Trolleyman adalah petugas troli di bandara yang bertugas mengumpulkan, merapikan, dan memastikan ketersediaan troli bagi pengguna jasa. Adapun porter bandara, yakni tenaga angkut barang penumpang, di sejumlah bandara pengelolaannya berubah menjadi airport helper yang bertugas membantu penumpang tanpa memungut tarif, sebagaimana kebijakan yang diumumkan operator Bandara Soekarno-Hatta pada 2017.
Troli yang selalu tersedia di area kedatangan dan keberangkatan terasa biasa saja sampai hilang. Di balik itu ada petugas yang terus mengumpulkan troli dari berbagai sudut terminal, sementara di sebagian bandara ada pula tenaga yang membantu mengangkat barang. Peran ini sering dianggap sepele, padahal jumlahnya besar dan aturannya pernah berubah cukup mendasar. Artikel ini menjelaskan tugas trolleyman, sejarah perubahan porter menjadi airport helper, hal yang perlu diketahui penumpang tentang tarif dan petugas resmi, serta gambaran peluang kerjanya.
Catatan sumber: kebijakan porter gratis di Soekarno-Hatta bersumber dari pengumuman operator pada 2017 dan berlaku untuk bandara tersebut saat itu. Kebijakan dapat berubah, dan bandara lain bisa berbeda. Sejumlah situs perjalanan menyebut tarif porter tertentu pada 2025 tanpa rujukan resmi, jadi selalu konfirmasi ke petugas atau layanan informasi bandara. Data gaji resmi untuk posisi ini tidak tersedia.
Apa Itu Trolleyman
Pengelola Bandara Lombok pada Februari 2026 menjelaskan bahwa bandara menyiagakan petugas troli yang bertugas mengumpulkan, merapikan, dan memastikan ketersediaan troli bagi pengguna jasa. Penjelasan itu muncul setelah sebuah video viral memperlihatkan troli dipakai tidak sesuai peruntukan, dan pihak bandara menyebut petugas sedang mengumpulkan troli di area lain saat kejadian berlangsung.
Dalam pemetaan personel InJourney Airports untuk libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, trolleyman disebut sebagai satu kelompok tersendiri dengan jumlah 381 personel di 37 bandara, di samping customer service dan facility care. Kajian akademik tentang pengawas terminal juga mencatat bahwa ketersediaan dan sirkulasi troli termasuk hal yang dipantau, dan troli yang berserakan di area keberangkatan serta kedatangan adalah kendala umum di lapangan.
Dari Porter Menjadi Airport Helper
Perubahan paling penting terjadi di Bandara Soekarno-Hatta. Mulai 1 September 2017, PT Angkasa Pura II mengumumkan jasa tenaga angkut atau porter digratiskan, dan nama porter diubah menjadi airport helper dan pengumpul troli. Latar belakangnya, menurut pemberitaan, adalah banyaknya kasus tarif yang tidak sesuai ketentuan dan tip yang dipaksakan.
| Aspek | Sebelum 1 September 2017 | Sesudahnya |
|---|---|---|
| Nama | Porter | Airport helper dan pengumpul troli |
| Tarif | Sekitar Rp20 ribu per koli dan Rp50 ribu per troli (maksimum 3 koli) di Terminal 1 dan 2 | Gratis, tanpa tip |
| Pendapatan petugas | Mengandalkan tip dan target | Digaji sesuai upah minimum, menurut pemberitaan |
| Jumlah | Dipasok tiga vendor | Sekitar 805 orang di seluruh terminal saat itu |
| Cakupan bantuan | Mengangkut barang | Membantu apa pun dalam wewenangnya, termasuk mengumpulkan troli |
Manajemen para petugas berada di bawah PT Angkasa Pura Solusi, anak usaha PT Angkasa Pura II. Kebijakan ini bertujuan mengubah pola pikir dari transaksi tip menjadi layanan, agar sejalan dengan standar bandara internasional lain.
Tugas Harian
Mengumpulkan troli
Mengambil troli yang tertinggal di area parkir, kedatangan, dan sudut terminal.
Merapikan dan menyediakan
Menata troli di titik strategis seperti area drop-off dan pengambilan bagasi agar selalu tersedia.
Membantu penumpang
Membantu mengangkut atau menata barang, dan memberi arahan singkat bila diminta.
Untuk gambaran unit yang mengawasi ketersediaan troli, lihat pembahasan Terminal Services Officer bandara. Dalam struktur terminal, trolleyman berada di kelompok petugas area pelayanan bersama customer service dan facility care, sebagaimana dijelaskan dalam ulasan customer service bandara dan facility care bandara.
