Di tahun 2026, sistem perpajakan Indonesia terus berkembang untuk mendukung kemudahan dan keadilan bagi wajib pajak. Salah satu inovasi penting adalah Tarif Efektif Rata-Rata (TER) untuk Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21, yang diterapkan sejak 2024 berdasarkan PMK 168/2023 dan PP 58/2023. Artikel ini akan membahas secara mendalam tabel tarif efektif rata-rata (TER) pajak 2026 untuk kategori A, B, dan C lengkap, termasuk analisis perbedaan kategori TER pajak Indonesia, contoh perhitungan, dan tips compliance. Informasi ini edukatif bagi pembaca umum yang ingin memahami dampak TER pada gaji karyawan, serta profesional seperti akuntan atau HRD yang menangani hitung pajak penghasilan bulanan TER di perusahaan.

Mengapa TER penting? TER menyederhanakan perhitungan pajak penghasilan TER dengan tarif bulanan langsung terhadap penghasilan bruto, tanpa perlu hitung PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) setiap bulan. Ini mengurangi kesalahan dan mempercepat proses, sesuai update regulasi pajak 2026 yang menekankan efisiensi. Analisis menunjukkan bahwa TER mengurangi beban administrasi hingga 30% bagi perusahaan, berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Bagi wajib pajak individu, ini berarti pemotongan pajak lebih prediktif.

Penjelasan TER dan Kategori TER Berdasarkan PTKP

TER adalah tarif efektif bulanan PPh 21 yang diterapkan pada penghasilan bruto karyawan, pensiunan, atau pegawai non-tetap. Diatur dalam PMK 168/2023 TER, sistem ini membagi wajib pajak menjadi tiga kategori TER pajak Indonesia berdasarkan PTKP:

  • Kategori A: Untuk PTKP TK/0 (Rp54 juta/tahun), TK/1 dan K/0 (Rp58,5 juta/tahun). Cocok untuk lajang atau menikah tanpa tanggungan.
  • Kategori B: Untuk PTKP TK/2 dan K/1 (Rp63 juta/tahun), TK/3 dan K/2 (Rp67,5 juta/tahun). Untuk keluarga dengan 1-2 tanggungan.
  • Kategori C: Untuk PTKP K/3 (Rp72 juta/tahun). Untuk keluarga dengan 3 tanggungan.

Analisis edukatif: Perbedaan kategori A B C TER mencerminkan prinsip keadilan pajak, di mana PTKP lebih tinggi berarti ambang batas penghasilan rendah lebih besar sebelum dikenai tarif. Di 2026, aturan pajak penghasilan 2026 kemungkinan tetap sama kecuali ada revisi, sehingga perusahaan harus update sistem payroll untuk compliance pajak perusahaan 2026.

Tabel Tarif Efektif Rata-Rata (TER) Pajak 2026 Lengkap

Berikut tabel TER pajak karyawan untuk tahun 2026, berdasarkan PMK 168/2023. Tarif ini berlaku bulanan terhadap penghasilan bruto, dan bersifat progresif.

Kategori A (TK/0, TK/1, K/0)

No.Penghasilan Bruto Bulanan (Rp)Tarif TER (%)
1Sampai dengan 5.400.0000
25.400.001 – 5.650.0000,25
35.650.001 – 5.950.0000,5
45.950.001 – 6.300.0000,75
56.300.001 – 6.750.0001
66.750.001 – 7.500.0001,25
77.500.001 – 8.550.0001,5
88.550.001 – 9.650.0001,75
99.650.001 – 10.050.0002
1010.050.001 – 10.350.0002,25
1110.350.001 – 10.700.0002,5
1210.700.001 – 11.050.0003
1311.050.001 – 11.600.0003,5
1411.600.001 – 12.500.0004
1512.500.001 – 13.750.0005
1613.750.001 – 15.100.0006
1715.100.001 – 16.950.0007
1816.950.001 – 19.750.0008
1919.750.001 – 24.150.0009
2024.150.001 – 26.450.00010
2126.450.001 – 28.000.00011
2228.000.001 – 30.050.00012
2330.050.001 – 32.400.00013
2432.400.001 – 35.400.00014
2535.400.001 – 39.100.00015
2639.100.001 – 43.850.00016
2743.850.001 – 47.800.00017
2847.800.001 – 51.400.00018
2951.400.001 – 56.300.00019
3056.300.001 – 62.200.00020
3162.200.001 – 68.600.00021
3268.600.001 – 77.500.00022
3377.500.001 – 89.000.00023
3489.000.001 – 103.000.00024
35103.000.001 – 125.000.00025
36125.000.001 – 157.000.00026
37157.000.001 – 206.000.00027
38206.000.001 – 337.000.00028
39337.000.001 – 454.000.00029
40454.000.001 – 550.000.00030
41550.000.001 – 695.000.00031
42695.000.001 – 910.000.00032
43910.000.001 – 1.400.000.00033
44Di atas 1.400.000.00034

Kategori B (TK/2, TK/3, K/1, K/2)

No.Penghasilan Bruto Bulanan (Rp)Tarif TER (%)
1Sampai dengan 6.200.0000
26.200.001 – 6.500.0000,25
36.500.001 – 6.850.0000,5
46.850.001 – 7.300.0000,75
57.300.001 – 9.200.0001
69.200.001 – 10.750.0001,25
710.750.001 – 11.250.0001,5
811.250.001 – 11.600.0001,75
911.600.001 – 12.600.0002
1012.600.001 – 13.600.0002,5
1113.600.001 – 14.950.0003
1214.950.001 – 16.400.0003,5
1316.400.001 – 18.450.0004
1418.450.001 – 21.850.0005
1521.850.001 – 26.000.0006
1626.000.001 – 27.700.0007
1727.700.001 – 29.350.0008
1829.350.001 – 31.450.0009
1931.450.001 – 33.950.00010
2033.950.001 – 37.100.00011
2137.100.001 – 41.100.00012
2241.100.001 – 45.800.00013
2345.800.001 – 49.500.00014
2449.500.001 – 53.800.00015
2553.800.001 – 58.500.00016
2658.500.001 – 64.000.00017
2764.000.001 – 71.000.00018
2871.000.001 – 80.000.00019
2980.000.001 – 93.000.00020
3093.000.001 – 109.000.00021
31109.000.001 – 129.000.00022
32129.000.001 – 163.000.00023
33163.000.001 – 211.000.00024
34211.000.001 – 374.000.00025
35374.000.001 – 459.000.00026
36459.000.001 – 555.000.00027
37555.000.001 – 704.000.00028
38704.000.001 – 957.000.00029
39957.000.001 – 1.405.000.00030
40Di atas 1.405.000.00031

Kategori C (K/3)

No.Penghasilan Bruto Bulanan (Rp)Tarif TER (%)
1Sampai dengan 6.600.0000
26.600.001 – 6.950.0000,25
36.950.001 – 7.350.0000,5
47.350.001 – 7.800.0000,75
57.800.001 – 8.850.0001
68.850.001 – 9.800.0001,25
79.800.001 – 10.950.0001,5
810.950.001 – 11.200.0001,75
911.200.001 – 12.050.0002
1012.050.001 – 12.950.0002,25
1112.950.001 – 14.150.0002,5
1214.150.001 – 15.550.0003
1315.550.001 – 17.050.0003,5
1417.050.001 – 19.500.0004
1519.500.001 – 22.700.0005
1622.700.001 – 26.600.0006
1726.600.001 – 28.100.0007
1828.100.001 – 30.100.0008
1930.100.001 – 32.600.0009
2032.600.001 – 35.400.00010
2135.400.001 – 38.900.00011
2238.900.001 – 43.000.00012
2343.000.001 – 47.400.00013
2447.400.001 – 51.200.00014
2551.200.001 – 55.800.00015
2655.800.001 – 60.400.00016
2760.400.001 – 66.700.00017
2866.700.001 – 74.500.00018
2974.500.001 – 83.200.00019
3083.200.001 – 95.600.00020
3195.600.001 – 110.000.00021
32110.000.001 – 134.000.00022
33169.000.001 – 221.000.00024
34221.000.001 – 390.000.00025
35390.000.001 – 463.000.00026
36463.000.001 – 561.000.00027
37561.000.001 – 709.000.00028
38709.000.001 – 965.000.00029
39965.000.001 – 1.419.000.00030
40Di atas 1.419.000.00031

Sumber: PMK 168/2023 dan data DJP. Catatan: Tarif ini berlaku untuk pemotongan bulanan; di akhir tahun, hitung ulang dengan tarif progresif lapisan PKP.

Analisis Perbedaan Kategori A, B, dan C TER

Perbedaan kategori A B C TER terletak pada ambang batas penghasilan rendah. Kategori A memiliki ambang 0% hingga Rp5,4 juta, sementara B hingga Rp6,2 juta, dan C hingga Rp6,6 juta. Analisis: Ini mencerminkan PTKP dan TER pajak yang lebih tinggi untuk keluarga dengan tanggungan, mengurangi beban pajak bagi mereka. Di 2026, perubahan tarif pajak 2026 kemungkinan minimal, tapi pantau update dari DJP untuk inflasi atau revisi.

Bagi perusahaan, panduan TER untuk HRD berarti sesuaikan kategori berdasarkan status karyawan. Dampak TER pada gaji karyawan: Pemotongan lebih sederhana, tapi bisa lebih tinggi di awal tahun jika penghasilan fluktuatif.

Contoh Hitung TER Kategori A, B, C

Contoh hitung TER kategori A: Karyawan lajang (Kategori A) dengan gaji Rp10 juta/bulan. Dari tabel, tarif 2%. PPh = 2% x Rp10 juta = Rp200.000.

Contoh TER kategori B: Karyawan menikah dengan 1 anak (Kategori B), gaji Rp15 juta. Tarif 6%. PPh = 6% x Rp15 juta = Rp900.000.

Contoh TER kategori C: Karyawan menikah dengan 3 anak (Kategori C), gaji Rp20 juta. Tarif 8%. PPh = 8% x Rp20 juta = Rp1.600.000.

Simulasi TER PPh 21 ini edukatif: Di akhir tahun, rekonsiliasi dengan tarif progresif PKP untuk pengembalian atau tambahan bayar.

Tips Compliance dan Perubahan Tarif Pajak 2026

Tips: Gunakan software payroll untuk cara hitung PPh 21 TER otomatis. Pantau update regulasi pajak 2026 via situs DJP. Bagi umum, lapor SPT tahunan untuk klaim pengembalian. Profesional: Lakukan audit internal untuk compliance pajak perusahaan 2026.

Analisis: Sistem TER mendukung digitalisasi pajak, mengurangi kesalahan manual.

Kesimpulan

Tabel tarif efektif rata-rata (TER) pajak 2026 untuk kategori A, B, dan C lengkap adalah alat penting untuk perhitungan pajak penghasilan TER yang adil. Dari analisis, TER menyederhanakan proses sambil menjaga keadilan berdasarkan PTKP. Terapkan panduan ini untuk compliance, baik sebagai wajib pajak umum atau profesional. Pantau perubahan tarif pajak 2026 untuk adaptasi tepat waktu.

FAQ

Apa itu tarif TER PPh 21 2026?

TER adalah tarif efektif bulanan PPh 21 yang diterapkan langsung pada penghasilan bruto, dibagi kategori A, B, C berdasarkan PTKP.

Bagaimana perbedaan kategori A B C TER?

Kategori A untuk PTKP rendah (lajang), B untuk tanggungan 1-2, C untuk 3. Ambang 0% lebih tinggi di C.

Apa contoh hitung TER kategori A?

Untuk gaji Rp8 juta (tarif 1,5%), PPh = 1,5% x Rp8 juta = Rp120.000.

Apakah ada update regulasi pajak 2026 untuk TER?

Berdasarkan PMK 168/2023, tabel tetap; pantau DJP untuk revisi.

Bagaimana simulasi TER PPh 21 untuk karyawan?

Gunakan tabel kategori sesuai status, hitung % x bruto bulanan untuk pemotongan.

(Artikel ini edukatif dan bukan pengganti konsultasi pajak resmi. Total kata: ~1.600)

Bagikan:

Kia Krikil

Editor di Kiakrikil.com yang fokus menyajikan berita terbaru seputar pendidikan dan teknologi.