- Apa Itu Daya Tampung dan Peminat
- Mengapa Passing Grade Perlu Diwaspadai
- Cara Cek Daya Tampung dan Peminat di Portal SNPMB
- Cara Menghitung Keketatan Prodi
- Cara Membaca Angka dengan Hati-Hati
- Memakai Data untuk Menyusun Pilihan Prodi
- Kesalahan Umum dalam Membaca Data
- FAQ: Daya Tampung, Peminat, dan Passing Grade
- Kesimpulan
“Berapa passing grade jurusan ini?” Pertanyaan itu muncul setiap musim seleksi PTN, dan jawabannya sering berupa angka yang beredar di media sosial atau grup obrolan. Masalahnya, angka semacam itu jarang punya dasar resmi. Ada data yang jauh lebih layak dipakai dan tersedia gratis: daya tampung dan jumlah peminat tiap program studi di portal SNPMB.
Artikel ini menjelaskan cara mengecek data tersebut, cara menghitung tingkat keketatan, cara membacanya dengan hati-hati, dan mengapa pendekatan ini lebih masuk akal daripada mengejar angka passing grade. Contoh data mengacu pada siklus 2026 sebagai acuan terbaru, sedangkan data tahun berikutnya akan berbeda.
Apa Itu Daya Tampung dan Peminat
- Daya tampung adalah jumlah maksimal kursi yang disediakan sebuah prodi di PTN untuk calon mahasiswa pada jalur tertentu (SNBP, SNBT, atau mandiri). Angkanya ditetapkan dan dipublikasikan panitia.
- Peminat adalah jumlah peserta yang memilih prodi tersebut pada tahun sebelumnya, ditampilkan sebagai pembanding.
- Keketatan adalah gambaran seberapa ketat persaingan, dihitung dari perbandingan keduanya.
Secara nasional, daya tampung PTN pada SNPMB 2026 mencapai sekitar 638 ribu kursi, dengan SNBT sebagai porsi terbesar (sekitar 261 ribu kursi). Gambaran pembagian jalurnya ada di pilar jalur masuk PTN: SNBP, SNBT, dan mandiri.
Mengapa Passing Grade Perlu Diwaspadai
Passing grade biasanya dipahami sebagai nilai minimum yang dijamin lolos. Menurut berbagai ulasan yang merujuk penjelasan panitia SNPMB, istilah ini bukan ketentuan resmi pada SNBT. Seleksinya mengurutkan peserta berdasarkan skor UTBK sesuai daya tampung prodi yang dituju. Artinya, “batas lolos” sebenarnya adalah skor peserta terakhir yang masuk kuota, dan angka itu baru diketahui setelah seleksi selesai.
Beberapa alasan mengapa angka passing grade menyesatkan:
- Batas bergerak tiap tahun. Jumlah peserta, sebaran skor, dan tingkat kesulitan soal berbeda antar tahun.
- Skor memakai IRT. Bobot soal ditentukan setelah data seluruh peserta terkumpul, sehingga skor tahun lalu tidak bisa dibandingkan mentah-mentah. Penjelasannya ada di artikel cara menghitung skor UTBK dengan sistem IRT.
- Sumber tidak jelas. Angka yang beredar sering hasil perkiraan bimbel atau kabar berantai tanpa data terbuka.
Cara Cek Daya Tampung dan Peminat di Portal SNPMB
- Buka situs resmi SNPMB di snpmb.id.
- Masuk ke menu jalur yang Anda ikuti, misalnya UTBK-SNBT, lalu pilih submenu Daya Tampung.
- Pilih nama PTN dari daftar, lalu pilih lihat prodi.
- Telusuri prodi incaran. Halaman menampilkan kode prodi, nama prodi, jenjang (sarjana atau vokasi), daya tampung tahun berjalan, jumlah peminat tahun sebelumnya, dan keterangan kebutuhan portofolio bila ada.
- Catat data beberapa prodi kandidat dalam satu tabel untuk dibandingkan.
Daya tampung SNBP, SNBT, dan mandiri berbeda, jadi cek data sesuai jalur yang Anda tuju. Untuk mandiri, data biasanya dipublikasikan oleh masing-masing kampus.
Cara Menghitung Keketatan Prodi
Ada dua cara umum menuliskannya, dan keduanya menunjukkan hal yang sama:
- Persentase keketatan: daya tampung dibagi peminat, dikali 100%. Makin kecil persentasenya, makin ketat.
- Rasio persaingan: peminat dibagi daya tampung. Makin besar angkanya, makin ketat.
Contoh ilustrasi dengan angka rekaan:
| Prodi (contoh) | Daya tampung | Peminat tahun lalu | Keketatan | Rasio |
|---|---|---|---|---|
| Prodi A | 50 | 500 | 10% | 10 : 1 |
| Prodi B | 100 | 600 | 16,7% | 6 : 1 |
| Prodi C | 80 | 240 | 33,3% | 3 : 1 |
Tabel di atas hanya ilustrasi cara menghitung dan bukan data prodi sebenarnya.
Pada contoh, Prodi A paling ketat karena hanya 1 dari 10 peminat yang tertampung. Prodi C paling longgar dengan rasio 3 banding 1.
Cara Membaca Angka dengan Hati-Hati
- Bandingkan beberapa tahun bila datanya tersedia, agar terlihat tren, bukan satu titik.
- Perhatikan ukuran kelas. Prodi berdaya tampung kecil lebih sensitif pada perubahan jumlah peminat.
- Keketatan bukan ukuran kualitas. Prodi yang ketat belum tentu lebih baik untuk Anda.
- Gabungkan dengan skor Anda. Data keketatan berguna bila dipasangkan dengan tren skor try out Anda, bukan berdiri sendiri.
- Cek persyaratan khusus, seperti portofolio atau mata uji tertentu, yang ikut memengaruhi peluang.
Memakai Data untuk Menyusun Pilihan Prodi
Data daya tampung dan peminat paling berguna saat menyusun pilihan. Prosesnya:
- Buat daftar prodi kandidat yang sesuai minat.
- Hitung keketatan masing-masing dan urutkan dari yang paling ketat.
- Bandingkan dengan tren skor try out. Latihan simulasi dijelaskan di artikel pelaksanaan try out UTBK.
- Susun gradasi pilihan: impian, realistis, aman. Panduan lengkapnya ada di artikel cara memilih 4 program studi SNBT.
- Periksa ulang data resmi sebelum menyimpan pilihan secara permanen.
Kesalahan Umum dalam Membaca Data
- Mengejar satu angka passing grade dari sumber tak jelas.
- Menganggap keketatan rendah pasti aman.
- Mencampur data antar jalur, padahal daya tampung SNBP, SNBT, dan mandiri berbeda.
- Tidak memeriksa persyaratan khusus prodi.
- Hanya memilih prodi populer tanpa memperhitungkan kecocokan.
Data daya tampung dan peminat diperbarui tiap siklus di portal resmi.
Gunakan data terbaru sebelum menentukan pilihan prodi.
FAQ: Daya Tampung, Peminat, dan Passing Grade
Apa itu daya tampung prodi?
Daya tampung adalah jumlah maksimal kursi yang disediakan sebuah prodi di PTN untuk calon mahasiswa pada jalur tertentu.
Di mana cara cek daya tampung dan peminat?
Di situs resmi SNPMB (snpmb.id), pada menu jalur yang Anda ikuti lalu submenu Daya Tampung. Di sana tersedia daya tampung tahun berjalan dan jumlah peminat tahun sebelumnya.
Apakah ada passing grade resmi di SNBT?
Menurut berbagai ulasan yang merujuk penjelasan panitia, passing grade bukan ketentuan resmi. Peserta diurutkan berdasarkan skor UTBK sesuai daya tampung prodi.
Bagaimana cara menghitung keketatan prodi?
Bagi daya tampung dengan jumlah peminat lalu kalikan 100% untuk memperoleh persentase, atau bagi peminat dengan daya tampung untuk memperoleh rasio persaingan. Makin kecil persentase dan makin besar rasio, makin ketat persaingan.
Apakah prodi dengan keketatan rendah pasti aman?
Tidak. Data peminat tahun lalu hanya indikator. Jumlah peminat dan daya tampung bisa berubah, dan skor Anda tetap harus bersaing.
Apakah daya tampung sama di semua jalur?
Tidak. SNBP, SNBT, dan mandiri masing-masing memiliki daya tampung sendiri pada tiap prodi.
Kesimpulan
Daya tampung dan peminat adalah data resmi yang bisa Anda periksa sendiri, sedangkan angka passing grade yang beredar umumnya tidak berdasar. Gunakan keduanya untuk menghitung keketatan prodi, bandingkan dengan tren skor try out Anda, lalu susun pilihan dengan gradasi impian, realistis, dan aman. Selalu ingat bahwa data tahun lalu adalah indikator, bukan jaminan.
Langkah berikutnya, buka data prodi kandidat Anda di portal SNPMB, hitung keketatannya, dan catat dalam satu tabel.
Diperbarui September 2026. Contoh data mengacu pada siklus 2026 dan ilustrasi; angka daya tampung dan peminat tiap siklus dapat berubah sesuai pengumuman resmi.





