Untuk Operator dan Bendahara BOS

Menyusun RKAS di Excel bukan soal membuat tabel yang rapi. Nilai sebenarnya ada pada rumus kontrol yang memberi peringatan sebelum honor, buku, atau sarana prasarana melewati batas juknis. File yang tahu batasnya akan menghemat revisi berulang di ARKAS 4.

Banyak sekolah tetap memulai RKAS dari Excel sebelum menginput ke ARKAS. Alasannya praktis: simulasi angka bisa dilakukan berkali-kali tanpa memicu validasi sistem. Masalahnya, sebagian besar template yang beredar dibuat untuk aturan lama, sehingga proporsi di dalamnya sudah tidak sesuai. Artikel ini membahas format Excel RKAS BOS sebagai alat kerja: sheet apa saja yang dibutuhkan, rumus apa yang benar-benar berguna, dan bagaimana hasilnya dicocokkan ke ARKAS 4.

Untuk alur berpikir dan pembagian peran tim sebelum tabel dibuat, baca dulu cara menyusun RKAS manual. Artikel ini fokus pada sisi teknis di lembar kerjanya.

Batas yang Perlu Dijaga Rumus

Petunjuk teknis pengelolaan dana BOSP saat ini mengacu pada Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2026. Berdasarkan penjelasan implementasinya di Rumah Pendidikan (diperbarui 8 Juli 2026), tiga komponen berikut punya batas yang dihitung dari total pagu:

KomponenDikdasmenPAUDKesetaraan
HonorMaks. 20% (negeri), maks. 40% (swasta)Maks. 40%Maks. 40%
Buku / perpustakaanMin. 10%Min. 5%Min. 10%
Sarana prasaranaTidak melebihi 20% dari total pagu (menurut penjelasan Rumah Pendidikan)
Verifikasi sebelum dipakai: sebagian pemberitaan menulis batas sarana prasarana berbeda antara sekolah negeri dan swasta. Karena sumber belum seragam, cocokkan bunyi pasal juknis dan arahan dinas pendidikan Anda, lalu ubah satu sel batas di lembar kerja bila perlu. Inilah alasan batas sebaiknya disimpan di sel input, bukan ditulis mati di dalam rumus.

Struktur 5 Sheet yang Disarankan

File yang mudah diaudit dan disinkronkan biasanya dibagi menjadi beberapa sheet dengan tugas jelas. Pola berikut cukup untuk sekolah kecil maupun menengah.

1. PaguData induk: total pagu, jenjang, status negeri/swasta, dan sel batas persentase.
2. RABDaftar kegiatan: komponen, kode kegiatan, volume, harga satuan, jumlah, dan bulan.
3. KontrolRumus pembanding realisasi rencana terhadap batas honor, buku, sarpras, dan saldo.
4. BulananRekap anggaran per bulan untuk dicocokkan dengan kolom bulan di ARKAS.
5. CatatanRiwayat revisi, tanggal rapat, dan versi file agar tidak muncul dua angka berbeda.

Sheet Pagu: sumber tunggal parameter

Letakkan semua parameter di satu tempat. Contoh tata letak: B3 total pagu, B4 status sekolah (Negeri/Swasta), B5 jenjang (Dikdasmen/PAUD/Kesetaraan). Buat B4 dan B5 berupa daftar pilihan lewat Data Validation supaya tidak ada salah ketik yang membuat rumus gagal membaca.

Sheet RAB: satu baris satu belanja

Kolom yang disarankan: No, Kegiatan, Komponen (pilihan: Honor, Buku, Sarpras, Lainnya), Kode Kegiatan, Volume, Harga Satuan, Jumlah, dan Bulan (angka 1 sampai 12). Kolom Jumlah cukup berisi =E5*F5 ke bawah. Kolom Komponen wajib berupa daftar pilihan, karena seluruh rumus kontrol bergantung pada kata di kolom ini.

Untuk kolom kode kegiatan, gunakan kode referensi yang tampil di ARKAS 4. Misalnya honor guru memakai sub program 07.12.01, sedangkan honor tenaga kependidikan 07.12.02. Sebelum menyalin kode, jalankan Perbarui Data Kegiatan di ARKAS agar kode terbaru tersedia.