Yang Perlu Diketahui Penumpang
Sebelum menyerahkan barang atau membayar:
- Tanyakan kebijakan bandara. Kebijakan porter gratis diumumkan untuk Soekarno-Hatta pada 2017, tetapi ketentuan bisa berubah dan berbeda di tiap bandara. Tanyakan ke layanan informasi.
- Waspadai tarif yang disebut sepihak. Beberapa situs perjalanan menyebut kisaran tarif porter tanpa sumber resmi. Jangan jadikan itu patokan.
- Perhatikan identitas petugas. Petugas resmi berseragam dan membawa tanda pengenal; bila ragu, tanyakan ke petugas bandara.
- Jangan biarkan barang berharga lepas dari pengawasan. Bawa dokumen, dompet, dan ponsel sendiri.
- Laporkan pemaksaan. Hubungi contact center 172 InJourney Airports bila ada permintaan uang yang memaksa.
Gaji dan Peluang Kerja
Data gaji resmi untuk trolleyman atau airport helper tidak dipublikasikan. Pemberitaan tentang kebijakan 2017 menyebut petugas digaji sesuai upah minimum, sementara sebuah media yang mengutip Traveloka menyebut porter pada satu maskapai berkisar Rp3 juta hingga Rp5 juta mengikuti upah minimum provinsi. Angka semacam itu sebaiknya diperlakukan sebagai gambaran kasar. Untuk perbandingan lintas posisi bandara, baca gaji staff bandara per posisi.
Karena tenaga lapangan sering dipasok penyedia tenaga kerja, peluang kerja biasanya dibuka oleh perusahaan afiliasi pengelola bandara atau vendor. Syarat umumnya menyangkut kondisi fisik, kesediaan bekerja shift, dan sikap melayani, tetapi rinciannya mengikuti lowongan yang berlaku.
- Pantau kanal resmi. Cek portal karier InJourney dan laman karier perusahaan penyedia tenaga kerja di lingkungan bandara.
- Pastikan pemberi kerja. Tanyakan perusahaan mana yang menggaji dan mengatur jadwal Anda.
- Baca rincian penghasilan. Minta penjelasan gaji pokok, tunjangan, dan sistem shift secara tertulis.
- Tolak permintaan biaya. Rekrutmen resmi tidak memungut bayaran untuk lolos seleksi.
Rujuk sumber
Kebijakan porter gratis di Soekarno-Hatta dapat dibaca di pemberitaan Kompas. Untuk lowongan grup, kunjungi portal karier InJourney.
FAQ
Apa itu trolleyman di bandara?
Trolleyman adalah petugas yang mengumpulkan, merapikan, dan memastikan ketersediaan troli bagi pengguna jasa bandara.
Apakah porter di bandara gratis?
Di Bandara Soekarno-Hatta, operator mengumumkan pada 2017 bahwa jasa porter digratiskan dan diganti nama menjadi airport helper. Ketentuan bisa berubah dan berbeda antarbandara, jadi tanyakan ke layanan informasi.
Apa itu airport helper?
Airport helper adalah sebutan baru untuk porter di Soekarno-Hatta sejak 2017, yang membantu penumpang tanpa biaya dan juga mengumpulkan troli.
Berapa jumlah trolleyman di bandara?
InJourney Airports menyebut 381 personel trolleyman di 37 bandara saat mempersiapkan Nataru 2024/25. Jumlah pada periode lain bisa berbeda.
Berapa gaji trolleyman atau airport helper?
Tidak ada angka resmi. Pemberitaan menyebut petugas digaji sesuai upah minimum. Cek rincian pada lowongan resmi.
Kesimpulan
Trolleyman dan porter, yang di beberapa bandara kini bernama airport helper, adalah bagian dari layanan dasar bandara yang sering terlewat. Kisah perubahan di Soekarno-Hatta memberi pelajaran berguna: layanan yang dulu bergantung pada tip dan target kemudian ditata menjadi pekerjaan bergaji tetap dengan standar yang lebih jelas. Bagi penumpang, kehati-hatian utama adalah tidak menganggap informasi tarif dari situs mana pun sebagai aturan, dan selalu bertanya ke petugas resmi. Bagi pencari kerja, pastikan pemberi kerja dan rincian gaji sebelum menerima tawaran. Simpan tangkapan layar lowongan dan pesan penawaran, karena dokumen itu berguna bila ada perbedaan antara yang dijanjikan dan yang diterima.






