Aplikasi e-Rapor SMP versi 2025.2 adalah rilis resmi terbaru dari Direktorat SMP Kemendikdasmen untuk tahun ajaran 2025/2026, tersedia gratis dalam dua bentuk: installer (untuk pemasangan baru) dan updater (untuk yang sudah pakai versi sebelumnya seperti M.03, M.04, atau 2025). Artikel ini merangkum di mana mengunduhnya secara resmi, bedanya installer vs updater, serta syarat sebelum instalasi.

Peringatan resmi: Kemendikdasmen secara eksplisit mengimbau sekolah untuk TIDAK mengunduh file installer atau updater e-Rapor dari blog pribadi, forum, atau situs pihak ketiga mana pun. File dari sumber tidak resmi berisiko mengandung malware atau menyebabkan kegagalan sinkronisasi data siswa dengan Dapodik. Unduh hanya dari portal resmi Direktorat SMP.

Installer vs Updater: Mana yang Kamu Butuhkan?

PENGGUNA BARU

Full Installer

Dipakai kalau sekolahmu belum pernah memasang e-Rapor SMP sama sekali di komputer server. File ini berisi aplikasi lengkap dari awal, termasuk database kosong yang nantinya diisi dengan tarikan data dari Dapodik.

PENGGUNA LAMA

Updater

Dipakai kalau sekolahmu sudah punya e-Rapor SMP versi sebelumnya (M.03, M.04, 2025, atau 2025.1) dan hanya perlu memperbarui ke versi 2025.2 tanpa kehilangan data yang sudah diinput. Proses ini jauh lebih cepat dibanding install ulang dari nol.

AspekInstallerUpdater
Untuk siapaSekolah yang belum pernah pasang e-RaporSekolah yang sudah pakai versi lama
Data lamaMulai dari database kosongData lama tetap tersimpan (dengan backup)
Ukuran fileLebih besar (aplikasi penuh)Lebih kecil (hanya file pembaruan)
Waktu prosesLebih lama (instalasi dari awal)Lebih cepat

Syarat Sebelum Download dan Instalasi

  • Komputer/laptop server sudah terpasang Dapodik lokal versi terbaru yang sudah sinkron dengan data tahun ajaran 2025/2026.
  • Nonaktifkan Windows Firewall dan antivirus sementara selama proses instalasi atau update berlangsung.
  • Backup data lama terlebih dahulu kalau kamu melakukan update dari versi sebelumnya—ini langkah wajib supaya nilai semester lalu tidak hilang.
  • Ruang penyimpanan dan koneksi internet stabil untuk proses download dan sinkronisasi data Dapodik setelah instalasi.

Langkah Setelah Download

1

Setelah file installer/updater berhasil diunduh dari portal resmi, jalankan file tersebut sebagai administrator di komputer server.

2

Ikuti wizard instalasi hingga selesai. Untuk installer baru, lanjutkan dengan setup webservice Dapodik dan tarik data secara bertahap.

3

Buka aplikasi lewat browser di alamat localhost dengan port yang sesuai jenjang SMP, lalu login dan pastikan data yang tertarik dari Dapodik sudah lengkap dan akurat.

Butuh panduan lebih detail? Baca Panduan Lengkap Aplikasi e-Rapor SMP Versi Terbaru untuk penjelasan instalasi step-by-step, pembagian tugas tiap peran pengguna, hingga tips troubleshooting sinkronisasi Dapodik.
Memilih antara installer dan updater sebenarnya sederhana: kalau ragu apakah e-Rapor sudah pernah terpasang di komputer sekolahmu, cek dulu folder aplikasi atau tanya operator sebelumnya—salah pilih bisa berisiko menimpa data yang sudah ada tanpa backup.

Kenapa Harus Update ke Versi 2025.2?

Versi 2025.2 disesuaikan dengan kebijakan penilaian dan struktur data Dapodik terkini untuk tahun ajaran 2025/2026. Sekolah yang masih menggunakan versi lama berisiko mengalami ketidaksesuaian data saat sinkronisasi, terutama jika ada pembaruan atribut GTK atau siswa di Dapodik versi terbaru yang belum terakomodasi di versi e-Rapor lama.

Setelah aplikasi terpasang, kamu mungkin juga perlu mengaktifkan akses multi-user supaya guru mata pelajaran bisa input nilai dari laptop masing-masing. Panduan lengkapnya ada di Cara Agar Aplikasi e-Rapor Bisa Dibuka di Laptop Guru.

FAQ Seputar Download e-Rapor SMP Versi 2025.2

1. Di mana link download resmi aplikasi e-Rapor SMP versi 2025.2?

Hanya melalui portal resmi Direktorat SMP di ditsmp.kemendikdasmen.go.id atau tautan shortlink resmi yang diumumkan lewat kanal resmi Kemendikdasmen—jangan unduh dari blog atau situs pihak ketiga.

2. Apakah aplikasi e-Rapor SMP ini gratis?

Ya, aplikasi e-Rapor SMP sepenuhnya gratis karena merupakan produk resmi Kemendikdasmen untuk seluruh satuan pendidikan jenjang SMP di Indonesia.

3. Bagaimana cara tahu saya butuh installer atau updater?

Kalau komputer sekolahmu belum pernah memasang e-Rapor SMP sama sekali, gunakan installer. Kalau sudah pernah pakai versi sebelumnya (M.03, M.04, 2025, atau 2025.1), gunakan updater agar data lama tetap tersimpan.

4. Apakah data nilai semester lalu hilang setelah update ke 2025.2?

Seharusnya tidak, selama proses update dilakukan dengan benar dan kamu sudah melakukan backup data terlebih dahulu sebelum menjalankan updater.

5. Apakah installer e-Rapor SMP butuh koneksi internet terus-menerus?

Internet dibutuhkan saat proses download file dan saat menarik data dari Dapodik (sinkronisasi), namun setelah data tertarik, aplikasi bisa dijalankan secara lokal di jaringan sekolah.

Kesimpulan

Mengunduh aplikasi e-Rapor SMP versi 2025.2 sebenarnya proses yang sederhana selama kamu memahami dua hal utama: memilih antara installer atau updater sesuai kondisi komputer sekolahmu, dan selalu mengunduh dari sumber resmi Kemendikdasmen untuk menjaga keamanan data siswa. Jangan tergoda mengambil jalan pintas lewat link tidak resmi hanya karena terlihat lebih cepat atau mudah ditemukan lewat pencarian—risiko malware dan kegagalan sinkronisasi Dapodik jauh lebih merepotkan dibanding mengunduh langsung dari portal resmi. Setelah aplikasi terpasang dengan benar, langkah berikutnya adalah memastikan seluruh guru memahami cara penggunaannya sesuai peran masing-masing agar proses pelaporan hasil belajar berjalan lancar sepanjang semester.

Bagikan:

Kia Krikil

Editor di Kiakrikil.com yang fokus menyajikan berita terbaru seputar pendidikan dan teknologi.