Facility care bandara adalah sebutan untuk petugas yang menjaga kebersihan, kerapian, dan kenyamanan fasilitas di area terminal, seperti lantai, toilet, area check-in, dan area pemeriksaan keamanan. Di sejumlah pemberitaan dan kegiatan pelatihan pengelola bandara, mereka juga ditulis sebagai petugas kebersihan atau Facilities Care.

Saat melewati terminal yang bersih dan rapi, jarang ada yang memikirkan siapa yang menjaganya. Padahal kebersihan adalah salah satu titik sentuh paling nyata antara bandara dan penumpang. Peran facility care sering dipandang sederhana, tetapi jumlahnya besar, jadwalnya berlapis, dan standarnya ketat. Artikel ini menjelaskan apa itu facility care bandara, tugasnya, hubungannya dengan posisi lain di terminal, kompetensi yang lazim diminta, gambaran gaji dan karier, serta cara aman mencari lowongannya.

Catatan sumber: istilah facility care tidak memiliki definisi baku yang diterbitkan satu regulasi. Penjelasan di bawah dirangkum dari pemberitaan, pengumuman resmi, dan laman karier perusahaan pengelola bandara. Rincian tugas, syarat, dan gaji dapat berbeda antarbandara dan antarpenyedia tenaga kerja.

Apa Itu Facility Care Bandara

Dalam kegiatan peningkatan kompetensi personel di Bandara Sam Ratulangi Manado pada 10 September 2026, InJourney Airports bersama PT Integrasi Aviasi Solusi menyebut daftar personel area pelayanan: Terminal Services Officer, Customer Services Officer, petugas kebersihan (Facilities Care), petugas pelayanan trolley, hingga petugas parkir. Penyebutan itu menunjukkan facility care dipahami sebagai bagian dari petugas kebersihan di area publik bandara.

Pemberitaan sebelumnya tentang Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta menggambarkan tim facility care yang terus memantau kebersihan, dari mengangkat sampah di lorong hingga mengepel lantai di dekat area pemeriksaan keamanan. Jadi, secara praktis, facility care adalah garda kebersihan dan kerapian terminal yang bekerja hampir sepanjang hari.

Siapa yang Mempekerjakan dan Mengelolanya

Bandara di Indonesia dikelola InJourney Airports (PT Angkasa Pura Indonesia), hasil penggabungan Angkasa Pura I dan II pada Juli 2024. Tenaga di lapangan tidak selalu berstatus karyawan langsung operator bandara. Di Bandara Sam Ratulangi, misalnya, PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS) disebut sebagai salah satu penyedia tenaga kerja. IAS sendiri adalah perusahaan di lingkungan InJourney yang lahir dari transformasi sembilan anak usaha Angkasa Pura dan Garuda Indonesia, dengan layanan yang mencakup ground handling, logistik, hospitality, dan operations support. Perusahaan lain, PT Angkasa Pura Solusi, juga membuka lowongan Operator Cleaning Service di laman kariernya.

Operator bandara

InJourney Airports menetapkan standar pelayanan dan mengelola terminal.

Penyedia tenaga kerja

Perusahaan afiliasi seperti IAS atau Angkasa Pura Solusi menyediakan personel di lapangan.

Petugas lapangan

Facility care menjalankan tugas harian sesuai SOP dan jadwal shift.

Tugas Utama Facility Care

Rincian tugas paling jelas tersedia dari lowongan Operator Cleaning Service Angkasa Pura Solusi dan liputan lapangan. Secara umum, tugasnya meliputi:

  • menjaga kebersihan area publik seperti lantai terminal, toilet, ruangan, dan area parkir;
  • melakukan pemantauan berkala di titik ramai, misalnya sekitar counter check-in dan area tunggu;
  • menjalankan tugas harian dan periodik sesuai standar operasional prosedur (SOP);
  • merawat mesin, bahan pembersih, dan peralatan kerja agar selalu siap pakai;
  • melaporkan kondisi fasilitas, mesin, atau bahan yang bermasalah kepada atasan;
  • menjaga kerapian gudang peralatan dan area kerja.

Selain kebersihan fisik, ada tuntutan sikap. Pelatihan di Manado mencakup keramahan, komunikasi dengan pengguna jasa, penampilan, dan kerapian, bahkan bahasa Inggris dasar. Artinya facility care juga bagian dari wajah layanan bandara, bukan sekadar pekerja di balik layar.

Seberapa Besar Kebutuhan Tenaganya

Skala kebutuhan terlihat dari angka yang diumumkan operator. Saat mempersiapkan libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, InJourney Airports menyiapkan 15.998 personel di 37 bandara. Dari jumlah itu, facility care sebanyak 2.883 personel, jauh lebih banyak dibanding customer service (336) dan trolleyman (381). Angka ini menunjukkan bahwa perawatan kebersihan dan fasilitas adalah salah satu kelompok personel terbesar di terminal, terutama saat musim puncak.

Beda Facility Care dengan Posisi Lain di Terminal

PosisiFokus tugas
Facility CareMenjaga kebersihan dan kerapian fasilitas terminal secara langsung
Terminal Services OfficerMengawasi kondisi fasilitas terminal dan melaporkan temuan, termasuk ke petugas kebersihan
Customer Services OfficerMelayani pertanyaan dan kebutuhan penumpang
TrolleymanMenyiapkan dan menata troli penumpang

Kajian akademik tentang Terminal Services Officer di beberapa bandara menggambarkan alur sederhananya: petugas terminal memeriksa area, mencatat temuan dalam log book, lalu meneruskannya ke petugas kebersihan atau pihak perbaikan. Jadi facility care adalah pelaksana, sedangkan pengawasan dilakukan berlapis.

Standar Kebersihan yang Dijaga

Kebersihan bandara tidak hanya soal kesan. Pada 2022, PT Angkasa Pura II bersama Asosiasi Toilet Indonesia mengaudit toilet di bandara yang dikelolanya. Terminal 3 Soekarno-Hatta, yang memiliki 132 unit toilet, memperoleh penilaian tertinggi yakni Bintang 4 Gold. Audit independen seperti ini menunjukkan bahwa kerja facility care diukur, dan konsistensi menjadi kunci.

Syarat dan Kompetensi yang Lazim

Karena syarat ditentukan masing-masing penyedia, cek selalu pengumuman lowongan yang berlaku. Pada lowongan sejenis, persyaratan yang lazim muncul adalah:

  • pendidikan minimal SMA atau SMK sederajat;
  • sehat jasmani dan rohani serta berkelakuan baik, dibuktikan dengan SKCK;
  • bersedia bekerja dengan sistem shift, termasuk akhir pekan dan hari libur;
  • teliti, disiplin, dan mampu bekerja dalam tim;
  • bersikap ramah dan bersedia dilatih standar pelayanan.

Gaji dan Jenjang Karier

Belum ada angka gaji resmi yang dipublikasikan khusus untuk facility care bandara. Pada posisi tenaga alih daya seperti ini, gaji pokok umumnya mengikuti upah minimum daerah tempat bandara berada, ditambah tunjangan sesuai kebijakan penyedia. Sebagian situs lowongan menyebut rentang tertentu, tetapi angkanya tidak bisa diverifikasi ke sumber resmi, sehingga sebaiknya tidak dijadikan patokan.

Untuk jenjang karier, jalur yang lazim di bidang layanan fasilitas adalah dari petugas menuju ketua tim atau supervisor. Pengalaman di terminal juga bisa menjadi pintu masuk untuk mengenal posisi lain di ekosistem bandara. Sebagai gambaran layanan bandara yang lebih luas, lihat ulasan JAS Airport Services, dan untuk jalur karier penerbangan lain, baca gaji pramugari Garuda Indonesia.

Cara Aman Mencari Lowongan

  1. Mulai dari kanal resmi. Cek laman karier perusahaan yang benar-benar mempekerjakan, misalnya penyedia tenaga kerja di lingkungan InJourney, bukan hanya akun perantara.
  2. Cocokkan nama perusahaan. Pastikan nama, alamat, dan kontak sama dengan yang tertera di situs resmi.
  3. Siapkan dokumen. KTP, ijazah, SKCK, dan surat sehat biasanya diperlukan pada tahap tertentu.
  4. Baca persyaratan lengkap. Perhatikan sistem kerja, shift, dan lokasi penempatan sebelum melamar.
  5. Tolak permintaan biaya. Proses rekrutmen resmi tidak memungut bayaran untuk lolos seleksi.

Waspadai lowongan palsu:

  • Diminta transfer uang. Biaya seragam, pelatihan, atau uang pelicin di awal adalah tanda bahaya.
  • Kontak hanya lewat pesan pribadi. Perusahaan resmi memiliki kanal dan alamat yang bisa diverifikasi.
  • Janji pasti lolos. Tidak ada seleksi resmi yang menjamin kelulusan.
  • Tautan pendaftaran tidak jelas. Jangan mengisi data pribadi di halaman yang tidak jelas kepemilikannya.

Cek informasi dari sumber resmi

Profil dan kabar perusahaan dapat dilihat di situs InJourney Airports dan InJourney Aviation Services. Lowongan penyedia tenaga kebersihan bandara juga dipublikasikan di situs Angkasa Pura Solusi.

FAQ

Apa itu facility care bandara?

Facility care bandara adalah petugas yang menjaga kebersihan, kerapian, dan kenyamanan fasilitas di area terminal, termasuk toilet, lantai, dan area check-in.

Apa tugas utama facility care?

Membersihkan area publik, memantau kebersihan berkala, merawat peralatan dan bahan pembersih, menjalankan tugas sesuai SOP, dan melaporkan kondisi fasilitas yang bermasalah.

Apakah facility care sama dengan cleaning service?

Pada praktiknya sangat dekat. Pemberitaan dan pengumuman pengelola bandara menyebut facility care sebagai petugas kebersihan, sementara sebagian penyedia memakai istilah operator cleaning service untuk tugas serupa.

Berapa gaji facility care bandara?

Tidak ada angka resmi yang dipublikasikan. Umumnya mengikuti upah minimum daerah ditambah tunjangan sesuai kebijakan penyedia tenaga kerja. Cek langsung pada lowongan yang berlaku.

Bagaimana cara melamar dengan aman?

Gunakan laman karier resmi perusahaan, verifikasi nama dan kontak, dan tolak setiap permintaan biaya. Proses rekrutmen resmi tidak memungut bayaran.

Kesimpulan

Facility care bandara adalah pekerjaan yang jarang disorot tetapi menentukan kesan pertama dan kenyamanan penumpang. Perannya berupa pelaksanaan kebersihan dan perawatan fasilitas terminal, dengan pengawasan berlapis dan standar yang diaudit. Bagi pencari kerja, posisi ini bisa menjadi pintu masuk ke ekosistem bandara, asalkan melamar lewat kanal resmi dan memahami bahwa syarat serta gaji berbeda antarpenyedia. Sebelum melamar, tanyakan dengan jelas siapa pemberi kerja Anda, bagaimana sistem shift, dan apa saja komponen penghasilannya. Kejelasan itu melindungi Anda dari lowongan palsu sekaligus membantu menilai apakah pekerjaan ini cocok dengan ritme hidup Anda.

Bagikan: