Setiap kegiatan sekolah yang memakai uang, dari class meeting sampai workshop guru, membutuhkan Rencana Anggaran Biaya. RAB yang baik menjawab tiga hal: apa yang dibeli, berapa harganya, dan dari mana dananya. Artikel ini memberi format, langkah, dan contoh RAB yang bisa ditiru.
RAB kegiatan sering dianggap pekerjaan tambahan yang dibuat setelah proposal selesai. Padahal RAB-lah yang menentukan apakah kegiatan layak dijalankan. Tanpa RAB, panitia menebak kebutuhan, bendahara sulit mengeluarkan uang, dan pemeriksa sulit menelusuri angka. Dengan RAB, kegiatan punya batas biaya yang jelas dan mudah dihubungkan dengan RKAS.
Artikel ini berfokus pada RAB satu kegiatan, bukan RKAS seluruh sekolah. Bila Anda mencari kerangka anggaran tahunan, baca contoh RKAS SMP atau contoh RKAS SD.
Beda RAB Kegiatan dan RKAS
Kolom yang Sebaiknya Ada dalam RAB
- Nomor dan uraian belanja: tulis spesifik, misalnya piala juara, bukan perlengkapan lomba.
- Volume dan satuan: jumlah dan satuannya, seperti unit, lembar, atau paket.
- Harga satuan: berdasarkan survei, bukan tebakan.
- Jumlah: volume dikali harga satuan.
- Sumber dana: BOS atau sumber lain yang sah, agar tidak terjadi pembiayaan ganda.
- Keterangan: catatan seperti dasar harga atau kode kegiatan.
Langkah Menyusun RAB Kegiatan
- Tulis tujuan dan sasaran kegiatan, termasuk jumlah peserta dan lama pelaksanaan.
- Rinci susunan acara atau tahapan kegiatan, karena kebutuhan barang mengikuti tahapan.
- Daftar semua kebutuhan barang dan jasa dari tiap tahapan.
- Survei harga minimal dua penyedia dan simpan buktinya, sejalan dengan aturan belanja di artikel belanja dana BOS.
- Hitung volume, harga satuan, dan jumlah, lalu jumlahkan seluruhnya.
- Periksa apakah tiap barang boleh dibiayai dan dari sumber apa.
- Cocokkan total dengan alokasi kegiatan di RKAS, lalu mintakan persetujuan kepala sekolah.
Contoh RAB Class Meeting
Bayangkan sebuah SMP menyelenggarakan class meeting selama dua hari untuk sekitar 300 murid. Berikut RAB ilustrasinya.
| Uraian belanja | Volume | Harga satuan | Jumlah | Catatan cek |
|---|---|---|---|---|
| Perlengkapan lomba (net, bola, peluit, cone) | 1 paket | Rp3.000.000 | Rp3.000.000 | Umumnya selaras dengan komponen pembelajaran dan ekstrakurikuler |
| Piala juara | 12 unit | Rp100.000 | Rp1.200.000 | Cek ketentuan hadiah atau penghargaan |
| Medali | 60 unit | Rp15.000 | Rp900.000 | Cek ketentuan hadiah atau penghargaan |
| Sertifikat dan cetak formulir | 150 lembar | Rp4.000 | Rp600.000 | Umumnya termasuk administrasi kegiatan |
| Banner kegiatan | 2 lembar | Rp150.000 | Rp300.000 | Cek sesuai komponen kegiatan |
| Sewa pengeras suara | 2 hari | Rp500.000 | Rp1.000.000 | Cek sesuai komponen kegiatan |
| Air minum peserta dan panitia | 20 dus | Rp40.000 | Rp800.000 | Cek ketentuan konsumsi |
| Dokumentasi (cetak foto) | 1 paket | Rp200.000 | Rp200.000 | Umumnya termasuk administrasi kegiatan |
| Total | Rp8.000.000 |
Kolom terakhir adalah kebiasaan yang layak ditiru: sebelum belanja, tandai barang yang belum pasti boleh dibiayai dana BOS, lalu tanyakan ke dinas atau cari sumber dana lain yang sah untuk bagian itu. Jangan menunggu sampai laporan disusun.
Tips Menentukan Harga Satuan
Harga satuan adalah bagian RAB yang paling sering dipertanyakan. Ambil harga dari penawaran tertulis atau tangkapan layar toko, catat tanggalnya, dan gunakan harga yang wajar untuk daerah Anda. Bila barang dibeli dalam jumlah besar, minta harga grosir. Untuk barang yang harganya berubah cepat, tulis catatan bahwa harga bersifat perkiraan pada tanggal survei, lalu perbarui saat belanja. Kebiasaan ini membuat selisih antara rencana dan realisasi mudah dijelaskan.
Menghubungkan RAB dengan RKAS dan ARKAS
RAB kegiatan tidak diunggah ke ARKAS, tetapi isinya harus sejalan dengan uraian belanja yang sudah dianggarkan di RKAS. Untuk contoh di atas, belanja perlengkapan dan cetak umumnya masuk kegiatan pelaksanaan pembelajaran dan ekstrakurikuler atau administrasi kegiatan. Pilih kode kegiatan dan kode rekening yang tepat dengan bantuan panduan kode rekening dan kode kegiatan ARKAS. Bila total RAB melebihi anggaran di RKAS, gunakan pergeseran atau perubahan sebelum membelanjakan, bukan sesudahnya.
Mengarsipkan RAB sebagai Bagian dari SPJ
RAB, bukti survei harga, kesepakatan belanja, bukti penerimaan, dan bukti pembayaran adalah satu paket. Simpan semuanya dalam satu map per kegiatan, lalu cocokkan dengan BKU. Susunan berkasnya dibahas di panduan cara membuat SPJ dana BOS.
Kesalahan yang Sering Terjadi
- Uraian terlalu umum. Menulis “perlengkapan kegiatan” satu baris besar menyulitkan pemeriksaan.
- Harga tanpa survei. Angka terlihat asal dan sulit dipertahankan.
- Memasukkan barang yang tidak boleh. Juknis melarang, antara lain, membiayai kebutuhan pribadi dan kegiatan nonprioritas (Pasal 66).
- Pembiayaan ganda. Barang yang sama dibiayai dari dua sumber, padahal Pasal 66 melarangnya.
- Memungut iuran dari peserta untuk kegiatan yang dibiayai BOS. Ini termasuk yang dilarang juknis.
- RAB dibuat setelah belanja. Fungsinya sebagai patokan hilang.
FAQ
Apa itu RAB kegiatan sekolah?
RAB kegiatan sekolah adalah rincian biaya untuk satu kegiatan, berisi uraian belanja, volume, harga satuan, jumlah, dan sumber dana.
Apa beda RAB dan RKAS?
RKAS adalah rencana anggaran tahunan seluruh sekolah, sedangkan RAB adalah rincian biaya satu kegiatan yang harus selaras dengan RKAS.
Apakah RAB harus diunggah ke ARKAS?
Tidak. Yang dimasukkan ke ARKAS adalah uraian belanja pada RKAS. RAB dipakai sebagai dokumen pendukung dan arsip kegiatan.
Bagaimana bila total RAB melebihi anggaran di RKAS?
Sesuaikan lewat pergeseran atau perubahan RKAS sebelum belanja, bukan setelahnya.
Apakah hadiah lomba boleh dibiayai dana BOS?
Tidak bisa dijawab dengan pasti tanpa membaca komponen dalam juknis dan arahan dinas Anda. Tandai sebagai barang yang perlu dicek, atau gunakan sumber dana lain yang sah.
Kesimpulan
RAB kegiatan yang baik bukan dokumen formalitas, melainkan alat kendali biaya. Tulis kebutuhan spesifik, survei harga, hitung volume dan jumlah, tandai barang yang perlu dicek kelayakannya, lalu pastikan totalnya selaras dengan RKAS. Dengan begitu, panitia punya patokan belanja, bendahara punya dasar pembayaran, dan pemeriksa dapat menelusuri kegiatan dari rencana sampai bukti. Gunakan contoh class meeting di atas sebagai kerangka, lalu sesuaikan dengan kegiatan dan harga di daerah Anda.