Salah satu kesalahan paling mahal saat UTBK bukan salah konsep, melainkan salah membagi waktu. Peserta yang menghabiskan tiga menit untuk satu soal penalaran sering kehabisan waktu di soal-soal yang sebenarnya mudah. Karena itu, langkah pertama persiapan yang cerdas adalah mengenali jumlah soal dan durasi UTBK per subtes, lalu menerjemahkannya menjadi target waktu per soal.
Artikel ini merangkum rincian tujuh subtes UTBK-SNBT berdasarkan informasi yang dipublikasikan panitia SNPMB untuk siklus 2026 dan dikutip berbagai media pendidikan. Ketentuan tahun berikutnya bisa berubah, jadi gunakan angka di sini sebagai acuan latihan dan verifikasi ke portal resmi menjelang ujian.
Tabel Jumlah Soal dan Durasi Tiap Subtes
Berikut rincian per subtes untuk UTBK-SNBT 2026. Beberapa subtes memiliki rentang angka karena publikasi media berbeda pada detail tertentu (dijelaskan setelah tabel).
| Blok | Subtes | Jumlah soal | Durasi | Perkiraan waktu per soal |
|---|---|---|---|---|
| TPS | Penalaran Umum (PU) | 30 | 30 menit | ±1 menit |
| Pengetahuan dan Pemahaman Umum (PPU) | 20 | 15 menit | ±45 detik | |
| Pemahaman Bacaan dan Menulis (PBM) | 20 | 25 menit | ±75 detik | |
| Pengetahuan Kuantitatif (PK) | 15–20 | 20 menit | ±60–80 detik | |
| Literasi | Literasi Bahasa Indonesia | 30 | 42,5–45 menit | ±85–90 detik |
| Literasi Bahasa Inggris | 20 | 20–30 menit | ±60–90 detik | |
| Penalaran Matematika (PM) | 20 | 30–42,5 menit | ±90–130 detik |
Catatan: total durasi 195 menit dan komposisi tujuh subtes konsisten di berbagai sumber. Untuk Literasi Bahasa Indonesia, Literasi Bahasa Inggris, dan Penalaran Matematika, sumber yang berbeda memuat alokasi menit yang sedikit berlainan, sehingga rincian pastinya sebaiknya dicek di portal SNPMB.
Memahami Karakter Tiap Subtes
Angka saja belum cukup. Karakter tiap subtes menentukan cara menggunakan waktunya.
Blok Tes Potensi Skolastik (TPS)
- Penalaran Umum: 30 soal terbagi rata menjadi penalaran induktif, deduktif, dan kuantitatif (masing-masing 10 soal). Waktunya pas-pasan, sekitar satu menit per soal, sehingga soal yang macet perlu segera dilewati.
- Pengetahuan dan Pemahaman Umum: waktu paling singkat per soal. Soalnya menguji pemahaman bahasa dan wawasan umum, jadi keputusan harus cepat.
- Pemahaman Bacaan dan Menulis: berfokus pada ejaan, tata bahasa baku, dan kepaduan paragraf. Penguasaan kaidah kebahasaan membuat subtes ini bisa dikerjakan lebih cepat.
- Pengetahuan Kuantitatif: menguji logika angka, aljabar, dan matematika dasar. Ketelitian lebih penting daripada kecepatan mentah.
Blok Literasi
- Literasi Bahasa Indonesia: porsi soal terbesar (30 soal) dengan wacana panjang. Daya tahan membaca menjadi kunci.
- Literasi Bahasa Inggris: wacana berbahasa Inggris untuk memahami esensi bacaan dan menganalisis argumen.
- Penalaran Matematika: menekankan penerapan konsep hitungan pada masalah kontekstual seperti soal cerita atau grafik. Waktu per soal paling longgar, tetapi soalnya paling menuntut langkah berpikir.
Bagaimana Waktu Dihitung Saat Ujian
Menurut penjelasan panitia SNPMB, seluruh peserta mengerjakan subtes yang sama tetapi urutannya diacak di setiap tempat duduk. Artinya, Anda tidak bisa menebak subtes mana yang muncul pertama, dan teman di sebelah bisa berada di subtes berbeda. Sebelum tiap subtes dimulai, aplikasi ujian menampilkan hitung mundur beserta nama subtes, jumlah soal, dan durasinya. Panduan penggunaan aplikasinya tersedia di helpdesk UTBK SNPMB.
Praktisnya, latihlah diri untuk menganggap waktu tiap subtes berdiri sendiri. Jangan berharap “meminjam” sisa waktu dari subtes lain.
Strategi Membagi Waktu per Subtes
- Hafalkan patokan waktu per soal. Misalnya PU sekitar 1 menit dan PPU sekitar 45 detik. Bila melewati patokan, tandai dan lanjut.
- Dua putaran. Putaran pertama untuk soal yang yakin, putaran kedua untuk soal ragu-ragu. Cara ini menjaga skor dasar tetap aman.
- Sisakan 2–3 menit terakhir tiap subtes untuk memeriksa soal yang belum terjawab dan menandai pilihan terbaik.
- Sesuaikan tempo dengan jenis soal. Subtes wacana panjang (Literasi) butuh strategi membaca: pahami pertanyaan lebih dulu, lalu cari jawabannya di teks.
- Jaga stamina 3 jam 15 menit. Latih fokus dengan simulasi penuh, bukan potongan subtes saja.
Simulasi penuh sangat membantu membiasakan ritme ini. Panduan langkah demi langkahnya ada di artikel pelaksanaan try out UTBK. Bila Anda masih menimbang jalur mana yang akan diambil, baca dulu perbedaan jalur SNBP, SNBT, dan mandiri.
Kesalahan Umum dalam Mengatur Waktu
- Terpaku pada satu soal sulit. Tiga menit untuk satu soal berarti mengorbankan dua atau tiga soal lain.
- Berlatih tanpa timer. Kemampuan menjawab benar belum berarti mampu menjawab cepat.
- Menyamakan tempo semua subtes. Tiap subtes punya waktu per soal yang berbeda, jadi patokannya pun berbeda.
- Hanya menghafal angka. Rincian per subtes bisa disesuaikan panitia setiap tahun, sehingga pemahaman pola lebih tahan lama daripada hafalan angka.
Rincian subtes dan ketentuan UTBK bisa diperbarui setiap siklus.
Selalu cek informasi resmi sebelum menyusun jadwal latihan Anda.
FAQ: Jumlah Soal dan Durasi UTBK
Berapa total soal UTBK-SNBT?
Total soal berkisar 155–160 butir, tergantung jumlah soal Pengetahuan Kuantitatif yang bisa berkisar 15–20 soal. Total waktunya 195 menit.
Berapa lama durasi UTBK-SNBT?
Durasi total adalah 195 menit atau 3 jam 15 menit untuk seluruh tujuh subtes.
Subtes mana yang memiliki soal paling banyak?
Penalaran Umum dan Literasi Bahasa Indonesia sama-sama 30 soal, sehingga keduanya menjadi subtes dengan jumlah soal terbanyak.
Apakah urutan subtes sama untuk semua peserta?
Tidak. Semua peserta mengerjakan subtes yang sama, tetapi urutan pelaksanaannya diacak di setiap tempat duduk.
Berapa waktu ideal per soal?
Rata-rata sekitar 1 hingga 1,5 menit per soal, namun berbeda tiap subtes. PPU relatif cepat (sekitar 45 detik), sedangkan Penalaran Matematika lebih longgar.
Apakah rincian ini pasti sama di UTBK berikutnya?
Belum tentu. Angka di artikel ini mengacu pada siklus 2026. Cek pengumuman SNPMB untuk ketentuan siklus yang akan Anda ikuti.
Kesimpulan
UTBK-SNBT menguji tujuh subtes dalam 195 menit, dengan sekitar 155–160 soal yang waktunya berbeda-beda per subtes. Kuncinya adalah mengubah angka menjadi kebiasaan: tahu patokan waktu tiap subtes, berlatih dengan timer, dan berani melewati soal yang macet. Peserta yang terbiasa dengan ritme ini cenderung lebih tenang dan menyelesaikan lebih banyak soal.
Langkah berikutnya, jadwalkan satu simulasi penuh dan catat subtes mana yang paling sering kehabisan waktu. Untuk kepastian aturan terbaru, rujuk selalu portal SNPMB.
Diperbarui September 2026. Rincian mengacu pada UTBK-SNBT 2026 dan dapat berubah sesuai pengumuman resmi SNPMB.





