Contoh Praktis untuk Pengelola PAUD

Pagu PAUD kecil, tetapi kebutuhannya khas: alat permainan edukatif, makanan tambahan, dan honor pendidik yang porsinya jauh lebih besar dari jenjang lain. Artikel ini memberi contoh utuh RKAS untuk sebuah PAUD dari dana BOP, dari pagu sampai rincian belanja.

Banyak pengelola PAUD, terutama yang dijalankan sederhana oleh yayasan atau kelompok masyarakat, kesulitan karena contoh RKAS yang beredar hampir semuanya untuk SD atau SMP. Padahal aturan batasnya berbeda: honor boleh jauh lebih tinggi, buku minimalnya lebih rendah, dan ada komponen yang tidak dikenal di jenjang lain, yaitu kegiatan kesehatan, gizi, dan kebersihan.

Contoh di bawah memakai lembaga rekaan, PAUD Contoh, dengan pagu BOP PAUD reguler Rp60.000.000. Semua angka hanya ilustrasi belajar. Pagu lembaga Anda yang sebenarnya mengikuti data Dapodik dan ketentuan yang berlaku.

Catatan penting: jangan menyalin angka contoh apa adanya. Susun alokasi dari kebutuhan nyata lembaga, lalu jadikan contoh ini kerangka berpikir. Untuk pembanding jenjang dasar, lihat contoh RKAS SD.

Sepuluh Komponen Penggunaan Dana PAUD

Juknis BOSP mengatur komponen penggunaan dana BOP PAUD reguler. Sebagai kerangka, sepuluh komponen itu dapat dipakai sebagai daftar kegiatan RKAS Anda:

  • Penerimaan murid baru.
  • Pengembangan perpustakaan dan atau layanan pojok baca.
  • Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain, termasuk penyediaan alat permainan edukatif.
  • Pelaksanaan kegiatan evaluasi atau asesmen pembelajaran dan bermain.
  • Pelaksanaan administrasi kegiatan satuan pendidikan.
  • Pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan.
  • Pembiayaan langganan daya dan jasa.
  • Pemeliharaan sarana dan prasarana.
  • Penyelenggaraan kegiatan kesehatan, gizi, dan kebersihan, termasuk makanan tambahan dan alat deteksi dini tumbuh kembang.
  • Pembayaran honor.

Langkah Sebelum Menyusun Alokasi

  1. Pastikan pagu dan data. Pagu bersumber dari Dapodik, jadi cek jumlah anak dan data pendidik sebelum mulai.
  2. Kumpulkan kebutuhan dari pendidik: alat bermain yang rusak, bahan kegiatan, kebutuhan gizi anak, dan perawatan ruangan.
  3. Hitung batas juknis dalam rupiah: honor maksimal 40%, buku minimal 5%, dan pemeliharaan sarana prasarana maksimal 20%.
  4. Tetapkan kegiatan dan alokasinya, lalu turunkan ke uraian belanja dengan volume dan harga satuan.
  5. Cek total dan proporsi, kemudian input ke ARKAS 4 dengan kode yang tepat.

Contoh Alokasi Anggaran PAUD

KegiatanAlokasiPorsi
Pembayaran honor pendidik dan tenaga kependidikanRp21.000.00035%
Pelaksanaan pembelajaran dan bermainRp12.000.00020%
Pemeliharaan sarana dan prasaranaRp6.000.00010%
Kesehatan, gizi, dan kebersihanRp5.400.0009%
Pengembangan perpustakaan dan pojok bacaRp3.600.0006%
Administrasi kegiatanRp3.600.0006%
Langganan daya dan jasaRp3.600.0006%
Evaluasi dan asesmen pembelajaranRp1.800.0003%
Pengembangan profesi pendidikRp1.800.0003%
Penerimaan murid baruRp1.200.0002%
TotalRp60.000.000100%

Kontrol proporsi

Honor: 35%Batas maksimal 40% setara Rp24.000.000. Alokasi Rp21.000.000 masih menyisakan ruang Rp3.000.000.
Buku: 6%Batas minimal 5% setara Rp3.000.000. Alokasi Rp3.600.000 aman dengan selisih Rp600.000.
Sarpras: 10%Batas maksimal 20% setara Rp12.000.000. Alokasi Rp6.000.000 berada jauh di bawahnya.

Pola pikirnya: hitung batas sebagai nominal lebih dulu. Untuk PAUD, batas honor dan buku berbeda dari jenjang dikdasmen, jadi jangan terbawa angka 20% dan 10% yang sering dibahas. Perbandingan lengkapnya ada di artikel batas honor dana BOS dan artikel anggaran buku dana BOS, sedangkan cakupan pemeliharaan dibahas di panduan pemeliharaan sarpras dari dana BOS.

Memahami Pos Honor PAUD

Honor menjadi pos terbesar di RKAS PAUD. Pagu Rp21.000.000 dibagi 12 bulan berarti sekitar Rp1.750.000 per bulan untuk seluruh pendidik dan tenaga kependidikan yang berhak. Karena totalnya terbatas, pembagiannya perlu disepakati dan didokumentasikan sejak awal tahun.

Penerima honor dari BOP PAUD punya syarat sendiri dalam juknis, antara lain tercatat di Dapodik, ditugaskan oleh pimpinan lembaga, dan aktif melaksanakan tugas. Periksa pasal yang mengatur penerima honor PAUD sebelum memasukkan nama ke rencana, karena syaratnya berbeda dari jenjang dikdasmen.

Contoh Rincian Dua Kegiatan

ARKAS meminta rincian barang atau jasa dengan volume dan harga satuan. Contoh pertama: kegiatan pelaksanaan pembelajaran dan bermain senilai Rp12.000.000.

Uraian belanjaVolumeHarga satuanJumlah
Alat permainan edukatif (balok, puzzle, alat musik sederhana)1 paket per tahunRp6.000.000Rp6.000.000
Bahan kegiatan seni dan motorik (kertas, cat, plastisin)1 paket per tahunRp3.600.000Rp3.600.000
Media pembelajaran cetak1 paket per tahunRp1.200.000Rp1.200.000
Bahan pembelajaran kunjungan rumah1 paket per tahunRp1.200.000Rp1.200.000
TotalRp12.000.000

Contoh kedua: kegiatan kesehatan, gizi, dan kebersihan senilai Rp5.400.000.

Uraian belanjaVolumeHarga satuanJumlah
Makanan tambahan anak1 paket per tahunRp3.000.000Rp3.000.000
Alat deteksi dini tumbuh kembang (timbangan, pengukur tinggi)1 paketRp1.200.000Rp1.200.000
Perlengkapan kebersihan dan sanitasi1 paket per tahunRp1.200.000Rp1.200.000
TotalRp5.400.000

Pada RKAS sebenarnya, satu paket sebaiknya dipecah menjadi barang spesifik dengan harga hasil survei. Pemilihan kode kegiatan dan kode rekening dibahas di panduan kode rekening dan kode kegiatan ARKAS, dan alur pengisiannya di panduan mengisi kertas kerja ARKAS 4.

Menyebar Anggaran per Bulan

  • Honor dan langganan daya: merata tiap bulan karena sifatnya rutin.
  • Penerimaan murid baru: menjelang tahun ajaran baru, umumnya sekitar Mei sampai Juli.
  • Alat permainan edukatif: di awal tahun ajaran agar bisa dipakai sepanjang pembelajaran.
  • Makanan tambahan: tersebar mengikuti hari efektif belajar, bukan dibelanjakan sekaligus.
  • Asesmen dan pengembangan profesi: disesuaikan dengan kalender kegiatan lembaga.

Kesalahan yang Sering Terjadi pada RKAS PAUD

  • Memakai batas jenjang lain. Angka 20% honor dan 10% buku dipakai untuk PAUD, padahal batasnya berbeda.
  • Honor melampaui batas. Jumlah pendidik bertambah di tengah tahun tanpa perhitungan ulang.
  • Buku terlewat. Porsi 5% sering dianggap kecil lalu terlupa.
  • Uraian terlalu umum. Menulis “kebutuhan kelas” satu baris besar menyulitkan pelaporan.
  • Makanan tambahan tanpa catatan. Simpan bukti belanja dan daftar penerima manfaat.
Rujuk ketentuan resminya Batas persentase dan komponen penggunaan dana mengacu pada juknis. Baca teksnya langsung di Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOSP, lalu cocokkan dengan kondisi lembaga Anda.

FAQ

Apakah contoh RKAS PAUD ini boleh dipakai langsung?

Boleh dijadikan kerangka, tetapi angkanya perlu disesuaikan. Pagu, harga, jumlah pendidik, dan kebutuhan tiap lembaga berbeda.

Berapa batas honor dalam RKAS PAUD?

Maksimal 40% dari total alokasi dana BOP PAUD reguler. Pada pagu Rp60 juta, batasnya Rp24 juta.

Berapa minimal alokasi buku di PAUD?

Minimal 5% dari total alokasi. Pada contoh ini batas bawahnya Rp3.000.000, dan alokasi yang direncanakan Rp3.600.000.

Apakah alat permainan edukatif dan makanan tambahan boleh dibiayai?

Keduanya termasuk komponen penggunaan dana PAUD dalam juknis, masing-masing pada kegiatan pembelajaran dan bermain serta kegiatan kesehatan dan gizi.

Apakah PAUD swasta memakai batas yang sama?

Batas honor, buku, dan pemeliharaan pada juknis ditetapkan untuk dana BOP PAUD reguler, tanpa dibedakan negeri atau swasta. Meski begitu, cek ulang pasalnya pada juknis yang berlaku.

Kesimpulan

Contoh RKAS PAUD di atas menunjukkan urutan kerja yang bisa ditiru: pastikan pagu, hitung batas juknis dalam rupiah, bagi menjadi kegiatan sesuai sepuluh komponen, turunkan ke rincian volume dan harga, lalu sebar per bulan. Pada pagu ilustrasi Rp60 juta, honor 35%, buku 6%, dan sarpras 10% menunjukkan bagaimana kebutuhan khas PAUD tetap berada dalam batas. Gunakan angka contoh sebagai bahan belajar, ganti dengan data lembaga Anda, dan lakukan pengecekan akhir sebelum mengajukan pengesahan.

Bagikan: