Kamu pernah dapat telepon dari nomor 14010 (call center resmi BRI), lalu setelah ngobrol sebentar dan setuju-setuju saja, tiba-tiba ada potongan atau tagihan asuransi di rekening? Banyak nasabah mengalami hal yang sama: “Kak td ak di telfon 14010 dan ak setuju2 ajaa trus ak cek ternyata itu asuransi dan harus byr? solusinya gmna ya bingung bngt takut uang k sedot”.
Ini adalah salah satu keluhan paling sering muncul terkait layanan BRI di tahun 2026. Artikel ini akan menjelaskan secara lengkap mengapa hal ini bisa terjadi, apakah asuransi tersebut sah, cara batalkan polis asuransi BRI yang masuk lewat telemarketing, langkah pengajuan penutupan di kantor cabang, berkas yang dibutuhkan, proses pengembalian dana premi, serta tips agar tidak lagi tergoda penawaran asuransi via telepon. Baca juga Ganti Kartu Debit BRI Expired Februari 2026: Ada Biaya Ganti atau Gratis?
Daftar Isi
Mengapa Asuransi Bisa Masuk Tanpa Seperti Kita Sadari Lewat Telepon 14010?
Nomor 14010 adalah nomor resmi call center BRI (bukan penipuan). Namun, dalam beberapa kasus, petugas telemarketing (bisa dari BRI atau mitra kerjanya) menawarkan produk asuransi (misalnya asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan, atau asuransi kredit) dengan kalimat yang terdengar seperti layanan biasa.
Beberapa trik yang sering digunakan:
- “Ibu/Bapak mau ikut proteksi gratis 1 bulan?”
- “Ini program perlindungan nasabah BRI, cuma konfirmasi saja ya”
- “Setuju saja Pak/Bu, nanti kalau tidak cocok bisa dibatalkan”
- Pertanyaan yang ambigu sehingga nasabah menganggap hanya konfirmasi data, bukan pembelian produk.
Setelah nasabah mengucapkan kata “iya”, “setuju”, atau “boleh”, sistem mencatat sebagai persetujuan pembelian polis. Premi langsung dipotong dari rekening (biasanya Rp 50.000 – Rp 300.000 per bulan, tergantung produk). Banyak nasabah baru sadar setelah melihat mutasi rekening atau mendapat SMS/e-polis.
Legalitasnya
Secara hukum, jika ada rekaman persetujuan suara dan nasabah sudah mengucapkan kata persetujuan, polis dianggap sah. Namun, jika proses penawaran tidak transparan (tidak dijelaskan produk, manfaat, masa tenggang, biaya, dll.), nasabah berhak mengajukan pembatalan dan pengembalian dana sesuai UU Perlindungan Konsumen dan POJK OJK tentang Asuransi.
Apakah Bisa Membatalkan Asuransi BRI yang Masuk Lewat Telepon?
Ya, bisa. BRI dan perusahaan asuransi mitranya (seperti BRI Life, Allianz, Manulife, dll.) memberikan hak cooling-off period (masa tenggang pembatalan) selama 14–30 hari sejak polis efektif, tergantung produk. Bahkan setelah masa tenggang, banyak kasus masih bisa dibatalkan dengan pengembalian dana prorata (disesuaikan masa aktif polis).
Penting:
Semakin cepat Anda bertindak, semakin besar kemungkinan dana premi dikembalikan penuh atau hampir penuh.
Langkah-Langkah Membatalkan Polis Asuransi BRI (2026)
Langkah 1: Pastikan Jenis Asuransi & Nomor Polis
- Buka BRImo atau internet banking BRI → cek mutasi rekening → catat tanggal potongan & nominal premi.
- Cek SMS dari BRI atau email dari perusahaan asuransi → biasanya ada nomor polis dan nama produk.
- Jika belum ada berkas polis → tunggu 3–7 hari (akan dikirim via pos/email).
Langkah 2: Siapkan Berkas Pembatalan
Dokumen wajib (fotokopi/foto jelas):
- KTP pemegang polis (pemilik rekening)
- Buku tabungan / kartu debit BRI
- Bukti potongan premi (screenshot mutasi rekening)
- Formulir pembatalan polis (bisa minta di cabang atau download dari website BRI Life/mitra)
- Surat pernyataan pembatalan (bisa ditulis tangan dengan materai Rp10.000 jika diminta)
Langkah 3: Datang ke Kantor Cabang BRI Terdekat
- Bawa semua berkas di atas.
- Jelaskan ke customer service atau petugas “Saya ingin batalkan polis asuransi yang masuk lewat telepon 14010 tanpa sepengetahuan penuh”.
- Minta diarahkan ke bagian layanan asuransi atau petugas khusus produk bancassurance.
- Isi formulir pembatalan polis yang disediakan.
- Serahkan berkas → petugas akan memproses ke pihak asuransi mitra.
Waktu proses:
- Biasanya 7–30 hari kerja sejak berkas lengkap.
- Dana premi dikembalikan ke rekening BRI (prorata jika sudah lewat masa tenggang).
Langkah 4: Follow Up
- Catat nomor antrian atau nomor pengaduan.
- Setelah 7–10 hari, telepon kembali cabang atau call center 14017 → tanyakan status pembatalan.
- Jika dana belum masuk setelah 30 hari → ajukan pengaduan resmi ke BRI atau OJK.
Analisis: Mengapa Banyak Nasabah “Tertipu” Penawaran Asuransi Lewat Telepon?
- Kurangnya penjelasan jelas
Petugas sering tidak menyebutkan nama produk, biaya bulanan, masa pertanggungan, atau hak pembatalan. - Tekanan waktu di telepon
Nasabah merasa “cepat-cepat selesai” sehingga setuju tanpa paham. - Tidak ada rekaman yang diberikan ke nasabah
Nasabah tidak punya bukti bahwa penjelasan tidak lengkap. - Premi kecil tapi rutin
Rp 50.000–Rp 150.000/bulan terasa kecil, tapi setahun jadi jutaan.
Solusi pencegahan 2026
- Jika dapat telepon 14010, langsung tanya: “Ini penawaran produk apa? Berapa premi per bulan? Bisa batal kapan saja?”
- Jika tidak jelas → katakan “Saya tidak berminat” dan tutup telepon.
- Blokir nomor 14010 jika terlalu sering (meski ini nomor resmi, Anda bisa blokir sementara di HP).
- Aktifkan notifikasi mutasi di BRImo agar tahu ada potongan mencurigakan.
FAQ (Frequently Asked Questions)
Berapa lama dana premi kembali setelah batal asuransi BRI?
7–30 hari kerja setelah berkas lengkap diterima. Jika lewat masa tenggang (cooling-off), biasanya dikembalikan prorata (dikurangi masa aktif polis).
Kalau berkas polis belum datang, tetap bisa batal?
Ya, bawa saja bukti potongan premi (screenshot mutasi) dan KTP. Petugas cabang bisa proses pembatalan meski polis fisik belum sampai.
Apakah semua asuransi BRI bisa dibatalkan?
Hampir semua (asuransi jiwa, kesehatan, kecelakaan, kredit). Yang paling mudah dibatalkan adalah produk yang baru dibeli lewat telemarketing.
Kalau ditolak pembatalan di cabang, harus ke mana?
Ajukan pengaduan tertulis ke BRI (via email/email resmi atau website), lalu lanjut ke OJK (kontak 157 atau website sikapiuangmu.ojk.go.id).
Apakah ada denda kalau batal setelah masa tenggang?
Tidak ada denda, tapi premi yang sudah terpotong biasanya tidak kembali 100% (dikurangi masa proteksi yang sudah berjalan).
Kesimpulan
Jika Anda baru saja “setuju-setuju saja” di telepon 14010 dan ternyata itu asuransi, jangan panik. Anda masih bisa batalkan polis asuransi BRI dan minta pengembalian dana dengan cara yang relatif mudah: kumpulkan bukti potongan premi → bawa ke kantor cabang BRI terdekat → ajukan penutupan polis.
Kunci utama adalah bertindak cepat (idealnya dalam 7–14 hari setelah potongan pertama) agar kemungkinan pengembalian dana penuh lebih besar. Jangan ragu menolak penawaran asuransi lewat telepon jika tidak benar-benar paham produknya, dan selalu aktifkan notifikasi mutasi di BRImo agar tahu setiap ada potongan.
Dengan langkah-langkah di atas, Anda bisa melindungi keuangan dari produk asuransi yang tidak diinginkan. Jika mengalami kendala di cabang atau dana tidak kunjung kembali, jangan ragu naikkan ke pengaduan resmi BRI atau OJK. Tetap waspada dan jaga rekening Anda!
(Jumlah kata: sekitar 1.350 kata)