Rumus Kontrol yang Benar-Benar Berguna

Di sheet Kontrol, tiga rumus inti berikut membuat file menjadi alat peringatan dini, bukan sekadar daftar angka. Asumsi: data RAB ada di baris 5 sampai 204.

Yang dihitungRumusFungsi
Total rencana=SUM(RAB!G5:G204)Jumlah seluruh belanja yang direncanakan.
Belum dianggarkan=Pagu!B3-B2Harus menjadi Rp0, sama seperti syarat di ARKAS.
Belanja honor=SUMIFS(RAB!G5:G204,RAB!C5:C204,"Honor")Menjumlah semua baris berkomponen Honor.
Batas honor=IF(Pagu!B5="Dikdasmen",IF(Pagu!B4="Negeri",0.2,0.4),0.4)Memilih 20%, atau 40% sesuai status dan jenjang.
Status honor=IF(B4/Pagu!B3<=B5,"Aman","Melebihi")Membandingkan porsi honor dengan batasnya.
Belanja buku=SUMIFS(RAB!G5:G204,RAB!C5:C204,"Buku")Menjumlah semua baris berkomponen Buku.
Minimal buku=IF(Pagu!B5="PAUD",0.05,0.1)Menentukan ambang minimal sesuai jenjang.
Status buku=IF(B7/Pagu!B3>=B8,"Terpenuhi","Kurang")Memastikan porsi buku tidak di bawah minimal.

Posisi sel pada tabel di atas hanya contoh. Sesuaikan alamat sel dengan tata letak lembar kerja Anda. Yang tidak boleh diubah adalah logikanya: batas honor bersifat maksimal, batas buku bersifat minimal, dan keduanya dibandingkan dengan total pagu, bukan dengan total rencana.

Contoh perhitungan dengan pagu ilustrasi

Misalkan sebuah SD negeri memiliki pagu Rp150.000.000 (angka rekaan untuk latihan). Batas honor adalah 20% atau Rp30.000.000, minimal buku 10% atau Rp15.000.000, dan batas sarana prasarana 20% atau Rp30.000.000.

KomponenRencanaPorsiStatus
HonorRp28.000.00018,7%Aman (di bawah 20%)
BukuRp16.500.00011,0%Terpenuhi (di atas 10%)
Sarana prasaranaRp24.000.00016,0%Aman (di bawah 20%)
LainnyaRp81.500.00054,3%–
TotalRp150.000.000100%Balance, belum dianggarkan Rp0

Sekarang bayangkan tim menaikkan honor menjadi Rp34.500.000 karena ada tambahan pembina ekstrakurikuler. Porsinya menjadi 23%, sehingga status berubah menjadi Melebihi.

Honor diusulkanRp34.500.00023,0%Melebihi batas Rp4.500.000

Tanpa rumus kontrol, kelebihan seperti ini baru ketahuan setelah kertas kerja diajukan atau saat pemeriksaan. Dengan rumus, peringatannya muncul saat angka diketik.

Sheet Bulanan: Menjembatani Excel dan ARKAS

ARKAS meminta rencana per bulan, jadi lembar Bulanan perlu memuat total tiap bulan. Buat kolom A berisi angka 1 sampai 12, lalu kolom B berisi =SUMIFS(RAB!$G$5:$G$204,RAB!$H$5:$H$204,A5). Total kolom B harus sama dengan total rencana di sheet Kontrol. Bila berbeda, biasanya ada baris RAB yang kolom bulannya kosong.

Sudah punya draf yang seimbang? Langkah berikutnya adalah memindahkannya ke aplikasi. Ketentuan aktivasi kertas kerja dan opsi Salin RKAS atau Buat Baru dijelaskan di pusat informasi Rumah Pendidikan.

Menyelaraskan File Excel dengan ARKAS 4

Ada tiga titik yang paling sering membuat data Excel tidak cocok saat diinput. Pertama, kode referensi: saat pengajuan, ARKAS memeriksa kode kegiatan, kode rekening belanja, dan kode uraian. Kode yang sudah tidak berlaku harus diganti. Kedua, versi aplikasi: penerapan juknis 2026 disebut efektif setelah pembaruan MARKAS 2.2.15 dan ARKAS 4.2.18, jadi pastikan aplikasi Anda sudah diperbarui sebelum membandingkan hasil. Ketiga, pembulatan: selisih beberapa rupiah dari pembulatan harga satuan bisa membuat nominal Belum Dianggarkan tidak menjadi Rp0.

Perhatikan juga bahwa aturan seperti perubahan RKAS satu kali setahun adalah ketentuan aplikasi dan dinas, bukan isi rumus di Excel. File Excel hanya membantu Anda tiba di aplikasi dengan angka yang sudah matang.

Kesalahan Umum pada File Excel RKAS

  • Batas ditulis mati di dalam rumus. Saat aturan berubah, rumus di banyak sel harus diedit satu per satu. Simpan batas di sel input.
  • Kolom Komponen diketik bebas. Kata “honor”, “Honor”, dan “honorarium” dianggap berbeda oleh SUMIFS, sehingga total honor terlihat lebih kecil dari kenyataan.
  • Persentase dihitung dari total rencana. Batas juknis dibandingkan dengan total pagu. Bila rencana belum penuh, hasilnya menyesatkan.
  • Menyalin template lama tanpa audit. Proporsi honor tahun sebelumnya dihitung dengan dasar berbeda, sehingga angka lama tidak bisa dipakai begitu saja.
  • Tidak ada catatan versi. Tiga file bernama “final”, “final2”, dan “final revisi” adalah tanda bahwa tidak ada sumber tunggal.

FAQ

Apakah RKAS boleh disusun di Excel?

Excel bisa dipakai sebagai alat kerja penyusunan draf. Kertas kerja resmi tetap diinput dan diajukan pengesahan melalui ARKAS 4.

Berapa banyak sheet yang sebaiknya dibuat?

Lima sheet (Pagu, RAB, Kontrol, Bulanan, Catatan) sudah cukup untuk kebanyakan sekolah. Sekolah dengan banyak sumber dana bisa menambah sheet per sumber.

Apakah batas honor dihitung dari total pagu?

Menurut penjelasan implementasi juknis 2026 di Rumah Pendidikan, batas honor dihitung dari 100% total pagu anggaran 2026, bukan dari sebagian pagu.

Mengapa nominal Belum Dianggarkan tidak Rp0 padahal total sama?

Penyebab umum adalah baris RAB yang belum masuk hitungan, atau selisih pembulatan harga satuan. Periksa kolom bulan yang kosong dan bandingkan total per bulan dengan total per komponen.

Apakah template lama masih bisa dipakai?

Boleh sebagai kerangka, tetapi rumus dan batas persentasenya perlu diaudit ulang terhadap juknis yang berlaku sebelum angka dipercaya.

Kapan sebaiknya file Excel mulai disusun?

Sebelum tahun anggaran berjalan. Perencanaan T-1 di ARKAS 4 sudah memungkinkan pengisian kertas kerja tahun berikutnya, sehingga draf yang siap lebih awal membuat input tidak dikejar waktu.

Kesimpulan

File Excel RKAS yang baik bukan yang paling banyak sheet, melainkan yang paling jujur terhadap aturan. Dengan batas persentase di sel input, kolom komponen yang dikunci lewat daftar pilihan, dan satu sheet kontrol yang selalu menampilkan status honor, buku, dan sarana prasarana, kesalahan proporsi tertangkap di meja kerja, bukan di layar pengajuan. Karena batas juknis bisa berubah dan sumber pemberitaan tidak selalu seragam, biasakan memeriksa ulang angka ke pasal dan arahan dinas setiap awal tahun anggaran. Setelah rencana disahkan, lanjutkan ke pencatatan kas harian; sekolah yang butuh pembukuan sederhana dapat memakai tool Buku Kas Umum.

Bagikan: