Pertanyaan yang paling sering muncul setelah CCTV terpasang adalah: rekamannya bisa disimpan sampai berapa hari? Jawabannya tidak ditentukan oleh merk perekam, melainkan oleh tiga hal: jumlah kamera, bitrate tiap kamera, dan kapasitas hard disk. Dengan satu rumus sederhana, Anda bisa menghitungnya sendiri sebelum membeli.

Artikel ini menjelaskan rumus tersebut, contoh perhitungannya, cara memilih hard disk yang tepat, dan trik memperpanjang masa simpan tanpa harus menambah disk.

10,8GB per hari untuk setiap 1 Mbps bitrate
930 GBkapasitas nyata yang terbaca pada hard disk 1 TB
H.265kompresi yang bisa menekan ukuran file hingga sekitar separuh

Rumus Menghitung Lama Rekaman CCTV

Bitrate adalah jumlah data per detik yang ditulis kamera ke hard disk, biasanya dinyatakan dalam Mbps. Satu kamera dengan bitrate 1 Mbps menulis sekitar 0,125 MB per detik, sehingga dalam 24 jam totalnya sekitar 10,8 GB. Dari angka itu, rumusnya menjadi sangat sederhana.

Rumus praktis

Kebutuhan per hari (GB) = bitrate (Mbps) x 10,8 x jumlah kamera. Lalu bagi kapasitas hard disk yang tersedia dengan angka tersebut untuk mendapatkan jumlah hari rekaman. Gunakan kapasitas nyata, bukan label di kemasan: disk 1 TB terbaca sekitar 930 GB, 2 TB sekitar 1.860 GB, dan 4 TB sekitar 3.720 GB.

Bitrate bisa dilihat di menu pengaturan encode atau stream perekam. Nilainya berbeda-beda tergantung resolusi, frame per detik (fps), jenis kompresi, dan seberapa ramai gambar yang direkam. Pemandangan sepi membutuhkan bitrate lebih kecil daripada jalan raya yang penuh kendaraan.

Contoh Perhitungan Rekaman Terus-menerus 24 Jam

KonfigurasiKebutuhan per hariHard disk 1 TBHard disk 2 TBHard disk 4 TB
4 kamera, bitrate 2 Mbps per kamera86,4 GBsekitar 10,8 harisekitar 21,5 harisekitar 43 hari
4 kamera, bitrate 4 Mbps per kamera172,8 GBsekitar 5,4 harisekitar 10,8 harisekitar 21,5 hari
8 kamera, bitrate 2 Mbps per kamera172,8 GBsekitar 5,4 harisekitar 10,8 harisekitar 21,5 hari
8 kamera, bitrate 4 Mbps per kamera345,6 GBsekitar 2,7 harisekitar 5,4 harisekitar 10,8 hari

Angka di atas adalah perkiraan. Hasil nyata bisa lebih besar atau lebih kecil karena bitrate bergerak mengikuti aktivitas di depan kamera. Sebagai pegangan, dua kamera 2 MP berkompresi H.265 biasanya memakai sekitar 1,5 sampai 2,5 Mbps, tetapi cek langsung di perekam Anda.

Cara Menghitung untuk Kebutuhan Anda

  1. Tentukan target hari rekaman. Untuk rumah, 7 sampai 14 hari biasanya cukup. Untuk toko atau kantor, 30 hari lebih aman karena kejadian sering baru disadari belakangan.
  2. Lihat bitrate di perekam. Buka menu pengaturan perekaman dan catat bitrate main stream tiap kamera.
  3. Hitung kebutuhan harian. Kalikan bitrate dengan 10,8, lalu jumlahkan seluruh kamera.
  4. Kalikan dengan target hari. Hasilnya adalah kapasitas minimal yang Anda butuhkan.
  5. Bulatkan ke atas sekitar 20 persen. Ruang cadangan menjaga sistem tetap aman jika bitrate naik pada malam hari atau saat banyak aktivitas.

Contoh: toko dengan 6 kamera, bitrate rata-rata 3 Mbps, target rekaman 30 hari. Kebutuhan harian adalah 3 x 10,8 x 6 = 194,4 GB. Untuk 30 hari butuh sekitar 5.832 GB, ditambah cadangan 20 persen menjadi sekitar 7 TB. Perekam dengan satu slot 8 TB atau dua slot 4 TB sudah mencukupi.

Memilih Hard Disk yang Tepat untuk CCTV

Hard disk komputer biasa dirancang untuk akses acak yang sebentar-sebentar. CCTV menulis data tanpa henti selama 24 jam, sehingga dibutuhkan disk seri surveillance yang dirancang untuk beban tulis kontinu dan lebih tahan getaran. Perhatikan juga batas kapasitas per slot pada perekam, karena sebagian model lama hanya mengenali disk sampai kapasitas tertentu. Rekaman yang berharga sebaiknya tidak hanya disimpan di satu disk. Untuk kejadian penting, salin ke penyimpanan lain dengan cara pada panduan memutar ulang dan backup rekaman CCTV.

Cara Memperpanjang Masa Simpan Rekaman

  • Aktifkan H.265 jika kamera dan perekam mendukungnya. Ini cara paling efektif karena tidak mengurangi kualitas secara berarti.
  • Gunakan rekaman berdasarkan gerakan untuk area yang sepi. Jika kamera hanya aktif merekam sekitar sepertiga waktu, umur rekaman kira-kira menjadi tiga kali lebih lama.
  • Turunkan fps dari 25 menjadi 15 untuk area yang gerakannya lambat, misalnya gudang. Plat nomor kendaraan yang bergerak cepat tetap butuh fps lebih tinggi.
  • Turunkan bitrate pada titik yang kurang penting, sambil mempertahankan kualitas pada titik utama seperti pintu masuk dan kasir.
  • Tambah kapasitas jika cara-cara di atas belum cukup. Ini solusi paling sederhana, tetapi cek dulu batas maksimal perekam.

Rekaman Terus-menerus atau Berdasarkan Gerakan

Rekaman terus-menerus memberi jaminan tidak ada momen yang terlewat, tetapi paling boros ruang. Rekaman berdasarkan gerakan lebih hemat, namun ada risiko kejadian tidak terekam jika sensitivitas deteksi terlalu rendah. Kompromi yang banyak dipakai adalah rekaman terus-menerus di titik vital seperti pintu masuk dan kasir, serta rekaman gerakan di titik yang jarang dilalui orang. Banyak perekam juga menyediakan pre-record beberapa detik sebelum gerakan terdeteksi, fitur yang layak diaktifkan.

Apa yang Terjadi Ketika Hard Disk Penuh

Pada pengaturan standar, perekam menimpa rekaman paling lama dengan rekaman baru, sehingga sistem terus berjalan. Pastikan fitur overwrite aktif. Jika dimatikan, perekaman berhenti saat disk penuh dan Anda bisa kehilangan kejadian penting tanpa sadar. Periksa juga status disk secara berkala, karena disk yang mulai bermasalah sering menampilkan pesan error atau berhenti merekam diam-diam.

FAQ

Hard disk 1 TB bisa menyimpan rekaman CCTV berapa hari?

Pada empat kamera 2 MP berkompresi H.265 dengan rekaman terus-menerus, kira-kira sepuluh hari. Pada konfigurasi bitrate lebih tinggi, bisa hanya sekitar lima hari.

Bolehkah memakai hard disk biasa untuk DVR?

Bisa menyala, tetapi tidak disarankan karena tidak dirancang untuk menulis 24 jam dan lebih cepat rusak. Pilih disk seri surveillance.

Apakah rekaman lama otomatis terhapus?

Ya, selama overwrite aktif. Perekam menimpa rekaman tertua ketika disk penuh.

Mengapa kapasitas disk yang terbaca lebih kecil dari label?

Produsen menghitung 1 TB sebagai 1.000 GB, sedangkan sistem membaca dalam satuan biner sehingga tampil sekitar 930 GB.

Kesimpulan

Menghitung kapasitas hard disk CCTV bukan hal rumit, tetapi sering dilewatkan sehingga pemilik baru sadar saat membutuhkan rekaman yang sudah tertimpa. Biasakan menentukan target hari rekaman lebih dulu, lalu hitung kebutuhan dengan rumus bitrate x 10,8 x jumlah kamera. Kompresi H.265 dan rekaman berbasis gerakan adalah dua pengaturan yang paling besar pengaruhnya pada masa simpan. Terakhir, jangan menunggu kejadian untuk mengetahui kondisi disk Anda: periksa statusnya setiap beberapa bulan dan salin rekaman penting begitu kejadian diketahui.

Bagikan: