Mozilla merilis Firefox 156 pada 15 September 2026. Pembaruan ini membawa PDF viewer bawaan yang startup-nya hingga 45 persen lebih cepat, penggunaan memori dan CPU yang lebih hemat untuk gambar JPEG besar, opsi membuka Firefox otomatis saat Mac menyala, serta sejumlah perbaikan bug dan keamanan. Di balik rilis ini ada ekosistem fork browser yang bergantung pada kode Firefox, dari LibreWolf hingga Zen.

Firefox sering dipandang sebagai satu-satunya pesaing besar yang tidak memakai mesin Chromium. Kenyataannya, pengaruh Firefox lebih luas daripada jumlah penggunanya: kodenya menjadi fondasi belasan browser lain yang dikembangkan komunitas dan perusahaan kecil. Artikel ini membahas apa saja yang baru di Firefox 156, siapa yang perlu memperhatikannya, lalu memetakan ekosistem fork browser Mozilla beserta risiko dan pertimbangan memilihnya. Data rilis dirujuk dari catatan rilis resmi Firefox dan pemberitaan media teknologi per 21 September 2026.

Catatan: sebagian fitur Firefox diluncurkan bertahap (progressive rollout), sehingga tidak semua pengguna melihatnya pada hari yang sama. Ketersediaan juga dapat berbeda menurut negara dan sistem operasi.

Firefox 156 Meluncur: Ringkasan Fitur Baru

Menurut catatan rilis resmi, versi 156.0 pertama kali ditawarkan kepada pengguna kanal Release pada 15 September 2026. Rilis ini lebih bersifat penyempurnaan ketimbang perubahan besar, dengan fokus pada kinerja dan kenyamanan sehari-hari.

PDF lebih cepat

PDF viewer bawaan Firefox kini melakukan startup hingga 45 persen lebih cepat.

Lebih hemat sumber daya

Penggunaan memori dan CPU membaik saat menampilkan gambar JPEG besar yang diperkecil agar muat di halaman.

Autostart di macOS

Firefox dapat dibuka otomatis saat komputer dinyalakan lewat bagian Startup di Settings.

Perbaikan bug dan keamanan

Sejumlah bug diperbaiki, disertai perbaikan keamanan yang dirinci Mozilla di advisori resminya.

KategoriPerubahan di Firefox 156
KinerjaPDF viewer startup hingga 45% lebih cepat; penggunaan memori dan CPU untuk JPEG besar membaik
Fitur baruOpsi buka otomatis saat startup di macOS; saran Wikipedia lokal dan saran bersponsor sesekali di address bar untuk Prancis, Jerman, dan Italia
Windows ARM64Panggilan video WebRTC dapat memakai dekode H264 hardware, bukan software
PerbaikanSubtitle di Picture-in-Picture, bookmark yang berpindah folder saat diseret, find bar pada Split View, dan masalah koneksi pada sebagian pengguna VPN bawaan
KeamananBerbagai perbaikan keamanan, dirinci di advisori Mozilla

Pengguna di Indonesia tidak akan melihat saran bersponsor baru di address bar karena cakupannya baru tiga negara Eropa, dan Mozilla menyediakan opsi mematikannya lewat pengaturan Firefox Suggest. Untuk pengembang web, rilis ini juga menyertakan penyesuaian properti CSS text-box-trim agar sesuai spesifikasi dan perilaku browser lain. Ringkasan teknis lengkap tersedia di catatan rilis untuk pengembang di MDN.

Bagi Pengguna Lama dan Administrator TI

Ada dua hal yang perlu dicermati pengguna dengan sistem lama. Firefox tidak lagi didukung di Windows 8.1 ke bawah maupun macOS 10.14 ke bawah, dan pengguna sistem tersebut diarahkan ke Firefox ESR (Extended Support Release). Bagi kantor atau sekolah yang masih memakai komputer lawas, hal ini menuntut rencana penggantian perangkat atau pemakaian ESR sebagai solusi sementara.

Untuk administrator, Firefox 156 dan ESR 153.3.0 memuat pembaruan kebijakan enterprise, antara lain opsi baru untuk mengelola widget di halaman tab baru dan opsi untuk memblokir situs tertentu memakai service worker. Detailnya ada di dokumentasi administrator Firefox 156.

Apa Itu Fork Browser Firefox?

Fork browser adalah browser yang dibangun dari kode sumber browser lain lalu dimodifikasi sesuai tujuan tim pengembangnya. Firefox berlisensi sumber terbuka dan memakai mesin Gecko, sehingga siapa pun dapat menyalin, mengubah, dan merilis versinya sendiri. Hasilnya adalah browser yang tetap berbasis Gecko, tetapi dengan bawaan privasi, tampilan, atau fitur yang berbeda.

Ini penting karena ekosistem browser kini didominasi Chromium. Fork Firefox menjadi salah satu jalan bagi pengguna yang ingin tetap berada di luar Chromium tanpa harus memakai Firefox standar. Sebagai catatan, Firefox di iOS memakai mesin WebKit karena aturan platform, sehingga cerita fork Gecko terutama berlaku di desktop dan Android.

Peta Ekosistem Fork Browser Mozilla

Pengelompokan berikut merangkum karakter umum yang dilaporkan berbagai ulasan dan panduan komparatif. Tiap proyek berbeda gaya pengembangan, dan karakternya bisa berubah, jadi anggap ini sebagai gambaran umum, bukan penilaian mutlak.

ForkKarakter utamaCocok untuk
LibreWolfMenghapus telemetri dan memperketat pengaturan privasi sejak awalPengguna yang mengutamakan privasi bawaan
WaterfoxTampilan mirip Firefox klasik, menekan telemetri, dilaporkan lebih fleksibel soal ekstensiPengguna yang ingin nuansa Firefox familiar dengan bawaan lebih bersih
Zen BrowserAntarmuka modern bergaya Arc, dengan workspace dan split viewPengguna dengan banyak tab dan alur kerja kompleks
FloorpKustomisasi tampilan yang luasPengguna yang gemar mengutak-atik antarmuka
Mullvad BrowserBerfokus melawan fingerprintingPengguna dengan kebutuhan anonimitas lebih ketat
Pale MoonJalur pengembangan berbeda, menyasar kompatibilitas situs dan ekstensi lamaKebutuhan khusus situs atau ekstensi lawas

Kenapa Fork Ada, dan Apa Risikonya?

Ada dua alasan utama kemunculan fork. Pertama, sebagian pengguna ingin bawaan yang lebih privat, misalnya tanpa telemetri, tanpa saran bersponsor, dan tanpa layanan terintegrasi tertentu. Kedua, ada yang ingin pengalaman berbeda, seperti tab vertikal atau ruang kerja yang tidak ada di Firefox standar. Fork juga menjadi ruang eksperimen yang lebih bebas daripada produk arus utama.

Risiko yang perlu ditimbang sebelum berpindah:

  • Bergantung pada Mozilla. Perbaikan keamanan dan fitur mesin Gecko berasal dari upstream, sehingga fork harus menyerap perubahan itu.
  • Bisa tertinggal. Ulasan komparatif mencatat fork sering lebih lambat menerima pembaruan dibanding Firefox resmi, sehingga jendela kerentanan bisa lebih lebar.
  • Tim kecil. Proyek yang dikelola sedikit orang berisiko melambat atau berhenti sewaktu-waktu.
  • Kompatibilitas. Fork dapat mengalami masalah pada layanan tertentu, seperti pemutaran konten berhak cipta atau fitur sinkronisasi.
  • Privasi bukan jaminan. Tanpa telemetri tidak berarti otomatis aman; kebiasaan pengguna tetap menentukan.

Apa Arti Firefox 156 bagi Ekosistem Fork

Setiap rilis Firefox berdampak pada fork karena perubahan kode upstream perlu ditinjau dan digabungkan. Peningkatan PDF viewer dan efisiensi JPEG di Firefox 156, misalnya, baru dinikmati pengguna fork setelah proyek tersebut merilis versi yang berbasis 156. Kecepatan hal itu berbeda-beda antarproyek, dan saya tidak menemukan konfirmasi resmi mengenai jadwal masing-masing fork saat artikel ini ditulis. Anda perlu memeriksa halaman rilis fork yang Anda pakai.

Ada pula sisi strategis. Fitur seperti saran bersponsor di address bar dan layanan VPN bawaan menunjukkan arah monetisasi dan layanan tambahan Mozilla, sementara fork yang menonjolkan bawaan tanpa itu menjadi alternatif bagi pengguna yang tidak menyukainya. Dengan kata lain, keberadaan fork adalah respons pasar atas keputusan produk Firefox, sekaligus bergantung pada kesehatan proyek induknya.

Cara Memperbarui Firefox ke Versi 156

  1. Buka menu Firefox. Klik ikon tiga garis di pojok kanan atas jendela.
  2. Masuk ke Help lalu About Firefox. Firefox otomatis memeriksa pembaruan.
  3. Tunggu unduhan selesai. Bila versi baru tersedia, Firefox mengunduhnya di latar.
  4. Mulai ulang Firefox. Klik tombol restart agar pembaruan diterapkan.
  5. Periksa nomor versi. Pastikan halaman About Firefox menampilkan 156.0 atau lebih baru.

Sumber resmi rilis Firefox 156

Baca daftar lengkap perubahan di catatan rilis resmi Firefox 156, dan lihat rincian perbaikan keamanannya di advisori keamanan Mozilla.

FAQ

Kapan Firefox 156 dirilis?

Firefox 156.0 pertama kali ditawarkan kepada pengguna kanal Release pada 15 September 2026, menurut catatan rilis resmi.

Apa fitur baru Firefox 156?

Yang menonjol adalah PDF viewer yang startup-nya hingga 45 persen lebih cepat, penggunaan sumber daya lebih hemat untuk gambar JPEG besar, opsi autostart di macOS, dan beberapa perbaikan bug serta keamanan.

Apa itu fork browser?

Fork browser adalah browser yang dibuat dari kode sumber browser lain lalu dimodifikasi. Fork Firefox tetap memakai mesin Gecko tetapi dengan bawaan privasi atau tampilan berbeda.

Apa saja contoh fork Firefox?

Contoh yang sering dibahas adalah LibreWolf, Waterfox, Zen Browser, Floorp, Mullvad Browser, dan Pale Moon. Masing-masing punya fokus berbeda, dari privasi ketat hingga kustomisasi tampilan.

Apakah fork Firefox lebih aman daripada Firefox biasa?

Tidak otomatis. Fork bisa lebih privat dari sisi bawaan, tetapi karena bergantung pada pembaruan dari Mozilla, sebagian bisa lebih lambat menerima perbaikan keamanan. Pilih proyek yang aktif dan rutin diperbarui.

Kesimpulan

Firefox 156 bukan rilis yang mengubah cara Anda menjelajah, tetapi tambahan kecepatan PDF, penghematan sumber daya, dan perbaikan keamanan tetap layak diterapkan segera. Cerita yang lebih menarik ada di sekelilingnya: ekosistem fork menunjukkan bahwa kode terbuka Mozilla menghidupi banyak pilihan browser di luar Chromium, sekaligus membuat pilihan itu bergantung pada satu proyek induk. Bagi pengguna biasa, Firefox resmi tetap pilihan paling sederhana dan cepat menerima pembaruan. Bagi yang mengutamakan privasi atau tampilan, fork bisa memberi nilai tambah asalkan proyeknya aktif. Kebiasaan yang baik adalah memeriksa tanggal pembaruan terakhir sebuah fork sebelum menjadikannya browser utama.

Bagikan: