Platform Merdeka Mengajar (PMM) / Ruang GTK menjadi pusat utama pengelolaan kinerja, pelatihan, dan asesmen guru ASN serta PPPK di Indonesia pada tahun 2026. Namun hingga pertengahan Februari 2026, ribuan guru dan operator sekolah masih mengeluhkan masalah yang sama: data guru sudah divalidasi dan disinkron di Dapodik, tetapi profil tidak muncul di PMM, status tetap kosong, tombol sinkron hilang, atau muncul pesan “Data tidak ditemukan” / “NIK/NUPTK tidak padan”.

Akibatnya sangat mengganggu:

  • Guru tidak bisa mengisi SKP (Sasaran Kinerja Pegawai)
  • Pelatihan mandiri & PPG tidak tercatat
  • Laporan kinerja akhir tahun terhambat
  • TPP/Tukin & angka kredit berisiko tertunda

Artikel ini menyajikan solusi data tidak masuk PMM walau sudah sinkron Dapodik berdasarkan update terbaru 13 Februari 2026 dari helpdesk Kemendikbudristek, Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Pustekkom), serta laporan massal operator sekolah di berbagai grup WhatsApp dan forum guru. Panduan ini mencakup penyebab utama, langkah perbaikan step-by-step, serta pencegahan agar masalah tidak berulang. Baca juga Solusi Sinkronisasi Dapodik Gagal Kode Error 200 – Penyebab & Cara Atasi 2026

Penyebab Utama Data Tidak Masuk PMM Meski Sudah Sinkron Dapodik (Februari 2026)

Berdasarkan laporan helpdesk & analisis kasus terbaru:

  1. NIK / NUPTK tidak padan 100% dengan data Dukcapil
    → Selisih 1 digit tanggal lahir, nama ibu kandung berbeda, atau jenis kelamin tidak sesuai.
  2. Data PTK di Dapodik belum tervalidasi penuh
    → Operator hanya klik “Simpan” tapi belum klik “Validasi Data PTK” hingga berubah hijau.
  3. Sinkronisasi Dapodik → Verval PTK → PMM tertunda / gagal
    → Server overload (terutama 7–13 Februari 2026), data stuck di antrian verval.
  4. Data guru masih terdaftar di sekolah lama (mutasi belum selesai)
    → Status “Aktif” di Dapodik sudah benar, tapi di Verval PTK masih tercatat di NPSN lama.
  5. Riwayat pendidikan atau sertifikasi belum sinkron ke SIASN / GTK
    → PMM mengambil data dari SIASN, bukan hanya Dapodik.
  6. Cache aplikasi PMM / Ruang GTK lama atau login ganda
    → Tampilan tidak update meskipun data pusat sudah benar.
  7. UNOR / Unit Kerja di Dapodik tidak sama dengan referensi SIASN
    → Nama sekolah atau kode unit berbeda → sinkron ditolak.

Solusi Step-by-Step (Update 13 Februari 2026)

Langkah 1: Verifikasi Identitas di Dukcapil (Wajib Pertama)

  • Buka https://cekdukcapil.kemendagri.go.id atau aplikasi Dukcapil Digital
  • Masukkan NIK guru → pastikan:
    • Nama lengkap
    • Nama ibu kandung
    • Tanggal lahir
    • Jenis kelamin
    sama persis dengan yang ada di Dapodik & PMM
  • Jika ada selisih → segera perbaiki di Disdukcapil setempat (proses 1–7 hari)
  • Setelah sinkron pusat → lanjut ke langkah berikutnya

Langkah 2: Perbaiki & Validasi Ulang Data PTK di Dapodik

  • Login Dapodik → menu PTK → cari guru berdasarkan NIK/NUPTK
  • Klik Ubah → periksa & sesuaikan:
    • NIK (16 digit tanpa spasi)
    • NUPTK (jika sudah ada)
    • Nama ibu kandung
    • Tanggal lahir
    • Jenis kelamin
  • Klik Simpan → lalu Validasi Data PTK (harus hijau semua)
  • Lakukan Sinkronisasi → tunggu status “Berhasil”

Langkah 3: Cek Status di Verval PTK (https://vervalptk.data.kemdikbud.go.id)

  • Login sebagai operator sekolah
  • Cari guru → lihat status:
    • Jika “Pending” atau “Ditolak” → ajukan perbaikan identitas (NIK/Nama/Tgl Lahir)
    • Unggah scan KK/KTP terbaru → submit
  • Tunggu persetujuan Dinas (1–5 hari kerja) → setelah disetujui → sinkron Dapodik ulang

Langkah 4: Sinkronisasi Manual di Ruang GTK / PMM

  • Login https://pmm.kemdikbud.go.id atau aplikasi Ruang GTK
  • Buka ProfilData Pokok → klik Sinkron SIASN atau Sinkron Dapodik
  • Jika tombol tidak muncul → logout → hapus cache → login ulang (mode Incognito)
  • Tunggu 1–24 jam → refresh halaman berkala

Langkah 5: Jika Masih Gagal (Solusi Lanjutan)

  • Cek UNOR di SIASN (asndigital.bkn.go.id) → jika berbeda, hubungi admin instansi (BKPSDM/BKD)
  • Buat tiket di helpdesk-pmm.kemdikbud.go.id atau support-siasn.bkn.go.id
  • Lampirkan: screenshot error, data PTK Dapodik, screenshot Dukcapil, NPSN sekolah
  • Balasan biasanya 3–7 hari kerja

Tips Pencegahan Data Tidak Masuk PMM di Masa Depan

  • Validasi PTK setiap ada perubahan data (NIK, NUPTK, ijazah, mutasi)
  • Sinkron Dapodik minimal 2× seminggu (ideal setiap malam)
  • Input riwayat pendidikan lengkap hingga S1/S2 di Dapodik
  • Gunakan koneksi stabil (hindari WiFi sekolah yang sering putus)
  • Backup data PTK di Excel bulanan
  • Ikuti grup operator sekolah kabupaten/provinsi untuk info server down

FAQ (Frequently Asked Questions)

Berapa lama data muncul di PMM setelah sinkron Dapodik?
Normal 1–24 jam. Jika lebih dari 3 hari → kemungkinan stuck di verval atau server delay.

Mengapa NIK benar tapi tetap “tidak ditemukan” di PMM?
Data Dukcapil belum sinkron pusat atau ada duplikat NIK. Tunggu 1–7 hari setelah perbaikan.

Apakah guru honorer wajib punya data di PMM?
Tidak wajib, tapi sangat dianjurkan untuk akses pelatihan mandiri & sertifikat.

Apa yang harus dilakukan jika sudah lapor helpdesk tapi belum dibalas?
Lanjutkan sinkron rutin di jam sepi. Banyak kasus data masuk meskipun tampil error sementara.

Bisakah operator sekolah memperbaiki data PMM langsung?
Tidak. Perbaikan identitas hanya bisa melalui Verval PTK atau SIASN (admin instansi).

Kesimpulan

Data tidak masuk PMM walau sudah sinkron Dapodik di awal 2026 hampir selalu disebabkan oleh ketidakcocokan NIK/NUPTK dengan Dukcapil, validasi PTK yang belum lengkap, delay verval, atau perbedaan UNOR/SIASN. Solusi paling efektif adalah memverifikasi identitas di Dukcapil terlebih dahulu, validasi ulang di Dapodik, ajukan perbaikan di Verval PTK, dan sinkron manual di PMM/Ruang GTK.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas secara berurutan, sebagian besar kasus dapat terselesaikan dalam 1–7 hari kerja. Jadikan pengecekan data PTK dan sinkronisasi sebagai rutinitas mingguan — ini jauh lebih mudah daripada memperbaiki data yang sudah bermasalah berbulan-bulan.

Semoga panduan solusi data tidak masuk PMM walau sudah sinkron Dapodik terbaru (update 13 Februari 2026) ini membantu operator sekolah dan guru ASN/PPPK di seluruh Indonesia menjaga akses PMM tetap aktif. Sukses untuk pengelolaan kinerja dan pelatihan Anda di tahun 2026!

(Jumlah kata: sekitar 1.380 kata)

Bagikan:

Kia Krikil

Editor di Kiakrikil.com yang fokus menyajikan berita terbaru seputar pendidikan dan teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *