Panduan Perpajakan & Payroll

Kalkulator Pajak TER PPh 21: Update Kategori A, B, C & Contoh Hitung

Hitung langsung PPh 21 bulanan Anda untuk ketiga kategori TER, lengkap dengan tarif terbaru sesuai PMK 168/2023 dan contoh perhitungan nyata.

Skema Tarif Efektif Rata-rata (TER) membagi wajib pajak ke dalam tiga kategori berdasarkan status PTKP: A, B, dan C. Banyak kalkulator online hanya mendukung satu kategori atau memakai angka perkiraan yang tidak presisi. Artikel ini menghadirkan kalkulator interaktif yang mendukung ketiga kategori sekaligus, memakai tabel tarif resmi PMK 168/2023, dilengkapi tiga contoh hitung nyata agar Anda bisa langsung memverifikasi hasilnya secara manual.

3 KategoriA, B, C dalam satu kalkulator
PMK 168/2023Dasar hukum tarif
Real-TimeHasil langsung tanpa reload
3 ContohKasus hitung manual

🧮 Kalkulator PPh 21 TER — Pilih Kategori Anda

Catatan: penghasilan Anda melebihi batas lapisan yang tercakup presisi dalam kalkulator ini (di atas ±Rp30 juta). Hasil di bawah adalah estimasi berdasarkan tarif lapisan tertinggi yang diketahui — untuk kepastian penuh pada penghasilan setinggi ini, rujuk tabel resmi PMK 168/2023 di situs pajak.go.id.
Total Penghasilan Bruto
Tarif TER yang Berlaku
PPh 21 Bulanan
Estimasi Gaji Bersih (sebelum BPJS)

Update: Tarif TER Tidak Berubah, Namun Ini yang Perlu Dipastikan

Hingga pertengahan 2026, struktur tarif TER Kategori A, B, dan C masih mengacu penuh pada Lampiran PMK 168/2023, tanpa revisi tarif. “Update” yang perlu diperhatikan wajib pajak bukan pada angka tarifnya, melainkan pada tiga hal: pastikan kategori Anda sudah sesuai status PTKP terbaru (terutama setelah menikah atau punya anak), pastikan penghasilan bruto yang dihitung sudah termasuk seluruh tunjangan rutin, dan pastikan sistem payroll perusahaan Anda belum memakai tabel lama sebelum PMK 168/2023 berlaku.

Tiga Kategori TER: Siapa Masuk yang Mana?

Kategori A

PTKP TK/0 (Rp54 juta/tahun) dan TK/1 & K/0 (Rp58,5 juta/tahun) — lajang tanpa tanggungan, lajang 1 tanggungan, atau menikah tanpa tanggungan.

Kategori B

PTKP TK/2 & K/1 (Rp63 juta/tahun) dan TK/3 & K/2 (Rp67,5 juta/tahun) — kombinasi tanggungan menengah.

Kategori C

PTKP K/3 (Rp72 juta/tahun) — menikah dengan 3 tanggungan, jumlah maksimal yang diakui dalam sistem PTKP.

Contoh Hitung 1: Kategori A — Rina, Lajang Tanpa Tanggungan

Rina bekerja sebagai staff admin dengan gaji pokok Rp7.500.000 dan tunjangan Rp1.500.000, sehingga penghasilan bruto bulanan Rp9.000.000. Status TK/0 masuk Kategori A. Berdasarkan tabel TER A, penghasilan ini masuk lapisan Rp8.550.000-Rp9.650.000 dengan tarif 1,75%.

Perhitungan: PPh 21 = 1,75% × Rp9.000.000 = Rp157.500 per bulan.

Contoh Hitung 2: Kategori B — Fajar, Menikah 1 Tanggungan

Fajar berstatus K/1 dengan gaji pokok Rp10.000.000 dan tunjangan Rp2.000.000, sehingga penghasilan bruto bulanan Rp12.000.000. Status K/1 masuk Kategori B. Berdasarkan tabel TER B, penghasilan ini masuk lapisan Rp11.600.000-Rp12.600.000 dengan tarif 3%.

Perhitungan: PPh 21 = 3% × Rp12.000.000 = Rp360.000 per bulan.

Contoh Hitung 3: Kategori C — Yusuf, Menikah 3 Tanggungan

Yusuf berstatus K/3 dengan gaji pokok Rp16.000.000 dan tunjangan Rp4.000.000, sehingga penghasilan bruto bulanan Rp20.000.000. Status K/3 masuk Kategori C. Berdasarkan tabel TER C, penghasilan ini masuk lapisan Rp19.500.000-Rp22.700.000 dengan tarif 8%.

Perhitungan: PPh 21 = 8% × Rp20.000.000 = Rp1.600.000 per bulan.

Perhatikan bahwa Yusuf dengan gaji jauh lebih tinggi dari Rina justru bisa membayar tarif persentase yang jauh lebih besar — ini wajar karena tarif TER bersifat progresif berjenjang, bukan proporsional terhadap kategori keluarga saja.

Ringkasan Tarif TER untuk Rentang Gaji Umum

Penghasilan Bruto BulananTER ATER BTER C
Rp7.000.0001,25%0,75%0,5%
Rp9.000.0001,75%1%1%
Rp12.000.0004%3%2%
Rp15.000.0006%6%5%
Rp20.000.0009%8%8%

Untuk simulasi lebih lengkap mencakup gaji hingga Rp50 juta di ketiga kategori, lihat tabel simulasi grid lengkap yang sudah kami siapkan secara terpisah.

Kenapa Kalkulator Ini Berbeda dari Kalkulator Online Lain?

Banyak kalkulator sederhana di internet hanya menyediakan satu kategori TER atau memakai tabel yang sudah usang sebelum PMK 168/2023 direvisi. Kalkulator pada artikel ini mendukung ketiga kategori dalam satu tempat, dengan tarif yang bersumber langsung dari lampiran resmi PMK 168/2023, sehingga Anda tidak perlu berpindah-pindah halaman hanya untuk membandingkan hasil antar kategori.

Apakah kalkulator ini menghitung potongan BPJS?

Belum. Kalkulator ini fokus murni pada perhitungan PPh 21 memakai tarif TER. Kolom “Estimasi Gaji Bersih” hanya mengurangi PPh 21, belum termasuk potongan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

Kenapa muncul peringatan saat saya masukkan gaji sangat tinggi?

Kalkulator ini dioptimalkan untuk rentang gaji hingga sekitar Rp30 juta per bulan, mencakup mayoritas pengguna. Untuk penghasilan di atas itu, tarif tetap terus naik berjenjang hingga maksimum 34%, namun untuk kepastian penuh sebaiknya rujuk tabel resmi PMK 168/2023.

Apakah tarif TER A, B, C akan berubah di 2026?

Hingga saat ini belum ada revisi resmi dari DJP. Selama belum ada PMK baru, tarif TER Kategori A, B, dan C tetap mengacu pada PMK 168/2023.

Bagaimana jika saya tidak yakin kategori TER saya?

Cek status PTKP Anda (TK/0, K/0, K/1, dst) ke bagian HR, lalu cocokkan dengan pembagian tiga kategori yang dijelaskan di artikel ini untuk menentukan kategori TER yang tepat.

Apakah hasil kalkulator ini final untuk pajak setahun?

Tidak. Hasil TER bulanan berlaku untuk masa pajak Januari-November. Pada Desember, dilakukan rekonsiliasi memakai tarif progresif Pasal 17 UU PPh untuk menentukan PPh 21 final setahun.

Ingin melihat simulasi lengkap gaji Rp5 juta sampai Rp50 juta di ketiga kategori sekaligus?

Lihat Simulasi Grid Lengkap A, B, C

Kesimpulan

Kalkulator TER PPh 21 yang mendukung ketiga kategori sekaligus membantu Anda menghindari kesalahan paling umum: memakai tabel kategori yang keliru karena status PTKP belum diperbarui. Dengan memasukkan gaji pokok dan tunjangan, Anda langsung mendapat estimasi PPh 21 bulanan tanpa perlu membuka tabel manual satu per satu.

Sebagai langkah lanjutan, jika hasil kalkulator ini berbeda signifikan dari slip gaji Anda, jangan langsung menyimpulkan ada kesalahan — periksa dulu apakah seluruh komponen tunjangan sudah dimasukkan dengan benar, atau konfirmasikan langsung ke bagian HR untuk memastikan kategori TER Anda sudah sesuai status PTKP terkini.

Bagikan:

Kia Krikil

Editor di Kiakrikil.com yang fokus menyajikan berita terbaru seputar pendidikan dan teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *