kata lain, RKAS adalah dokumen atau rencananya, sementara ARKAS adalah alat atau sistem yang digunakan untuk mengelola dan menatausahakan rencana tersebut secara resmi. Banyak sekolah tetap menyusun draf RKAS dalam Excel terlebih dahulu sebelum menginputnya ke ARKAS, karena Excel lebih fleksibel untuk simulasi dan revisi cepat sebelum data dikunci di sistem.
Permendikdasmen 8/2026
Dasar hukum Juknis Pengelolaan Dana BOSP tahun anggaran 2026Min. 10%
Alokasi pengadaan buku dari total pagu Dana BOS/BOP Kesetaraan regulerMaks. 20–40%
Batas komponen honor: 20% sekolah negeri, 40% sekolah swastaDasar Regulasi Penyusunan RKAS BOS 2026
Penyusunan RKAS BOS 2026 mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 8 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (Juknis BOSP), yang menggantikan ketentuan tahun sebelumnya. Regulasi ini membagi Dana BOSP menjadi tiga jenis utama—BOP PAUD, BOS, dan BOP Kesetaraan—yang masing-masing terdiri dari skema reguler, kinerja, dan afirmasi.
Salah satu ketentuan penting yang wajib diperhatikan saat menyusun RKAS adalah alokasi minimal untuk pengembangan perpustakaan dan pengadaan buku, serta batas maksimal komponen pembayaran honor. Melanggar ketentuan ini berisiko membuat RKAS ditolak saat validasi atau bahkan berdampak pada penundaan penyaluran dana BOSP tahap berikutnya.
Komponen Wajib dalam Format Excel RKAS
Sebuah file Excel RKAS BOS yang baik umumnya disusun dalam beberapa sheet terpisah agar mudah dibaca, diaudit, dan disinkronkan ke ARKAS.
Sheet Sumber Dana
Rincian saldo awal, dana BOSP yang diterima, serta sumber pendanaan lain seperti komite atau APBD.
Sheet Rencana Kegiatan
Daftar kegiatan per komponen (kurikulum, kesiswaan, PTK, sarpras, pengelolaan sekolah) beserta target capaian.
Sheet RAB per Kegiatan
Rincian Anggaran Biaya: volume, satuan, harga satuan, dan total biaya tiap kegiatan.
Sheet Rekapitulasi
Ringkasan total anggaran per komponen dan verifikasi kesesuaian dengan batas minimal/maksimal regulasi.
Struktur Kolom yang Disarankan per Sheet
Agar file Excel RKAS mudah diverifikasi dan sinkron dengan ARKAS, berikut struktur kolom yang disarankan pada sheet Rencana Kegiatan dan RAB.
| Kolom | Keterangan |
|---|---|
| Kode Rekening | Kode standar sesuai komponen BOSP agar sinkron dengan kode di ARKAS |
| Nama Kegiatan | Deskripsi kegiatan, misalnya “Pengadaan Buku Bacaan Perpustakaan” |
| Volume & Satuan | Jumlah unit yang direncanakan, misalnya 100 eksemplar atau 12 bulan |
| Harga Satuan | Estimasi harga per unit berdasarkan referensi harga wajar atau katalog SIPLah |
| Total Anggaran | Hasil perkalian volume dan harga satuan, dihitung otomatis dengan rumus |
| Sumber Dana | Menandai apakah dibiayai dari BOS reguler, kinerja, afirmasi, atau sumber lain |
Gunakan rumus SUMIF atau PivotTable pada sheet Rekapitulasi untuk menjumlahkan total anggaran per komponen secara otomatis. Cara ini membantu mendeteksi lebih awal apabila alokasi honor atau pengadaan buku belum memenuhi batas minimal/maksimal yang ditetapkan Permendikdasmen 8/2026, sebelum data diinput ke ARKAS.
Langkah Menyusun RKAS BOS 2026 di Excel
- Hitung total pagu Dana BOSP — dasarkan pada data jumlah siswa dan satuan biaya per daerah sesuai penetapan pemerintah untuk tahun anggaran 2026.
- Identifikasi kebutuhan prioritas sekolah — libatkan guru, komite, dan kepala sekolah untuk menyusun daftar kegiatan yang benar-benar dibutuhkan, bukan sekadar menghabiskan anggaran.
- Susun RAB per kegiatan — rinci volume, satuan, dan harga satuan berdasarkan referensi harga wajar agar tidak dianggap mark-up saat audit.
- Verifikasi batas komponen wajib — pastikan alokasi buku dan honor sesuai ambang batas sebelum RKAS dianggap final.
- Sinkronkan ke ARKAS — setelah draf Excel disepakati, input data ke ARKAS untuk proses validasi dan penatausahaan resmi.
Setelah RKAS diinput ke ARKAS, tahap selanjutnya adalah pencatatan realisasi belanja dan perpajakan setiap transaksi. Panduan cara input pajak di aplikasi ARKAS 2026 bisa menjadi referensi lanjutan bagi bendahara sekolah agar pelaporan pajak SSPD dan Buku Kas Umum tetap akurat sepanjang tahun anggaran.
Kaitan RKAS dengan Pengelolaan Aset dan Sarana Prasarana
Komponen belanja sarana prasarana dalam RKAS, seperti pengadaan perlengkapan atau perbaikan fasilitas, perlu tercatat konsisten dengan data inventaris sekolah agar tidak terjadi selisih antara anggaran yang direncanakan dan aset yang benar-benar tercatat. Sekolah yang ingin merapikan pencatatan aset sebagai pelengkap RKAS bisa memanfaatkan template Excel daftar inventaris barang sekolah 2026 sebagai dokumen pendukung saat audit dan verifikasi dinas pendidikan.
Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari
Beberapa kesalahan yang sering ditemui dalam penyusunan RKAS BOS di Excel antara lain kode rekening yang tidak sesuai standar sehingga sulit disinkronkan ke ARKAS, alokasi honor yang melebihi batas maksimal 20% (negeri) atau 40% (swasta), serta lupa mengalokasikan minimal 10% untuk pengadaan buku pada komponen pengembangan perpustakaan.
Kesalahan lain yang cukup umum adalah menyusun RAB dengan harga satuan yang tidak realistis dibanding harga pasar atau referensi SIPLah, yang berpotensi menimbulkan temuan saat audit internal maupun eksternal oleh inspektorat dan dinas pendidikan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apakah RKAS dalam format Excel masih sah digunakan di tahun 2026?
Excel tetap sah digunakan sebagai alat kerja penyusunan draf RKAS, namun pelaporan resmi akhir tetap wajib diinput dan divalidasi melalui aplikasi ARKAS sesuai ketentuan Permendikdasmen 8/2026.
Apa beda komponen BOS reguler, kinerja, dan afirmasi dalam RKAS?
BOS reguler dihitung berdasarkan jumlah siswa dan satuan biaya daerah, sedangkan BOS kinerja dan afirmasi besarannya ditetapkan langsung oleh Menteri setiap tahun anggaran berdasarkan kriteria tertentu, sehingga perlu dicatat terpisah dalam sheet sumber dana RKAS.
Berapa batas maksimal alokasi honor dalam RKAS BOS 2026?
Berdasarkan Juknis BOSP 2026, komponen pembayaran honor maksimal 20% dari total pagu untuk sekolah negeri dan 40% untuk sekolah swasta, dihitung dari total alokasi dana BOSP dalam satu tahun anggaran.
Apakah sisa dana BOSP tahun sebelumnya harus dicatat dalam RKAS?
Ya, sisa Dana BOSP tahun anggaran sebelumnya wajib dicatatkan dalam RKAS sebagai saldo awal, kemudian divalidasi pemerintah daerah sebelum diperhitungkan dalam penyaluran dana BOSP tahun berikutnya.
Bagaimana cara memastikan format Excel RKAS mudah disinkronkan ke ARKAS?
Gunakan kode rekening dan struktur kolom yang sesuai standar komponen BOSP resmi, hindari penggabungan sel yang rumit, dan pastikan setiap baris kegiatan memiliki satu baris data yang konsisten agar proses input ke ARKAS tidak memerlukan penyesuaian ulang.
Kesimpulan
Menyusun RKAS BOS 2026 dalam format Excel tetap menjadi langkah awal yang praktis sebelum data diinput resmi ke ARKAS, asalkan strukturnya konsisten dengan komponen dan ketentuan Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2026. Sheet sumber dana, rencana kegiatan, RAB per kegiatan, dan rekapitulasi yang tersusun rapi membantu operator dan bendahara sekolah mendeteksi lebih awal apabila alokasi anggaran belum memenuhi batas minimal atau maksimal yang diatur regulasi.
Pada akhirnya, kualitas RKAS bukan diukur dari serapan anggaran semata, melainkan dari sejauh mana rencana kegiatan dan anggaran tersebut benar-benar menjawab kebutuhan riil peningkatan mutu pembelajaran di satuan pendidikan.





